Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pegawai BNI Cabang Makassar Tersangka Pembobolan Dana Deposito

Siti Yona Hukmana • 13 September 2021 15:45
Jakarta: Bareskrim Polri menetapkan pegawai BNI cabang Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), MBS sebagai tersangka kasus dugaan pembobolan dana deposito nasabah. Sebanyak tiga korban merugi hingga puluhan miliar rupiah usai mengalami pemalsuan bilyet giro.
 
"Sudah dilakukan penetapan tersangka dan penahanan terhadap tersangka atas nama MBS," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dikonfirmasi di Jakarta Senin, 13 September 2021. 
 
Baca: Kejahatan Bermodus Ganjal Mesin ATM Dibongkar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Helmy menyebut pihaknya juga telah menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Namun, dia tidak membeberkan identitas kedua tersangka tersebut. Berkas perkara salah satu tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan.
 
Helmy menuturkan penyidikan dilakukan usai BNI melaporkan dugaan tindak pidana perbankan dan pencucian uang di perusahaan pelat merah itu pada 1 April 2021. Laporan polisi (LP) terdaftar dengan Nomor: LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim.
 
Beberapa nasabah mengalami kerugian akibat perbuatan MBS. Rinciannya ialah deposan atas nama IMB merugi hingga Rp45 miliar. Dana itu berasal dari deposito seluruhnya sebanyak Rp70 miliar dan sudah dibayarkan Rp25 miliar.
 
Kemudian, nasabah H merugi Rp16,5 miliar berasal dari dana yang didepositokan sebesar Rp20 miliar dan sudah dibayar Rp3,5 miliar. Terakhir, nasabah berinisial R dan A yang merugi hingga Rp50 miliar.
 
"Bareskrim sudah melakukan pemeriksaan 20 orang saksi serta dua ahli perbankan dan pidana," ungkap Helmy.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif