Lewat 14 trek di ARIRANG, BTS ingin merangkum spektrum emosi yang muncul dalam berbagai fase kehidupan, seperti cinta dan kerinduan. Salah satu anggota BTS, Jungkook, menyebut bahwa tiga hingga empat lagu dalam comeback ini memiliki koreografi.
Masih banyak ARMY, nama basis penggemar BTS, yang bertanya-tanya tentang arti judul album ini. Simak informasi mengenai makna album terbaru BTS, ARIRANG.
Terinspirasi Lagu Rakyat Korea
"Arirang" merupakan lagu rakyat Korea dengan hampir 4 ribu variasi dari 60 versi berbeda. Kesamaan dari variasi ini terletak pada refrainnya yang berbunyi "arirang, arirang, arariyo." Lagu ini diperkirakan berusia lebih dari 600 tahun dan memiliki tempat unik dalam pengukuhan identitas Korea.
Bagi rakyat Negeri Ginseng, lagu ini mampu merangkum sesuatu yang disebut "han," alias sebuah emosi kompleks berupa kesedihan mendalam, kerinduan, dan duka kolektif yang bercampur dengan ketahanan dan harapan. “Arirang” dinilai sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar musik.
Meski “Arirang” menjadi lagu kebangsaan tidak resmi, hampir semua orang Korea, tanpa memandang wilayah atau generasi, pasti pernah menyanyikan lagu ini. “Arirang” menyinggung tema-tema perpisahan, cinta yang hilang, tragedi, hingga penderitaan sekaligus ketekunan dan cinta yang mendalam terhadap bangsa.
Sarat Nilai Sejarah dan Budaya Korea
Penelitian linguistik pun menemukan bahwa "Arirang" mengandung makna berlapis. Dalam bahasa Korea kuno, "ari" berarti "cantik" dan "rang" berarti "pengantin pria” sehingga sering diterjemahkan sebagai "kekasihku".Catatan tertulis pertama “Arirang” diyakini berasal dari Jeongseon, Provinsi Gangwon, dalam sebuah manuskrip tahun 1756. Sepanjang sejarah modern Korea yang bergejolak, “Arirang” terus dipakai sebagai simbol identitas nasional dan perlawanan.
Lagu ini menjadi seruan semangat selama perjuangan kemerdekaan Korea di bawah pendudukan Jepang. Terutama ketika upaya untuk memberantas budaya Korea mencapai puncaknya.
“Arirang” juga terdaftar dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang diajukan oleh Korea Selatan pada tahun 2012 dan Korea Utara pada tahun 2014.
ARIRANG Sebagai Makna Reuni
Para ARMY menilai pemilihan nama ARIRANG sebagai judul album comeback BTS adalah pilihan yang sangat disengaja.Grup beranggotakan V, RM, Jungkook, Jimin, Jin, J-Hope, dan Suga secara konsisten memusatkan identitas Korea mereka sepanjang karier global mereka. Mereka kerap memasukkan alat musik tradisional Korea dalam aransemen lagu, memakai hanbok ketika tampil, hingga membahas isu-isu sosial Korea dalam lirik mereka.
Album ARIRANG menandai kembalinya grup ini setelah hampir empat tahun vakum akibat wajib militer. Judul ini menyiratkan tema reuni, pulang kampung, dan pengalaman kolektif Korea; sesuai untuk sebuah grup yang telah bertahun-tahun terpisah dan kini bersatu kembali.
Pada proyek terbaru, BTS menegaskan bahwa seluruh member turut andil dalam penyempurnaan album, baik secara aransemen maupun lirik. Masing-masing anggota diberi kebebasan berekspresi untuk menciptakan makna kolektif.
Tuai Pro dan Kontra Penggemar
Walaupun ARIRANG secara judul sangat menggambarkan pengalaman kolektif rakyat Korea, beberapa dari mereka turut mengkritik pemilihan judul-judul trek di dalamnya. Alih-alih menggunakan bahasa Hangul, mereka memakai bahasa Inggris.Selain judul trek yang sebagian besar berbahasa Inggris, BTS juga melibatkan produser asing dalam pengerjaan ARIRANG, seperti Diplo, Pdogg, Ryan Tedder.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News