Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.

Larang Mudik Lebaran, Ini Alasan Jokowi

Ramadan Jokowi Mudik Lebaran presiden joko widodo Ramadan 2021 Idulfitri 2021
Nur Azizah • 16 April 2021 17:40
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang masyarakat mudik lebaran pada Idulfitri 2021. Melonjaknya kasus covid-19 pascalibur panjang menjadi salah satu alasan.
 
"Pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini dan keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan, karena pada tahun lalu terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang," kata Jokowi dalam video konferensi, Jakarta, Jumat, 16 April 2021.
 
Kenaikan pertama terjadi saat libur lebaran Idul Fitri tahun lalu. Terjadi kenaikan kasus harian 93 persen dan kasus kematian mingguan mencapai 66 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kenaikan kasus covid-19 kedua terjadi saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020, terjadi kenaikan sampai 119 persen dan tingkat kematian mingguan 57 persen," sebut Jokowi.
 
Baca:DKI Kaji Penerapan Kembali Kebijakan SIKM
 
Ketiga, terjadi kenaikan kasus covid-19 saat libur panjang 28 Oktober-1 November 2020. Kenaikan kasus mencapai 95 persen dan kenaikan kasus kematian mingguan 75 persen.
 
"Terakhir, terjadi kenaikan saat libur akhir tahun pada 24 Desember 2020-3 Januari 2021, mengakibatkan kenaikan jumlah kasus harian mencapai 78 persen dan kematian mingguan 46 persen," jelas Jokowi.
 
Kepala Negara mengatakan empat kenaikan kasus ini menjadi pelajaran bagi pemerintah. Jokowi tak ingin hal itu terulang, sebab dalam dua bulan terakhir kasus covid-19 di Indonesia mengalami penurunan.
 
"Pertimbangan lain adalah kita harus menjaga tren menurunnya kasus aktif di Indonesia dalam dua bulan ini, yang menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari 2021 dan pada 15 April 2021 menjadi 108.032 kasus," ucapnya.
 
Selain itu, penambahan kasus harian ikut menurun. Sebelumnya, kasus covid-19 harian di Tanah Air pernah mencapai 14 ribu-15 ribu kasus per hari.
 
"Saat ini, kasus harian berkisar 4 ribu-6 ribu kasus per hari. Tren kesembuhan pun terus mengalami peningkatan," kata Jokowi.
 
Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah ini ingin momen tersebut dijaga. Caranya, dengan meniadakan mudik.
 
"Untuk itu pada lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat," tegas Jokowi.
 

(ADN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif