Pandji Pragiwaksono usai jalani agenda klarifikasi di Polda Metro Jaya (Foto: Dok. Metro TV)
Pandji Pragiwaksono usai jalani agenda klarifikasi di Polda Metro Jaya (Foto: Dok. Metro TV)

Pandji Pragiwaksono Puji Cara Gibran Tanggapi Lawakan Mens Rea

Elang Riki Yanuar • 07 Februari 2026 22:34
Ringkasnya gini..
  • Pandji Pragiwaksono mengapresiasi dukungan Wapres Gibran yang menilai lelucon tak perlu ditanggapi berlebihan hingga jadi polemik.
  • Menjalani pemeriksaan perdana di Polda Metro Jaya, Pandji menegaskan tak merasa melakukan penistaan agama dalam materinya.
  • Gibran mendukung kebebasan berekspresi anak muda, selama tetap menghormati norma, budaya, dan nilai agama.
Jakarta: Proses laporan hukum yang menjerat komika Pandji Pragiwaksono di tengah polemik materi komedi Mens Rea terus bergulir. Kali ini, ia merespons pernyataan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka yang memberi dukungan terhadap dirinya.
 
Ketika ditemui usai menjalani pemeriksaan, Pandji mengaku senang atas sikap Gibran Rakabuming Raka. Komika tersebut menilai sikap Wapres RI menjadi contoh yang baik dalam menyikapi guyonan.
 
Menurut terlapor kasus dugaan penistaan agama ini, sebuah lelucon tidak perlu ditanggapi secara serius hingga menimbulkan kegaduhan.

“Saya rasa, Wakil Presiden Gibran jadi contoh gimana baiknya menangkap sebuah joke, gimana baiknya memproses sebuah joke, bahwa sebuah joke itu tidak perlu ditanggapi terlalu serius dan tidak perlu sampai menciptakan permasalahan,” tutur Pandji didampingi Haris Azhar, kuasa hukumnya.
 
Pandji pun melanjutkan, “Saya rasa itu indikasi yang cukup baik.”
 
Sebelumnya, Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap anak muda Indonesia, termasuk Pandji Pragiwaksono, pada 4 Februari lalu. Gibran menekankan pentingnya kebebasan berekspresi selama masih menghormati norma serta nilai budaya dan agama. 
 
“Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa,” ujar Gibran.
 
Pada agenda pemeriksaan tersebut, pihak kuasa hukum Pandji menerangkan bahwa kliennya menjalani proses klarifikasi selama beberapa jam sejak pukul 10.00 WIB dan menerima 63 pertanyaan dari tim penyidik.
 
Usai pemeriksaan, Pandji menyatakan kepada awak media bahwa dirinya bersikap kooperatif dan berupaya menjawab seluruh pertanyaan penyidik secara terbuka. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan penistaan agama sebagaimana yang dituduhkan dalam laporan tersebut.
 
"Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistan agama. Jadi prosesnya tadi berjalan dengan cukup lancar dan pertanyaannya terjawab," lanjutnya.
Selain Pandji, pihak kepolisian juga turut memeriksa dua komika yang tampil sebagai pembuka dalam pertunjukan tersebut: Dany Beler dan Ben Dhanio. 
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA