Ketika ditanya alasan perubahan palet warna pakaiannya, musisi tersebut mengaku bahwa itu merupakan penggabungan dari niat pribadi serta nuansa yang ingin dibawa di album terbaru.
“Dua-duanya sih. Tapi enggak berubah personanya, sama aja… Paling cuman ngubah warna baju tapi mood-nya tetap sedih kata orang," kata Bernadya di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (5/2).
Bernadya yang tiba-tiba suka dengan hijau memutuskan untuk membuat seluruh palet warna album terbaru dengan nuansa tersebut. Ditambah, tes warna personal juga turut memvalidasi warna itu sebagai rona yang cocok dengannya.
“Sebenarnya, aku tiba-tiba suka warna hijau. Terus aku datang ke sebuah personal color test itu. Ternyata, warna yang paling cocok di aku tuh hijau juga. Ah, ini bukan kebetulan dong,” cerita Bernadya,
“Jadilah, ‘kayaknya kita udah deh hitam-hitam itu.’ Bosan. Karena akunya berubah, musiknya berubah, semuanya berubah. Jadi, kayak sekaligus aja," sambungnya.
Selain itu, ia juga mengacu pada nuansa yang muncul pada hasil dokumentasi era 2000-an. Penyanyi kelahiran tahun 2004 itu menilai bahwa warna dari foto serta video yang ia saksikan kerap menunjukkan rona kehijauan.
Di kesempatan yang sama, CEO Label Musik Juni Records Boim juga mengungkap bahwa perubahan persona Bernadya ini sempat dibocorkan pada Konser Babak Penutup: Untungnya, Untungnya di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada bulan Juni tahun lalu.
“Udah kita spill juga di (konser) Untungnya, Untungnya, kan? Pertama kali muncul Bernadya… Rambutnya jadi pendek, pakai baju merah marun. Ya, kan? Sebenarnya kita udah nge-spill, tuh, bagian-bagian itu,” tambah Boim.
Kemudian, Bernadya menjelaskan bahwa alasan lain dari perubahan ini adalah ia tak ingin terus dikaitkan dengan warna hitam yang, menurutnya, terkesan sedih. Pada era album pertama, Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan, ia dikenal selalu tampil dengan pakaian serba hitam dan rambut panjang.
Baca Juga :
Noel Gallagher Raih Penghargaan Salah Satu Penulis Lagu Paling Penting dalam Sejarah Musik Inggris
Boim juga berharap bahwa Bernadya akan tetap menjadi Bernadya terlepas dari perubahan palet warna khasnya. Mereka mengaku tak ingin terus-terusan terjebak dengan rona hitam sebagai identitas sang artis.
“Untuk sekarang, untuk merespons era kedua ini, kita menggunakan warna yang banyak hijaunya,” tutup Boim.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News