WISATA

Bertemu Spider-Man di Langit Tokyo

Agustinus Shindu Alpito
Rabu 08 Juli 2026 / 18:26
Ringkasnya gini..
  • Perjalanan ke Tokyo terasa berbeda saat Spider-Man menyambut penumpang sejak Bandara Changi hingga di dalam kabin Scoot.
  • Tema Spider-Man di pesawat Scoot mengubah penerbangan biasa menjadi pengalaman imersif yang penuh nostalgia.
  • Kolaborasi Scoot dan Spider-Man: Brand New Day menghadirkan pengalaman terbang unik dari Singapura menuju Tokyo.
"With great power comes great responsibility."

Kalimat itu terpampang di salah satu sisi kabin sesaat setelah saya melangkah masuk ke dalam pesawat Scoot dengan nomor lambung TR882 dari Singapura menuju Tokyo. Bagi sebagian penumpang, itu mungkin hanya bagian dari dekorasi. Namun bagi saya yang tumbuh bersama Spider-Man, kalimat tersebut membawa ingatan jauh ke masa kecil. Dari komik, serial animasi, hingga trilogi Spider-Man karya Sam Raimi, pesan itu selalu menjadi inti dari perjalanan Peter Parker. Bahwa kekuatan bukanlah soal kemampuan mengalahkan musuh, melainkan keberanian memikul tanggung jawab.
 
Saya belum benar-benar duduk di kursi, tetapi perjalanan menuju Tokyo sudah terasa berbeda. Pengalaman itu sebenarnya dimulai beberapa puluh menit sebelumnya di Terminal 1 Bandara Changi, Singapura.

Di tengah lalu lalang penumpang yang mengejar jadwal keberangkatan, berdiri sebuah instalasi Spider-Man berukuran asli. Orang-orang bergantian berhenti untuk berfoto. Anak-anak tampak antusias, sementara orang dewasa diam-diam ikut mengeluarkan ponsel. Rasanya menarik melihat sebuah karakter yang selama ini hanya hidup di layar bioskop kini menjadi bagian dari ruang yang begitu akrab bagi para pelancong.



Belum lama memasuki kabin Boeing 787 Dreamliner yang saya tumpangi menuju Tokyo Haneda, terdengar suara Peter Parker menyapa seluruh penumpang. Sapaan singkat itu disusul alunan musik dari Spider-Man: Brand New Day yang diputar hampir di sepanjang perjalanan. Musiknya tidak mendominasi suasana, hanya mengalir pelan di latar belakang, cukup untuk membangun atmosfer.

Sebagai seseorang yang tumbuh bersama kisah Peter Parker, saya merasa pengalaman ini bukan sekadar melihat ornamen bertema Marvel. Spider-Man selalu menjadi superhero yang paling manusiawi. Ia bisa gagal, kehilangan orang yang dicintai, merasa ragu, lalu bangkit lagi. Mungkin karena itu karakternya bertahan selama puluhan tahun dan terus menemukan penggemar baru di setiap generasi.

Pesawat yang saya tumpangi merupakan Boeing 787 Dreamliner, salah satu dari dua armada Scoot yang mendapat sentuhan khusus Spider-Man: Brand New Day, bersama Airbus A321neo. Pengalaman bertema ini diperkenalkan pada penerbangan perdana Singapura menuju Tokyo (Haneda) pada 30 Juni 2026, kemudian dijadwalkan hadir pada sejumlah rute pilihan menuju Jepang, Australia, Tiongkok, Filipina, dan Thailand hingga pertengahan September 2026.

Scoot dan Sony Pictures tampaknya memahami bahwa sebuah perjalanan dibangun oleh detail-detail kecil. Mulai dari instalasi Spider-Man di Bandara Changi, suara Peter Parker yang menyambut penumpang saat boarding, musik yang mengiringi suasana kabin, hingga slogan yang terpampang di dinding pesawat. Semuanya memberi pengalaman utuh "bertemu" Spider-Man.



Ketika pesawat mulai meninggalkan Singapura dan perlahan mengarah ke utara menuju Tokyo, saya kembali teringat kalimat yang pertama kali saya baca saat memasuki kabin.

"With great power comes great responsibility."

Kalimat itu memang lahir dari dunia komik. Namun di tengah perjalanan menuju sebuah kota yang selalu berhasil membuat saya ingin kembali, maknanya terasa melampaui kisah seorang manusia laba-laba.



Barangkali itulah yang paling saya ingat dari penerbangan ini. Bukan semata karena saya menaiki pesawat bertema Spider-Man, melainkan karena beberapa detail sederhana berhasil mengubah perjalanan yang biasa menjadi salah satu kenangan paling menyenangkan selama perjalanan ke Jepang.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)

MOST SEARCH