Jakarta: Calon wakil presiden (
cawapres) nomor urut dua
Gibran Rakabuming Raka dinilai bukan representasi anak muda saat ini. Sikap Wali Kota Solo itu dinilai terlalu banyak menuai kontroversi.
"(Perilaku Gibran) itu bukan perbuatan yang mencerminkan jiwa muda," kata Inisiator Gerakan Cah Nom Wegah ngeGibran (CNWG) Naufal Ramadhan melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Desember 2023.
Naufal mengatakan salah satu kontroversi dalam pencalonan Gibran yakni putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat pencalonan calon presiden dan wakilnya. Wali kota Solo itu dinilai mendapatkan karpet merah dari keputusan tersebut.
Kontroversi itu dinilai tidak sesuai dengan semangat anak muda. Karenanya, Gibran dinilai bukan calon wakil presiden yang menggambarkan pemuda saat ini.
"Saat ini ada istilah baru untuk perilaku berlaku semau sendiri dengan di-
back up kekuatan orang tua dan orang dalam," ujar Naufal.
Nama Gibran sedang hangat diperbindangkan. Apalagi, saat Gibran salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat. Hal itu ia sampaikan saat berbicara soal mewujudkan Indonesia Emas 2024. Caranya, dengan dengan menghapuskan
stunting.
"Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi enggak, berat badannya tinggi badannya oke enggak," kata Gibran di acara Diskusi Ekonomi Kreatif, Jakarta, Minggu, 3 Desember 2023.
Untuk diketahui, asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B kompleks yang baik untuk kesehatan perempuan. Bagi ibu hamil, asam folat termasuk asupan terpenting selain zat besi, kalsium, dan mineral.
Sedangkan, asam sulfat merupakan cairan berbahaya. Zat ini yang sering dipakai dalam pembuatan aki, pupuk, pulp, dan kertas.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((ADN))