Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: YouTube/ CURHAT BANG Denny Sumargo)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: YouTube/ CURHAT BANG Denny Sumargo)

Reaksi Ahok Nonton Mens Rea di Netflix: Pandji Nekat Banget!

Rafi Alvirtyantoro • 08 Januari 2026 14:36
Jakarta: Pengusaha dan politikus Basuki Tjahaja Purnama, yang akrab disapa Ahok, membagikan reaksinya setelah menonton pertunjukan spesial stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea.
 
Ahok sempat mengungkapkan keinginannya untuk menjadi seorang komika. Namun, niat tersebut ia urungkan setelah melihat banyak pejabat lain yang dianggapnya jauh lebih lucu.
 
“Makanya gue enggak mau jadi komika kan. Tadinya gue mau ngelamar jadi komika. Tapi banyak oknum pejabat yang lebih lucu dari gue,” kata Ahok, dikutip dari saluran YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Kamis, 8 Januari 2026.

Mendengar hal itu, Denny Sumargo kemudian menyinggung tentang pertunjukan Mens Rea yang telah tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025.
 
“Berarti beliau kayaknya udah nonton Mens Rea Pandji nih,” tutur Denny Sumargo.
 
Ahok menjelaskan bahwa ia sebenarnya berencana hadir langsung dalam pertunjukan Mens Rea tersebut. Namun, rencana itu terpaksa batal karena situasi keamanan yang kurang kondusif akibat adanya demonstrasi.
 
“Harusnya gua dateng. Harusnya gua udah beli tiket. Gara-gara ada demo-demo kan,” jelas Ahok.
 
Kondisi tersebut membuatnya berhalangan hadir ke lokasi acara di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Desember 2025. Terlebih lagi, Ahok menyadari statusnya sebagai tokoh publik yang sangat mudah dikenali oleh massa.
“Lu tahu sendiri muka gua kan. Nanti kan takut ada yang ngenalin, susah kan,” lanjut Ahok.
 
Meski batal hadir secara fisik, Ahok mengaku telah menonton Mens Rea melalui layanan streaming Netflix. Ia bahkan sampai menggelengkan kepala saat memberikan reaksi atas keberanian materi Pandji.
 
“Tapi gua udah nonton di Netflix. Waduh gila, Pandji nekat banget,” ucap Ahok.
 
Walaupun materi tersebut sempat memicu pro dan kontra, Ahok justru memberikan pujian. Ia menilai Pandji sangat cerdas dalam mengemas materi, terutama dengan penggunaan disclaimer yang tepat.
 
“Gua sih pro banget tuh. Kan dia udah pinter. Dia udah pakai disclaimer nih. ‘Keyakinan saya’,” ujar Ahok.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sangat menyukai kalimat tersebut, bahkan sempat mendiskusikannya dengan sang istri.
 
“Gua suka tuh kalimat itu. Gue terus bilang sama bini gue nih, ‘Wah, gua suka banget nih kalimat itu’, tahu nggak,” ungkap Ahok.
 
Ketika ditanya mengenai potensi jerat hukum yang mungkin menimpa Pandji, Ahok menegaskan bahwa ia tidak ingin berandai-andai. Ia lebih menekankan pentingnya melihat persoalan dari perspektif hukum dan preseden yang berlaku.
 
"Makanya kita lihat aja, kan kita harus yakin namanya hukum itu ada preseden," katanya.
 
Walaupun bukan seorang ahli hukum, Ahok menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan aturan. Baginya, hukum tidak boleh dijalankan secara tebang pilih atau bersifat subjektif.
 
"Saya juga bukan orang hukum, tapi secara normatif ya ada preseden gitu kan. Jadi kalau lu udah mengatakan ini hitam, jangan begitu yang lain lu bilang putih," tuturnya.
 
Ahok menambahkan bahwa keputusan hukum tidak boleh didasarkan pada siapa yang menjadi targetnya.
 
"Mana boleh kita memutuskan hukum itu tergantung target gue mau yang mana, enggak bisa," pungkas Ahok.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan