Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)

Perusak Bus Polres Batu saat Aksi Tolak UU Ciptaker Jadi Tersangka

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Antara • 12 Oktober 2020 17:02
Malang: Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, menetapkan satu orang tersangka terkait kericuhan yang terjadi saat aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan, satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut terlibat dalam perusakan bus milik Polres Batu saat aksi berlangsung.
 
"Sudah tersangka, ada satu orang. Peranannya, melakukan perusakan bus Polres Batu," kata Leonardus, Senin, 12 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Ditjenpas Akan Banding usai Gugatan Asimilasi Bahar Smith Dikabulkan
 
Leo menambahkan hingga saat ini Polresta Malang Kota masih melakukan pendalaman terkait aksi yang disertai kericuhan tersebut. Termasuk penyelidikan perusakan beberapa fasilitas umum di wilayah itu.
 
Polisi sebelumnya menangkap 129 orang dalam aksi yang diwarnai kericuhan di Kota Malang. Leo menyebut tak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.
 
"Kami masih dalami peran yang lain, masih mungkin ada penambahan (tersangka)," kata dia.
 
Aksi yang dilakukan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, pada 8 Oktober 2020, pada awalnya berjalan tertib. Namun, sempat ada kericuhan yang menyebabkan kerusakan pada gedung dewan, termasuk kaca pecah di Balai Kota Malang.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif