Situasi tersebut bahkan sempat membuat rombongan ketiga band yang berjumlah 16 orang terlantar di Dublin, Irlandia. Mereka dikabarkan tidak mendapatkan akomodasi sebagaimana mestinya dan harus menghadapi cuaca dingin tanpa kepastian mengenai kelanjutan perjalanan tur.
Kondisi semakin pelik setelah diketahui bahwa venue untuk agenda konser berikutnya di London ternyata belum dipesan oleh pihak promotor. Hal itu membuat para personel dan kru harus mencari solusi agar perjalanan tur mereka tetap dapat dilanjutkan.
Di tengah situasi tersebut, bantuan datang dari warga diaspora Indonesia yang tinggal di Irlandia, Ailsa Dempsey. Ia secara sukarela membuka rumahnya untuk menampung 16 personel dan kru DeadSquad, Jasad, serta Death Vomit selama mereka berada di Irlandia.

(Cuitan Ailsa di Threads lewat akun pribadinya @binibule)
Diaspora Indonesia Buka Penggalangan Dana
Ailsa mengatakan, bantuan tersebut bermula ketika adiknya yang merupakan penggemar musik metal mengetahui kondisi para musisi Indonesia yang terlantar setelah menyelesaikan agenda mereka di Dublin.Ia kemudian mengajak diaspora Indonesia lainnya untuk turun tangan membantu menyediakan tempat tinggal sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari rombongan ketiga band tersebut.
Tidak berhenti di situ, Ailsa juga membuka penggalangan dana melalui platform GoFundMe pada 17 Agustus 2026 dengan tajuk Help DeadSquad, Jasad & Death Vomit Reach Eindhoven.
Dalam keterangannya, Ailsa menjelaskan bahwa ketiga band tersebut membutuhkan bantuan untuk melanjutkan perjalanan menuju Eindhoven, Belanda, tempat mereka dijadwalkan kembali tampil pada 20 Agustus 2026.
"Tiga band extreme metal asal Indonesia—DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit—saat ini terdampar di Irlandia setelah promotor tur mereka, Diablo Productions, gagal memenuhi kesepakatan terkait akomodasi, transportasi, dan venue yang sebelumnya telah dijanjikan dalam kontrak," tulis Ailsa.
Meski menghadapi persoalan tersebut, ketiga band tetap berupaya menyelesaikan rangkaian tur Eropa yang telah mereka mulai.
"Meski menghadapi kendala tersebut, ketiga band tetap bertekad menyelesaikan perjalanan yang telah mereka mulai. Mereka dijadwalkan kembali melanjutkan tur Eropa pada 20 Agustus di Eindhoven, Belanda, kali ini bersama DF Bookings, promotor terpercaya di kancah musik ekstrem," lanjutnya.
Baca Juga :
Stevi Item Ungkap DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit Viral di Irlandia Usai Kena Scam Promotor
Dana yang terkumpul kemudian diperuntukkan bagi kebutuhan perjalanan menuju Belanda, termasuk tiket penerbangan dan transportasi darat.
"Setiap donasi yang diberikan akan digunakan langsung untuk:
Biaya penerbangan menuju Eindhoven bagi para personel dan kru.
Biaya transportasi darat menuju dan dari bandara. Waktu yang tersedia sangat terbatas. Ketiga band harus sudah berada di Eindhoven pada 20 Agustus, hanya dalam hitungan hari," terang Ailsa.
Ailsa juga menegaskan bahwa dukungan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi ketiga band setelah menghadapi persoalan dengan promotor.
"Setiap donasi, berapa pun jumlahnya, akan sangat membantu menutup biaya yang muncul akibat kegagalan promotor memenuhi tanggung jawabnya," ungkapnya.
Penggalangan dana tersebut kemudian ditutup pada 18 Agustus 2026 setelah berlangsung selama satu hari. Total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai 5.557 euro atau sekitar Rp114 juta.

Dana tersebut digunakan untuk membantu DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit melanjutkan perjalanan Cataclysmic Summer Tour 2026 menuju Eindhoven, Belanda, pada 20 Agustus 2026.
Ailsa Apresiasi Dukungan Donasi dari Publik dan Metalhead Irlandia
Setelah penggalangan dana ditutup, Ailsa memberikan kabar terbaru melalui unggahannya di GoFundMe. Ia mewakili ketiga band menyampaikan apresiasi kepada warga Irlandia, diaspora Indonesia, serta para penikmat musik cadas yang telah memberikan dukungan."Terima kasih atas dukungan kalian. Kami benar-benar kewalahan melihat besarnya dukungan yang diberikan. Dalam waktu yang sangat singkat, respons terhadap penggalangan dana ini sungguh luar biasa. Dukungan tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit saat ini," tulis Ailsa pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia juga memastikan perjalanan ketiga band akan kembali dilanjutkan setelah seluruh kebutuhan perjalanan menuju Belanda terpenuhi.
"Atas nama ketiga band serta semua orang yang telah membantu menyediakan tempat tinggal dan memberikan dukungan kepada mereka selama berada di Irlandia, kami mengucapkan terima kasih. Perjalanan ini berlanjut besok. Mereka akan terbang menuju Amsterdam. Sekali lagi, TERIMA KASIH BANYAK!
Ailsa," tutupnya.
Sempat Viral di Irlandia
Di tengah persoalan yang mereka alami, gitaris DeadSquad, Stevi Item, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut justru membuat nama ketiga band Indonesia semakin dikenal di kalangan masyarakat Irlandia.Menurut Stevi, sejumlah warga setempat bahkan mengetahui persoalan yang dialami mereka setelah kabar mengenai dugaan penipuan oleh promotor tersebut ramai diperbincangkan.
"Teman-teman di Irlandia bilang katanya 'Hey you guys are viral here' katanya gitu. Gara-gara kena scam, hahahaha," ungkap Stevi Item kepada Medcom.id saat dihubungi secara daring pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.
Tidak Buka Donasi Lagi, Fans Bisa Bantu Lewat Merchandise
Sementara itu, Stevi menegaskan bahwa DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit tidak lagi membuka donasi secara langsung. Penggalangan dana melalui GoFundMe telah ditutup setelah dana yang terkumpul dinilai cukup untuk membantu biaya perjalanan mereka menuju Belanda.Meski demikian, masyarakat Indonesia yang ingin memberikan dukungan masih dapat berpartisipasi melalui pembelian merchandise kolaborasi ketiga band tersebut.
"GoFundMe kemarin sudah kami close dan itu sudah cukup buat kita untuk terbang ke Belanda dari sini. Kalau misalkan teman-teman di Tanah Air sekiranya ingin ikut juga berpartisipasi gitu cuman sudah nggak bisa lewat GoFundMe, cukup lewat ini nih kita ada satu merchandise bikin bareng-bareng dari Jasad, Death Vomit sama DeadSquad," lanjutnya.
Stevi kembali menegaskan bahwa merchandise tersebut menjadi salah satu cara bagi penggemar di Tanah Air untuk ikut memberikan dukungan tanpa perlu mengirimkan donasi secara langsung.
"Kalau mau ikut berpartisipasi ya gitu saja paling di merchandise saja. Kita nggak buka donasi lagi," tutup Stevi Item.
Bagi Sobat Medcom yang ingin ikut memberikan support kepada DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit kalian bisa membantu mereka melalui pembelian kaos merchandise official yang dijual di beberapa toko terpercaya yang bekerja sama dengan pihak band di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda