KULINER
Serunya “60 Seconds to Tokyo” di Sidoarjo, Kuliner Jepang dan Cosplay Jadi Satu
A. Firdaus
Sabtu 22 Agustus 2026 / 12:19
- Festival “60 Seconds to Tokyo” hadir di Sidoarjo dengan street food Jepang, live cooking, cosplay, Yosakoi, shodō, dan Japanese pop culture.
- Setelah sebelumnya mendapat antusiasme di Bandung, festival kuliner Jepang ini hadir di fave hotel Sidoarjo pada 12 Agustus 2026.
- Lewat kampanye Archipelago Global Flavours Series, Archipelago Hotels memang menghadirkan pengalaman kuliner tematik dari berbagai negara.
Jakarta: Mau merasakan vibes Tokyo tanpa harus terbang ke Jepang? Archipelago Hotels membawa pengalaman tersebut lebih dekat lewat Archipelago Japanese Street Food Festival – “60 Seconds to Tokyo”.
Setelah sebelumnya mendapat antusiasme di Bandung, festival kuliner Jepang ini hadir di fave hotel Sidoarjo pada 12 Agustus 2026. Bukan cuma menawarkan makanan khas Jepang, acara ini juga memadukan street food, Japanese pop culture, hiburan, hingga aktivitas interaktif.
Festival ini menyasar masyarakat Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya yang semakin dekat dengan tren kuliner, gaya hidup urban, serta budaya populer Jepang.
Salah satu daya tarik festival adalah konsep live cooking. Pengunjung bisa melihat langsung para chef menyiapkan hidangan dengan mengutamakan kecepatan, presisi, dan kesegaran bahan.
Konsep tersebut sekaligus menjadi inspirasi tema “60 Seconds to Tokyo”, yang ingin menghadirkan pengalaman kuliner ala street food Tokyo dengan suasana yang lebih dekat dan santai.
Berbagai menu spesial hasil kreasi chef Archipelago Hotels juga dihadirkan, mulai dari makanan gurih hingga dessert.

Konsep live cooking. Dok. Ist
Untuk menu utama, pengunjung bisa menemukan Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, dan Menchi Katsu.
Sementara untuk minuman tersedia Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, serta Hojicha Latte.
Buat pencinta makanan manis, ada Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese sebagai pilihan dessert.
“60 Seconds to Tokyo” juga mengajak pengunjung menikmati sisi lain budaya Jepang. Acara dibuka dengan pertunjukan tari Yosakoi yang langsung membawa nuansa festival Jepang ke Sidoarjo.
Pengunjung juga bisa mencoba aktivitas shodō atau kaligrafi Jepang. Menariknya, mereka dapat memperoleh tulisan nama dalam aksara Jepang yang dibuat langsung oleh shodō artist secara gratis.
Buat yang lebih suka dunia anime, manga, dan video game, ada pula cosplay competition hasil kolaborasi dengan komunitas Japan Matsuri.
Para peserta bisa tampil sebagai karakter favorit mereka, sementara pengunjung dapat mengikuti berbagai permainan bertema Japanese Pop Culture dan kuis interaktif berhadiah.
Suasana festival kemudian makin ramai dengan penampilan DJ yang memadukan musik bernuansa festival Jepang dengan lagu-lagu pop Indonesia terkini.
Sidoarjo dipilih sebagai lokasi festival karena dinilai memiliki komunitas kreatif yang berkembang serta antusiasme tinggi terhadap budaya pop Jepang.

Sebagai tuan rumah, fave hotel Sidoarjo juga menjadi pusat kegiatan yang melibatkan 11 hotel jaringan Archipelago Hotels di Jawa Timur. Dok. Ist
Hotel yang terlibat meliputi Aston Inn Jemursari - Surabaya, Aston Malang Hotel & Conference Center, Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, fave hotel Malang, fave hotel Rungkut Surabaya, fave hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, Quest Hotel Darmo - Surabaya, The Alana Hotel Malang, dan The Alana Surabaya.
CEO Archipelago Hotels, John Flood, mengatakan kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman kuliner yang inovatif sekaligus mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat.
"Sidoarjo dan Surabaya memiliki komunitas urban yang dinamis dengan ketertarikan tinggi terhadap budaya populer Jepang. Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa atmosfer Tokyo lebih dekat kepada masyarakat Jawa Timur," ujar John.
Buat yang belum sempat datang ke festival di fave hotel Sidoarjo, jangan khawatir. Menu spesial “60 Seconds to Tokyo” masih bisa dicicipi hingga 31 Desember 2026.
Menu tersebut tersedia di 139 hotel jaringan Archipelago Hotels di seluruh Indonesia, termasuk hotel dengan merek Aston, The Alana, Harper, Quest Hotels, Hotel Neo, dan fave hotel.

Traditional Yosakoi Dance Performance. Dok. Ist
Pengunjung bisa menikmatinya melalui layanan dine-in, room service, poolside, maupun sejumlah platform online food delivery.
Lewat kampanye Archipelago Global Flavours Series, Archipelago Hotels memang menghadirkan pengalaman kuliner tematik dari berbagai negara. Kali ini, Jepang dibawa lebih dekat lewat kombinasi street food, hiburan, dan budaya pop.
Jadi, buat yang penasaran dengan cita rasa Tokyo tetapi belum punya agenda terbang ke Jepang, pengalaman kuliner ini bisa jadi salah satu cara untuk mencicipinya lebih dekat.
(FIR)
Setelah sebelumnya mendapat antusiasme di Bandung, festival kuliner Jepang ini hadir di fave hotel Sidoarjo pada 12 Agustus 2026. Bukan cuma menawarkan makanan khas Jepang, acara ini juga memadukan street food, Japanese pop culture, hiburan, hingga aktivitas interaktif.
Festival ini menyasar masyarakat Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya yang semakin dekat dengan tren kuliner, gaya hidup urban, serta budaya populer Jepang.
Bisa cicip kuliner Jepang sambil lihat chef beraksi
Salah satu daya tarik festival adalah konsep live cooking. Pengunjung bisa melihat langsung para chef menyiapkan hidangan dengan mengutamakan kecepatan, presisi, dan kesegaran bahan.
Konsep tersebut sekaligus menjadi inspirasi tema “60 Seconds to Tokyo”, yang ingin menghadirkan pengalaman kuliner ala street food Tokyo dengan suasana yang lebih dekat dan santai.
Berbagai menu spesial hasil kreasi chef Archipelago Hotels juga dihadirkan, mulai dari makanan gurih hingga dessert.

Konsep live cooking. Dok. Ist
Untuk menu utama, pengunjung bisa menemukan Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, dan Menchi Katsu.
Sementara untuk minuman tersedia Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, serta Hojicha Latte.
Buat pencinta makanan manis, ada Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese sebagai pilihan dessert.
Bukan cuma makan, ada Yosakoi sampai Cosplay
“60 Seconds to Tokyo” juga mengajak pengunjung menikmati sisi lain budaya Jepang. Acara dibuka dengan pertunjukan tari Yosakoi yang langsung membawa nuansa festival Jepang ke Sidoarjo.
Pengunjung juga bisa mencoba aktivitas shodō atau kaligrafi Jepang. Menariknya, mereka dapat memperoleh tulisan nama dalam aksara Jepang yang dibuat langsung oleh shodō artist secara gratis.
Buat yang lebih suka dunia anime, manga, dan video game, ada pula cosplay competition hasil kolaborasi dengan komunitas Japan Matsuri.
Para peserta bisa tampil sebagai karakter favorit mereka, sementara pengunjung dapat mengikuti berbagai permainan bertema Japanese Pop Culture dan kuis interaktif berhadiah.
Suasana festival kemudian makin ramai dengan penampilan DJ yang memadukan musik bernuansa festival Jepang dengan lagu-lagu pop Indonesia terkini.
Libatkan 11 hotel di Jawa Timur
Sidoarjo dipilih sebagai lokasi festival karena dinilai memiliki komunitas kreatif yang berkembang serta antusiasme tinggi terhadap budaya pop Jepang.

Sebagai tuan rumah, fave hotel Sidoarjo juga menjadi pusat kegiatan yang melibatkan 11 hotel jaringan Archipelago Hotels di Jawa Timur. Dok. Ist
Hotel yang terlibat meliputi Aston Inn Jemursari - Surabaya, Aston Malang Hotel & Conference Center, Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, fave hotel Malang, fave hotel Rungkut Surabaya, fave hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, Quest Hotel Darmo - Surabaya, The Alana Hotel Malang, dan The Alana Surabaya.
CEO Archipelago Hotels, John Flood, mengatakan kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman kuliner yang inovatif sekaligus mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat.
"Sidoarjo dan Surabaya memiliki komunitas urban yang dinamis dengan ketertarikan tinggi terhadap budaya populer Jepang. Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa atmosfer Tokyo lebih dekat kepada masyarakat Jawa Timur," ujar John.
Nggak sempat datang? menu Tokyo masih ada
Buat yang belum sempat datang ke festival di fave hotel Sidoarjo, jangan khawatir. Menu spesial “60 Seconds to Tokyo” masih bisa dicicipi hingga 31 Desember 2026.
Menu tersebut tersedia di 139 hotel jaringan Archipelago Hotels di seluruh Indonesia, termasuk hotel dengan merek Aston, The Alana, Harper, Quest Hotels, Hotel Neo, dan fave hotel.

Traditional Yosakoi Dance Performance. Dok. Ist
Pengunjung bisa menikmatinya melalui layanan dine-in, room service, poolside, maupun sejumlah platform online food delivery.
Lewat kampanye Archipelago Global Flavours Series, Archipelago Hotels memang menghadirkan pengalaman kuliner tematik dari berbagai negara. Kali ini, Jepang dibawa lebih dekat lewat kombinasi street food, hiburan, dan budaya pop.
Jadi, buat yang penasaran dengan cita rasa Tokyo tetapi belum punya agenda terbang ke Jepang, pengalaman kuliner ini bisa jadi salah satu cara untuk mencicipinya lebih dekat.
(FIR)