Lewat potongan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya yang belakangan ramai beredar di media sosial, Pandji menegaskan bahwa konten tersebut sama sekali bukan bentuk serangan balik terhadap dirinya.
Komika berusia 46 tahun itu justru menilai publik keliru bila menganggap kolaborasi konten dari Tretan, Coki, dan Gibran sebagai upaya membalas materi roasting Pandji yang sempat viral dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea.
"Coki, Muslim, Gibran, mereka (dibilang) framingnya negatif padahal menurut gue mereka framingnya positif. Ada yang bilang Gibran lagi mencoba memanfaatkan momen untuk terlihat oke,” ungkap Pandji dalam video pernyataannya yang dikutip dari akun TikTok @rizkonalmuharam pada Rabu, 21 Januari 2026.
Berbeda dengan spekulasi liar dari publik, Pandji justru menganggap konten tersebut dibuat untuk menunjukkan bahwa Gibran tidak mempermasalahkan materi roasting yang ia bawakan.
Ia justru melihat kolaborasi itu sebagai bentuk upaya meredam kegaduhan publik yang terlanjur melebar.
"Ada yang bilang Gibran keren dia nggak marah, gagal kan lu menyinggung dia. Ada yang bilang Coki sama Muslim lagi kerja memperbaiki namanya Gibran, kalau gue melihatnya nggak seperti itu," lanjutnya.
Pandji meyakini Tretan Muslim dan Coki Pardede memahami betul bahwa Gibran tidak tersinggung dengan materi roasting di Mens Rea. Oleh karena itu, konten tersebut dibuat untuk menegaskan kepada publik, terutama kepada para pendukung Gibran, bahwa situasi sebenarnya baik-baik saja.
“Kalau menurut gue, Coki sama Muslim itu tahu betul kalau Gibran nggak tersinggung. Makanya mereka bikin konten itu untuk nunjukin ke publik, terutama ke fans-fansnya Gibran, bahwa semuanya baik-baik saja,” tutur Pandji.
Lebih jauh, Pandji juga menepis anggapan bahwa konten tersebut merupakan ajang pencitraan. Ia justru merasa ketiganya sedang membantu menghentikan serangan warganet yang belakangan sudah menyentuh ranah pribadi, termasuk keluarganya.
"Bukan Gibran pengen ngejatuhin gue, nggak. Malah tiga-tiganya ini lagi mau nolong gue, mereka pengen bilang 'tolong dong berhenti nyerang Pandji, nyerang Mila dan anak-anaknya'," tegasnya.
Sebagai penutup video pernyataannya, Pandji pun menekankan bahwa keluarga dan anak-anak sepatutnya tidak perlu ikut terseret dalam polemik publik apa pun.
“Anaknya Pandji anak-anak, anaknya Pak Jokowi juga manusia biasa. Jadi menurut gue, ini semua niatnya baik,” tutup Pandji Pragiwaksono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News