Polisi Prancis melakukan penjagaan di sekitar lokasi pembunuhan di Nice. Foto: AFP
Polisi Prancis melakukan penjagaan di sekitar lokasi pembunuhan di Nice. Foto: AFP

Pelaku Teror Nice Datang untuk Membunuh

Internasional prancis Kartun Nabi Muhammad Emmanuel Macron Pembunuhan di Nice
Fajar Nugraha • 02 November 2020 06:56
Nice: Brahim Aouissaoui ditembak polisi beberapa kali dan saat ini dalam kondisi serius di rumah sakit. Penyidik ??tidak dapat menanyai dia dan motivasinya melakukan pembunuhan atas tiga warga di luar gereja di Nice, Prancis masih belum jelas.
 
Tetapi Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan bahwa Aouissaoui "jelas pergi ke sana (ke Nice) untuk membunuh".
 
Baca: Tiga Tewas dalam Serangan di Prancis, Salah Satu Korban Dipenggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau tidak, bagaimana kita bisa menjelaskan mengapa dia mempersenjatai diri dengan beberapa pisau baru saja tiba? Dia jelas tidak datang hanya untuk mengambil surat-suratnya," kata Darmanin kepada surat kabar Voix du Nord, seperti dikutip AFP, Senin 2 November 2020.
 
Para penyelidik yakin ouissaoui melakukan perjalanan ke Eropa melalui pulau Lampedusa di Mediterania Italia pada 20 September.
 
Pria berusia 21 tahun itu tiba di pelabuhan Bari di daratan Italia pada 9 Oktober sebelum datang ke Nice hanya dua hari sebelum serangan itu.
 
Orang-orang terakhir yang ditahan, berusia 25 dan 63 tahun, ditangkap Sabtu di kediaman seorang warga keturunan Tunisia berusia 29 tahun. Warga itu ditahan pada hari sebelumnya.
 
“Warga Tunisia yang ditahan itu dicurigai bercampur dengan Issaoui selama perjalanan mereka ke Eropa,” ujar sumber yang dekat dengan penyelidikan tersebut mengatakan kepada AFP.
 
“Dia juga kemungkinan besar tiba di Prancis baru-baru ini,” jelasnya.
 
Pria yang ditahan ini adalah tersangka baru yang ditangkap oleh pihak berwenang Prancis. Sebelumnya  tiga pria dibebaskan dari tahanan polisi pada Minggu setelah pihak berwenang memutuskan mereka tidak terkait dengan tersangka penyerang Brahim Aouissaoui.

Upaya rekonsiliasi

Ketegangan tidak menghalangi umat Katolik pergi ke gereja untuk merayakan liburan All Saints di Nice. Pihak berwenang mengizinkan pengecualian selama penguncian saat virus korona.
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif