Raja Yordania Abdullah II. Foto: AFP
Raja Yordania Abdullah II. Foto: AFP

Raja Yordania Abdullah Tegaskan Krisis Istana Sudah Berakhir

Internasional politik yordania Yordania
Renatha Swasty • 08 April 2021 06:04

 
Dia menuduh penguasa Yordania melakukan korupsi dan ketidakmampuan dalam pesan video yang diterbitkan oleh BBC pada Sabtu.
 
Tetapi setelah pernyataan yang menyuarakan kesetiaannya kepada raja pada Senin, Abdullah mengatakan bahwa Hamzah telah memberkan dukungannya untuk monarki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hamzah sekarang bersama keluarganya di istananya di bawah perlindungan saya," kata Abdullah dalam pidatonya.
 
"Dia telah berkomitmen di hadapan keluarga (Hashemite) untuk mengikuti jalan orang tua dan kakek neneknya, untuk setia pada pesan mereka, dan untuk menempatkan kepentingan Yordania, konstitusi dan hukumnya di atas semua pertimbangan lainnya,” tegas Abdullah.
 
Baca: Usai Mediasi, Pangeran Hamzah Nyatakan Setia kepada Raja Yordania.
 
Krisis telah membuat perpecahan di negara yang biasanya dilihat sebagai benteng stabilitas di Timur Tengah.
 
Yordania berbatasan dengan Israel dan Tepi Barat yang diduduki, Suriah, Irak, dan Arab Saudi. Ini menampung pasukan AS dan merupakan rumah bagi jutaan orang Palestina yang diasingkan dan lebih dari setengah juta pengungsi Suriah.
 
Monarki yang memerintah Yordania menyatakan bahwa mereka menyelesaikan masalah tersebut "dalam kerangka keluarga Hashemite".

Bantuan

Pidato raja mengikuti perintah yang dikeluarkan Selasa oleh jaksa Amman Hassan al-Abdallat yang melarang publikasi informasi apa pun tentang dugaan plot untuk merahasiakan penyelidikan dinas keamanan.
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif