Mural covid-19. Foto: MI/Andri Widiyanto
Mural covid-19. Foto: MI/Andri Widiyanto

Kaleidoskop 2021: Kabar Duka Mendadak Akibat Delta Merebak

Nasional kemenkes covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19 Varian Baru Covid-19 Varian Delta Omicron Varian Omicron Kaleidoskop 2021
Yogi Bayu Aji • 30 Desember 2021 12:24
Jakarta: Tahun 2021 bisa dibilang menjadi masa yang berat bagi Indonesia. Pasalnya, Tanah Air masih dilanda pandemi covid-19. Sejak pertama kali terdeteksi pada Maret 2020, virus korona akhirnya menunjukkan keganasannya pada medio 2021.
 
Petaka dimulai dari masuknya varian covid-19 B.1.617.2 alias delta. Varian covid-19 yang lebih mudah menular ini sebelumnya sudah menggila di India. Pada Sabtu, 1 Mei 2021, kasus harian covid-19 di 'Negara Anak Benua' tercatat mencapai 401.993 atau yang tertinggi di dunia.
 
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan setidaknya dua kasus varian delta terdeteksi di DKI Jakarta pada awal Mei 2021. Varian ini pun mendapatkan momentum untuk menyebar di Tanah Air karena 'menyusup' masuk Indonesia ketika masa Ramadan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah sedianya sudah melarang warga untuk mudik Idulfitri 1442 Hijriah selama 6 hingga 17 Mei 2021 untuk mencegah penularan covid-19. Salah satu alasan pemerintah, yakni adanya tren kenaikan kasus harian pascalibur panjang pada 2020.
 
"Pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini," kata Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 16 April 2021.
 
Baca: Larang Mudik Lebaran, Ini Alasan Jokowi
 
Namun, larangan pemerintah ini begitu saja dipatuhi warga. Di media sosial, narasi berisi dorongan untuk mudik banyak ditemukan. Pembuat konten beralasan nekat mudik salah satunya karena belum bertemu keluarga di kampung semenjak pandemi covid-19.
 
Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, Jawa Barat, pada Minggu malam, 9 Mei 2021. Pesepeda motor yang membeludak membuat kemacetan parah. 
 
Baca: Pemudik Nekat
 
Niat pemudik itu mungkin ingin melepas rindu dengan keluarga di kampung. Namun, tanpa disadari, mereka diboncengi virus korona yang tak terlihat. Pemeriksaan acak menemukan dari 6.742 pemudik, 4.123 (61 persen) terkonfirmasi positif covid-19. Indonesia akhirnya harus membayar mahal.

Ledakan kasus


Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memperlihatkan kasus harian covid-19 mulai menanjak pada medio Juni 2021 atau satu bulan setelah Lebaran. Pada Mei 2021, kasus harian sekitar lima ribu kasus. Kasus harian terus naik hingga menjadi 21.807 kasus baru covid-19 per Rabu, 30 Juni 2021.
 
Kasus covid-19 makin mengganas pada Juli 2021. Per Kamis, 15 Juli 2021, 56.757 kasus baru covid-19 dilaporkan dalam sehari. Hingga saat ini, angka kasus harian itu selalu diingat sebagai puncak pandemi covid-19 di Indonesia.
 
Baca: Tertinggi Selama Pandemi, Kasus Covid-19 Bertambah 56.757 dalam Sehari
 
Juru bicara Satgas Covid-19  Wiku Adisasmito menjelaskan lonjakan kasus covid-19 disebabkan beragam faktor. Varian delta menjadi salah satu biang kerok. Namun, delta tak sendirian. Menurunnya kepatuhan protokol kesehatan masyarakat ikut memicu lonjakan kasus.
 
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif