Kerusuhan yang terjadi di Kepulauan Solomon. Foto: AFP
Kerusuhan yang terjadi di Kepulauan Solomon. Foto: AFP

Kepulauan Solomon Diwarnai Kerusuhan, Perdana Menteri Didesak Mundur

Fajar Nugraha • 25 November 2021 11:47

 
Persaingan antar pulau serupa menyebabkan pengerahan pasukan penjaga perdamaian yang dipimpin Australia di Solomon dari tahun 2003 hingga 2017 dan situasi yang sedang berlangsung akan dipantau secara ketat di Canberra dan Wellington.
 
Kementerian Luar Negeri Selandia Baru mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya belum didekati oleh pemerintah Solomon untuk meminta bantuan. Pejabat Australia juga telah didekati untuk dimintai komentar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terjadi kerusuhan setelah pemilihan umum tahun 2006, dengan sebagian besar Pecinan Honiara diratakan di tengah desas-desus bahwa bisnis yang memiliki hubungan dengan Beijing telah mencurangi pemungutan suara. Sogavare mengatakan mereka yang terlibat dalam kerusuhan terbaru telah "tersesat" oleh orang-orang yang tidak bermoral.
 
"Sejujurnya saya berpikir bahwa kita telah melewati hari-hari tergelap dalam sejarah negara kita. Namun peristiwa adalah pengingat yang menyakitkan bahwa kita masih harus menempuh jalan yang panjang," katanya.
 
"Ratusan warga mengambil tindakan hukum ke tangan mereka sendiri hari ini. Mereka berniat menghancurkan bangsa kita dan kepercayaan yang perlahan-lahan dibangun di antara rakyat kita," tambah perdana menteri.
 
"Tidak ada seorang pun di atas hukum orang-orang ini akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka," pungkasnya.

 
(FJR)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif