Jakarta:
Mahfud MD dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (
Bawaslu) buntut foto yang memeragakan salam metal atau salam tiga jari dengan Pilot Garuda di akun media sosial Instagramnya.
Advokat Pengawas Pemilu (Awaslu) melaporkan calon wakil presiden nomor urut tiga itu karena dinilai telah melakukan start
kampanye sebelum memasuki tahapan kampanye pada 28 November mendatang.
“Kami menduga Mahfud MD telah mencuri start kampanye karena dia mengajak dua pilot Garuda berpose menggunakan tiga jari,” kata Ketua Awaslu, Muhammad Mualimin di Bawaslu.
Menurutnya, pose tiga jari termasuk ke dalam usaha berkampanye karena merupakan bagian dari citra diri Mahfud MD sebagai calon wakil presiden nomor urut tiga dalam Pilpres 2024.
Dalam laporannya, Mualimin menyertakan tangkapan layar foto Mahfud MD dengan pilot Garuda itu yang fotonya diunggah Mahfud MD pada 16 November di akun Instagram pribadinya. Laporan tersebut sudah diterima oleh Bawaslu dengan nomor tanda bukti pelaporan 012/LP/PP/RI/00.00/11/2023.
Selain itu, Mualimin juga menyoroti penggunaan fasilitas negara dalam peristiwa tersebut, sebab Garuda Indonesia merupakan maskapai milik BUMN dan tentu pilotnya juga adalah karyawan BUMN.
foto: tangkapan layar Instagram
"Itu kan ada keterangan di akun instagramnya Mahfud MD bahwa itu adalah pilot Garuda yang kita tahu itu adalah BUMN, dan BUMN itu adalah perusahaan yang bagian dari milik negara. Menurut kami tidak amanah gitu karena dia hidup dari BUMN yang milik seluruh rakyat Indonesia tapi dia sendiri memihak ke salah satu kubu, golongan, atau partai tertentu dan itu dibuktikan dengan tiga jari yang sedang dia pose di dalam kokpit itu," tambah Mualimin.
Oleh karena itu, ia berharap Bawaslu dapat merespons kasus ini. Menurutnya, jika Bawaslu tak bertindak akan dianggap mengacaukan iklim pemilu.
"Belum waktunya kampanye, jangan kampanye. Kalau memang ini ada dugaan kuat pelanggaran, maka Bawaslu harus bertindak. Jangan sampai aduan semacam ini ditumpuk di dalam kantor dan tidak pernah ada sanksi yang tegas terhadap salah satu pasangan,” lanjutnya.
Sebelumnya, dua pilot Garuda Indonesia telah dipanggil oleh manajemen, sebagaimana dikonfirmasi Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Menurut Irfan, kejadian foto bersama Mahfud dengan pilot juga menjadi perhatian perseroan. Pihaknya akan mengingatkan seluruh karyawan untuk menjaga semangat netralitas, terutama pada masa menjelang pemilihan presiden atau
Pilpres 2024.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((SUR))