Kasus ini bermula pada 3 Februari 2026, ketika seorang model asal Malang mengunggah pernyataan di Instagram. Ia mengaku mengalami pelecehan seksual saat menerima tawaran syuting konten. Unggahan tersebut viral dengan cepat dan memicu perdebatan luas di jagat maya.
Klarifikasi Gus Idris Terkait Tuduhan Pelecehan
Menanggapi hal tersebut, Gus Idris membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar dan menyebut narasi di media sosial telah merugikan reputasi industri konten yang ia bangun. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.Lebih lanjut, Gus Idris menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti yang dianggap merugikan nama baik pribadi maupun keluarga. Saat ini, ia tengah berkonsultasi dengan tim hukum dan mengapresiasi pihak-pihak yang tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Baca Juga :
Adly Fairuz Kembalikan Rp500 Juta Dana Tes Masuk Akpol, Penggugat Ungkit Sisa Rp3,1 Miliar
Viralnya kasus tersebut membuat nama Gus Idris menjadi sorotan. Bagi Anda yang penasaran dengan sosoknya, berikut adalah profil dan biodata Gus Idris:
Biodata Lengkap Gus Idris
- Nama Lengkap: Muhammad Idris Al-Marbawy
- Nama Panggilan: Gus Idris
- Tempat Lahir: Malang, Jawa Timur
- Tanggal Lahir: 21 September 1990
- Umur: 35 tahun
- Orang Tua: Kiai Rodiyallah (Ayah) dan Yai Shoclichatul Jannah (Ibu)
- Istri: Ning Hj. Kholifah (Umi Lifah)
- Pendidikan Dasar/Menengah: SMP Riyadlul Qur’an dan SMA di Pakisaji
- Pendidikan Tinggi: Universitas Islam Raden Rahmad dan Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat (STIF) Alfarabi Kepanjen, Malang
Profil dan Perjalanan Karier Gus Idris
Gus Idris lahir di Ngajum, Malang, pada 21 September 1990. Ia merupakan putra sulung dari Kiai Rodiyallah, seorang tokoh agama yang juga menjabat sebagai pemimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ngajum.Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Islam Raden Rahmad serta Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat (STIF) Alfarabi Kepanjen, Malang. Dalam kesehariannya, Gus Idris aktif menyebarkan ajaran Islam melalui berbagai pengajian rutin, seperti tabligh akbar serta Majlis Ta’lim Sholawat dan Dzikir Thoriqul Jannah.
Metode dakwahnya dikenal lembut dan mengedepankan persatuan umat. Ia juga dikenal sering merangkul kelompok marginal, mulai dari pemuda jalanan hingga mantan narapidana, untuk dibimbing dan diberdayakan secara sosial.
Selain berdakwah, Gus Idris membuka praktik pengobatan nonmedis di pesantrennya. Ia menangani pasien dengan keluhan gangguan spiritual hingga masalah metafisika. Banyak pasien, termasuk kalangan non-Muslim, yang dilaporkan terbantu melalui metodenya.
Popularitasnya melonjak tajam saat pandemi COVID-19 melalui kanal YouTube Gus Idris Official. Kontennya yang berisi dakwah digital, pengobatan, hingga konfrontasi spiritual dengan dukun sering kali viral dan menarik jutaan pelanggan (subscriber).
Tak hanya aktif di dunia religi dan digital, ia juga merambah dunia bisnis produk herbal. Salah satu unit usahanya adalah PT GIO Berkah Abadi yang memproduksi berbagai varian obat-obatan herbal bagi masyarakat luas.
Hingga saat ini, Gus Idris menetap di Malang bersama istrinya, Ning Hj. Kholifah, dan ketiga buah hatinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News