Arafah Siap Sambut 3 Juta Jemaah Haji
Ilustrasi. Sejumlah umat muslim berdoa di Jabal Rahmah, saat wukuf di padang Arafah, Arab Saudi. Foto: Antara/Prasetyo Utomo
Mekah:Kawasan masyair seperti Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) di Mekah, Arab Saudi, siap menyambut kedatangan sekitar 3 juta jemaah haji dari seantero jagat, termasuk di dalamnya 221 ribu jemaah haji Indonesia.

Satuan Tugas Operasi Armuzna Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2018 dan petugas haji Indonesia terus mematangkan operasi.


Jemaah haji dari seluruh dunia itu akan mengikuti wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah 1439 H. Tiga hari menjelang puncak haji, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, delegasi Amirul Haj, dan pejabat eselon I dan II Kementerian Agama meninjau kawasan Armuzna pada Kamis, 16 Agustus 2018 kemarin.

Di Arafah, Menag dan rombongan memasuki tenda pos kesehatan, kemudian bergerak ke tenda jemaah sekaligus melihat pendingin ruangan (mistfan) dan karpet, serta meninjau toilet. Setelah itu, Lukman melihat dapur tempat mengolah masakan.

Di dalam daftar menu tercantum jemaah haji akan mendapatkan makan tiga kali, yakni sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Sebanyak 19 perusahaan turut menyiapkan masakan bercita rasa Indonesia.

Lukman berhenti cukup lama di tenda jemaah. Ia pun meminta petugas lapangan memastikan kipas angin lantai dengan sistem embun air (mistfan) menyejukkan ruangan tenda yang akan diisi 80-100 orang. "Kalau kurang dingin, tambah lagi mistfan-nya," kata Menag ke petugas.

Setelah dari Arafah, Menag bergerak ke Muzdalifah. Lahan kosong beraspal itu tempat jemaah nantinya singgah sebentar. Toilet tampak baru dicat. Terakhir, Menag mengecek kesiapan di Mina. Semua tenda di Arafah dan Mina sudah terpasang. Karpet yang terpasang pun semuanya baru. Di tenda untuk kesehatan juga sudah berjejer pelbet.

Baca: Armuzna, Fase Terberat Berhaji

"Alhamdulillah semuanya sudah siap (Arafah dan Mina). Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih baik. Saya bersyukur pohon-pohon di Arafah tahun ini cepat tumbuh. Semoga membuat kesejukan bagi jemaah," kata Menag.

Sebelumnya, Menag menyiapkan formula 5-5-3 untuk menyukseskan fase Armuzna. Formula itu ialah penanganan yang komprehensif dan sistematis, yakni prawukuf, fase wukuf, dan pascawukuf. (Ade Alawi)



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id