WISATA

Liburan ke Korea Makin Gampang! Indonesia dan Korsel Perkuat Kerja Sama Pariwisata

A. Firdaus
Selasa 30 Juni 2026 / 13:11
Ringkasnya gini..
  • Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas kolaborasi pariwisata internasional sekaligus meningkatkan arus kunjungan wisatawan antara kedua negara.
  • Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah kebijakan temporary visa-free entry.
  • Indonesia dan Korea Selatan memiliki visi yang sama dalam membangun sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan.
Jakarta: Di sela rangkaian Pertemuan Menteri Pariwisata APEC (TMM13) di Makau, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan berbagai negara. Salah satunya melalui pertemuan dengan Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea, Chae Hwi Young.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas kolaborasi pariwisata internasional sekaligus meningkatkan arus kunjungan wisatawan antara kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Widiyanti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Korea yang selama ini menjadi salah satu mitra strategis Indonesia di sektor pariwisata. Korea Selatan juga tercatat sebagai salah satu dari 10 pasar wisatawan mancanegara terbesar bagi Indonesia.
 

Sambut baik kebijakan bebas visa rombongan


Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah kebijakan temporary visa-free entry atau pembebasan sementara persyaratan visa bagi rombongan wisatawan Indonesia yang mulai diberlakukan Pemerintah Korea Selatan sejak 28 Mei 2026.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat Indonesia yang ingin berwisata ke Negeri Ginseng melalui perjalanan kelompok, sekaligus mendorong peningkatan pertukaran wisatawan antara kedua negara.

Bagi industri pariwisata, kemudahan akses seperti ini dinilai berpotensi memperluas peluang kerja sama antara agen perjalanan, maskapai, hingga pelaku usaha pariwisata di Indonesia dan Korea Selatan.
 

Perkuat kolaborasi di forum internasional


Selain membahas kemudahan mobilitas wisatawan, kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai penguatan kerja sama pariwisata di berbagai forum internasional, termasuk dalam kerangka Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan UN Tourism.

Menurut Widiyanti, Indonesia dan Korea Selatan memiliki visi yang sama dalam membangun sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Dengan kesamaan visi dalam kerangka APEC dan UN Tourism, Indonesia dan Republik Korea memiliki peluang besar untuk membawa kerja sama pariwisata ke tingkat yang lebih maju dan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," ujar Menpar Widiyanti.
 

Sejalan dengan agenda APEC


Pertemuan bilateral ini melengkapi berbagai agenda yang dibawa Indonesia dalam forum APEC di Makau. Sebelumnya, Widiyanti juga menegaskan komitmen Indonesia untuk mempercepat transformasi pariwisata melalui inovasi digital, penguatan UMKM, pengembangan destinasi pintar (smart destination), hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata.

Melalui forum tersebut, Indonesia mendorong pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dalam layanan wisata serta perluasan sistem pembayaran digital untuk mendukung pengalaman wisatawan yang lebih mudah dan nyaman.

Dengan penguatan kerja sama bilateral bersama Korea Selatan serta kolaborasi multilateral di APEC, Indonesia berharap mampu memperluas konektivitas wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Asia-Pasifik.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH