Ilustrasi vaksin covid-19. (AFP)
Ilustrasi vaksin covid-19. (AFP)

Inggris akan Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Internasional g7 Inggris boris johnson ktt g7 covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 COVAX Vaksin Slank untuk Indonesia
Willy Haryono • 12 Juni 2021 15:02
Cornwall: Kerajaan Inggris Raya akan menyumbangkan 100 juta dosis vaksin Covid-19 ke seluruh dunia dalam setahun depan, ucap Perdana Menteri Boris Johnson dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Cornwall pada Jumat, 11 Juni.
 
Pekan lalu, PM Johnson meminta sesama pemimpin G7 untuk membantu memvaksinasi seluruh dunia pada akhir tahun depan.
 
Dalam KTT G7, para pemimpin dunia diharapkan mengumumkan rencana mendonasikan total 1 miliar dosis vaksin Covid-19 kepada dunia melalui mekanisme pembagian dosis, pembiayaan, dan menetapkan rencana untuk memperluas produksi vaksin untuk mencapai tujuan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inggris akan menyumbangkan 5 juta dosis sebelum akhir September, yang akan dimulai dalam beberapa pekan mendatang, terutama untuk digunakan di negara-negara termiskin di dunia. PM Johnson juga telah berkomitmen menyumbangkan 95 juta dosis lagi dalam setahun ke depan, termasuk 25 juta lagi di akhir 2021. Sebanyak 80 persen dari 100 juta dosis tersebut akan diberikan kepada COVAX, dan sisanya dibagikan secara bilateral ke negara yang membutuhkan.
 
Pembagian 5 juta dosis dalam beberapa pekan mendatang ini akan segera memenuhi permintaan vaksin untuk negara-negara terparah terdampak pandemi Covid-19 tanpa menunda penyelesaian program vaksinasi domestik Inggris.
 
Dengan memvaksinasi lebih banyak orang di seluruh dunia, Inggris tidak hanya membantu mengakhiri pandemi Covid-19 secara global, tetapi juga mengurangi risiko bagi orang-orang di Kerajaan Inggris Raya. Ini termasuk mengurangi secara signifikan ancaman yang ditimbulkan varian kebal vaksin yang muncul di daerah yang terkena wabah berskala besar.
 
Tahun lalu, Inggris telah membantu mendirikan COVAX dan merupakan donor terbesar keempat sejauh ini. Inggris telah menjanjikan GBP548 juta untuk skema tersebut. COVAX sejauh ini telah menyediakan 81 juta dosis untuk 129 negara termiskin di dunia, dan 96 persen di antaranya adalah vaksin Oxford-AstraZeneca yang pengembangannya didanai Kerajaan Inggris Raya.
 
Dengan dukungan Pemerintah Kerajaan Inggris Raya, Oxford-AstraZeneca mendistribusikan vaksin mereka secara nirlaba ke seluruh dunia. Berkat komitmen ini, setengah miliar orang telah menerima dosis Oxford-AstraZeneca.
 
"Sejak awal pandemi ini, Kerajaan Inggris Raya telah memimpin dalam upaya melindungi umat manusia dari penyakit mematikan ini. Lebih dari setahun lalu kami mendanai pengembangan vaksin Oxford-AstraZeneca dengan dasar bahwa itu akan didistribusikan ke dunia secara terjangkau," ucap PM Johnson dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang diterima Medcom.id pada Sabtu, 12 Juni 2021.
 
"Mekanisme yang belum pernah ada sebelumnya ini menempatkan nyawa diatas keuntungan, dan berujung pada lebih dari setengah miliar dosis telah diberikan ke 160 negara sejauh ini," sambungnya.
 
"Akibat keberhasilan program vaksin Kerajaan Inggris Raya, kami sekarang dapat membagikan sebagian dari surplus dosis kami untuk mereka yang membutuhkannya. Dengan demikian kami akan mengambil langkah besar untuk mengalahkan pandemi ini untuk selamanya."
 
"Pada KTT G7 saya berharap rekan-rekan pemimpin dunia akan membuat janji serupa sehingga, bersama-sama, kita dapat memvaksinasi dunia sebelum akhir tahun depan dan bangkit lebih baik dari virus Corona," pungkas Johnson.
 
Baca:  PM Inggris Memulai KTT G7 dengan Tekad Mengatasi Kesenjangan
 
 
Halaman Selanjutnya
Pada KTT G7, para pemimpin…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif