Ilustrasi. Medcom.id/ Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Medcom.id/ Rakhmat Riyandi

PPP Dinilai Sulit Capai Ambang Batas Parlemen

Pemilu ppp OTT Romahurmuziy
Whisnu Mardiansyah • 26 Maret 2019 13:20
Jakarta: Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sulit mencapai ambang batas parlemen di Pileg 2019. Tertangkapnya eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy memperparah suara PPP yang memang sudah anjlok sebelum kasus mencuat.
 
"Memang kelihatan agak berat selain memang sejak awal mereka sudah terlihat agak lemah di PPP Tapi tentu saja kejadian OTT itu juga lebih diperparah lagi suasananya," kata Ray saat dihubungi Medcom.id, Selasa 26 Maret 2019.
 
Menurut Ray, masa kampanye terbuka tidak cukup efektif menyelamatkan suara PPP. Sebabnya, metode kampanye akhir ini tak signifikan menggaet suara. Mau tidak mau, kata Ray, caleg PPP harus turun langsung ke masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya pikir harus dioptimalkan untuk kampanye door to door karena kampanye terbuka itu enggak terlalu banyak efeknya. Lebih baik ketuk semua pintu," ujar Ray.
 
Baca juga:Romahurmuziy Mafhum PPP Lepas Tangan
 
Selain kampanye dari pintu ke pintu, caleg-caleg PPP pun harus jujur mengakui kasus yang menimpa Romi. Mereka diminta tak sungkan meminta maaf kepada publik atau konstituen yang mereka temui di lapangan.
 
"Mereka mengatakan bahwa itu kasus yang terakhir mungkin. Setelah itu mereka akan berbuat lebih baik lagi, mengelola lebih baik lagi," ujarnya.
 
Sebelumnya, dalam survei Litbang Kompas terbaru merilis hanya ada enam partai politik yang bakal lolos ambang batas parlemen di Pileg 2019. Sementara sepuluh parpol lain yang menjadi peserta pemilu diperkirakan gagal mencapai ambang batas parlemen sebesar empat persen.
 
Survei Litbang Kompas dilakukan pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019 terhadap 2.000 responden. Salah satu partai yang diprediksi tak lolos adalah PPP dengan elektabilitas hanya 2,7 persen.
 
PPP pasca-penangkapan Romahurmuziy oleh KPK mengalami penurunan elektabilitas sebesar 0,5 persen jika dibandingkan hasil survei pada Oktober 2018. Pada Pileg 2014, PPP mampu mengantongi 6,5 persen suara.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif