Bono U2 & Ed Sheeran (Foto: X @PopCrave)
Bono U2 & Ed Sheeran (Foto: X @PopCrave)

Bono U2 Tanggapi Polemik Macklemore dan Ed Sheeran soal Dukungan Palestina

Basuki Rachmat • 02 Oktober 2026 17:06
Ringkasnya gini..
  • Vokalis U2, Bono, membagikan pengalamannya saat Ed Sheeran menolak berkolaborasi di lagu bertema perang Ukraina karena ingin musiknya bebas dari politik.
  • Bono mengimbau publik untuk tidak memandang personal keputusan Ed Sheeran maupun respon Macklemore yang memilih menyuarakan isu Palestina.
  • Drummer U2, Larry Mullen Jr., mengecam keras campur tangan promotor atau pemilik venue yang membatasi kebebasan seniman di atas panggung.
Jakarta: Vokalis U2, Bono, ikut angkat suara mengenai polemik pencoretan rapper Macklemore dari rangkaian konser Loop Tour Ed Sheeran setelah menyerukan dukungan terhadap Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Bono dalam wawancara dengan Rolling Stone UK pada Rabu, 30 September 2026. Dalam kesempatan itu, Bono turut menceritakan pengalamannya ketika Ed Sheeran menolak ajakan U2 untuk berkolaborasi dalam salah satu trek di EP terbaru mereka yang bertajuk Day of Ash.

U2 sebelumnya mengajak Ed Sheeran berkolaborasi dalam lagu “Yours Eternally”, yang juga melibatkan musisi asal Ukraina, Taras Topalia. Lagu tersebut ditulis dari sudut pandang seorang prajurit Ukraina yang berada di garis depan perang melawan Rusia.

Bono mengatakan Sheeran sempat menyampaikan kekhawatirannya bahwa keterlibatan dalam lagu tersebut akan menyeret dirinya ke dalam persoalan politik.

"Saya akan katakan ini. Ketika kami menggarap 'Yours Eternally', dia (Ed Sheeran) sempat bilang, 'Kamu tidak akan menyeretku ke dalam urusan politik, kan?'" ungkap Bono dikutip dari People pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Bono kemudian menjelaskan kepada Sheeran bahwa sosok prajurit yang menjadi inspirasi lagu tersebut merupakan penggemar karya-karya sang penyanyi.

Namun, Sheeran disebut tetap ingin menjaga karya musiknya agar tidak berkaitan dengan isu politik maupun persoalan sensitif lainnya.

"Saya hanya ingin menjaga hal-hal yang saya kerjakan tetap bebas [dari politik]," ungkap Bono menirukan perkataan Ed Sheeran.

Menanggapi sikap tersebut, Bono menilai setiap orang memiliki hak untuk menentukan batas keterlibatannya dalam isu tertentu. Ia pun mengatakan bahwa pandangan maupun pilihan seseorang tidak seharusnya dipaksakan kepada orang lain.

"Kita tidak bisa memaksakan kehendak orang lain," ujar Bono.
   

Bono Tanggapi Polemik Macklemore dan Ed Sheeran


Bono kemudian memberikan pandangannya mengenai polemik antara Macklemore dan Ed Sheeran yang mencuat setelah rapper tersebut menyuarakan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya.

Menurut Bono, persoalan tersebut sebaiknya tidak dilihat secara personal. Ia juga menyinggung keputusan sejumlah penampil pembuka serta personel band pengiring Ed Sheeran yang kemudian memilih mundur dari rangkaian tur.

"Terkait kasus Ed dan Macklemore, menurut saya kita sebaiknya tidak memandang situasi ini secara personal," ujar Bono.

Sementara itu, drummer U2, Larry Mullen Jr., turut menyampaikan pandangannya mengenai kebebasan seniman dalam menentukan sikap terhadap isu sosial dan politik.

Mullen Jr. menegaskan bahwa setiap musisi memiliki hak untuk menentukan sejauh mana mereka ingin terlibat dalam persoalan di luar musik. Namun, ia mempertanyakan campur tangan pihak promotor maupun pemilik venue terhadap kebebasan seorang seniman dalam menyampaikan pandangan di atas panggung.

"Kami sangat tegas mengenai promotor atau pemilik miliarder dan gagasan bahwa mereka bisa memengaruhi apa yang Anda katakan atau lakukan di atas panggung," tegas Mullen Jr.

Ia kemudian mengaitkan pandangan tersebut dengan sejarah U2 yang selama perjalanan kariernya kerap menyuarakan isu sosial dan politik melalui karya maupun penampilan mereka.

"Kami sudah membahas ini, dan jika logika semacam itu diterapkan pada U2, kami sudah gulung tikar sejak lagu 'Sunday, Bloody Sunday'," tutupnya.
 

Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran


Seperti yang diketahui, Macklemore sebelumnya dicoret dari rangkaian tur tersebut setelah menyerukan "Free Palestine" serta membawakan lagu protes "Hind's Hall" ketika tampil dalam dua konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey. 

Polemik tersebut turut diikuti keputusan sejumlah musisi pembuka lainnya yang mengundurkan diri dari Loop Tour. Mereka di antaranya Aaron Rowe, Beoga, Finneas yang merupakan adik Billie Eilish, serta musisi asal Denmark, Lukas Graham.

Kasus tersebut pun kembali memunculkan perdebatan mengenai kebebasan berekspresi musisi, batas keterlibatan seniman dalam isu sosial-politik, serta sejauh mana promotor dan penyelenggara pertunjukan dapat menentukan materi yang dibawakan di atas panggung.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA