BEAUTY

Niat Hati Pengin Muka Kaca, Eh Kebanyakan Skincare Malah Jadi Kusam?

Yatin Suleha
Selasa 06 Oktober 2026 / 14:57
Ringkasnya gini..
  • Kulit glowing nggak selalu berarti harus memakai banyak produk skincare.
  • Cleanser, moisturizer, dan sunscreen menjadi fondasi penting untuk menjaga kulit tetap sehat.
  • Terlalu banyak produk atau bahan aktif sekaligus justru bisa memicu iritasi.

Jakarta: Udah rajin skincare tapi wajah masih kelihatan kusam, gak fresh, atau malah gampang merah? Jangan buru-buru checkout serum baru. Bisa jadi, kulit kamu sebenarnya bukan kekurangan skincare, tapi justru kebanyakan.

American Academy of Dermatology Association (AAD) menjelaskan bahwa rutinitas skincare gak perlu dibuat rumit.

Dermatolog justru merekomendasikan fokus pada beberapa langkah dasar dan menggunakannya secara konsisten.

 



Menurut AAD, memakai terlalu banyak produk dapat mengiritasi kulit, terutama jika beberapa produk dengan bahan aktif digunakan bersamaan.
 

Mulai dari basic skincare


Kalau targetnya kulit sehat dan glowing, jangan skip tiga fondasi utama: membersihkan wajah, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari sinar matahari.

AAD merekomendasikan penggunaan cleanser yang lembut untuk membersihkan kotoran tanpa mengiritasi kulit.

Setelahnya, gunakan moisturizer yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit. Moisturizer membantu mempertahankan air di kulit sehingga kulit terasa lebih lembap dan terlihat lebih sehat.

Jadi, kulit berminyak pun tetap butuh pelembap. Tinggal pilih tekstur yang terasa nyaman dan sesuai kondisi kulit.
 

 

Rutinitas Skincare Pagi yang Cerah

(Basic skincare untuk menjaga kulit tetap sehat dan glowing. Foto: AI Generated)
 

Sunscreen jangan cuma pas panas

 

Mau kulit tetap terlihat sehat dalam jangka panjang? Sunscreen wajib masuk rutinitas pagi.

AAD merekomendasikan sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum, SPF 30 atau lebih tinggi, dan water resistant. Perlindungan ini membantu mengurangi kerusakan akibat sinar UV sekaligus menurunkan risiko kanker kulit dan tanda penuaan dini.

Artinya, sunscreen bukan sekadar produk tambahan biar skincare routine kelihatan niat. Ini justru salah satu langkah paling penting.

 

Jangan kalap pakai bahan aktif

 

Retinol, exfoliating acid, vitamin C, dan berbagai active ingredients memang punya manfaat masing-masing. Tapi bukan berarti semuanya harus dipakai dalam satu rutinitas.

AAD menyebut penggunaan terlalu banyak produk bisa menyebabkan iritasi. Bahkan, penggunaan bahan aktif lebih banyak dari petunjuknya dapat memicu masalah seperti kulit kering, pori tersumbat, atau tampilan kulit yang belang.

 


Kalau kulit mulai terasa perih, terbakar, gatal, atau kemerahan setelah mencoba produk baru, jangan dianggap sebagai tanda produknya sedang “bekerja”. AAD justru menyarankan menghentikan produk yang menyebabkan iritasi.
 

Jadi, glowing nggak harus berarti wajah mengilap karena numpuk skincare. Kulit yang sehat justru terasa nyaman, terhidrasi, dan terlindungi. Mulai dari basic, pilih produk sesuai kebutuhan, lalu konsisten. Nggak perlu ikut-ikutan semua tren skincare yang lewat di FYP.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH