GADGET TALK
Ngonten Nggak Ribet! Kamera Ini Punya Desain Compact dengan Lensa Baru
A. Firdaus
Sabtu 27 Juni 2026 / 18:12
- Tren fotografi dan pembuatan konten digital terus berkembang seiring meningkatnya gaya hidup yang serba visual.
- Kamera ini mengusung sensor 20,4MP berukuran Four Thirds BSI CMOS.
- Selama penyelenggaraan PRJ 2026, kamu dapat mencoba langsung ketiga produk terbaru tersebut di booth Panasonic Hall D.
Jakarta: Tren fotografi dan pembuatan konten digital terus berkembang seiring meningkatnya gaya hidup yang serba visual. Menjawab kebutuhan tersebut, Panasonic meluncurkan tiga produk terbaru dari lini LUMIX di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026, yakni kamera compact LUMIX DC-TZ300, LUMIX DC-L10, serta lensa prime LUMIX S 40mm F2 (S-S40).
Peluncuran ini menjadi bagian dari kampanye "Care for Your Moments", yang menegaskan komitmen Panasonic dalam menghadirkan teknologi imaging untuk membantu pengguna mengabadikan berbagai momen penting, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga kebutuhan profesional.
LUMIX DC-TZ300 dirancang bagi pengguna yang menginginkan kamera praktis tanpa mengorbankan kualitas gambar. Kamera ini dibekali sensor 20,1MP berukuran 1 inci (BSI CMOS) serta lensa LEICA 24-360mm yang memungkinkan pengguna mengambil foto lanskap maupun objek dari jarak jauh.
Untuk menjaga hasil foto tetap tajam, Panasonic menyematkan teknologi POWER O.I.S. dan 5-axis HYBRID O.I.S.+ yang membantu meredam guncangan saat memotret atau merekam video sambil bergerak.
Kamera ini juga mendukung perekaman video 4K, fitur 4K PHOTO, slow motion Full HD 120fps, fokus makro hingga jarak 3 sentimeter, 22 filter kreatif, serta konektivitas Bluetooth, WiFi, dan pengisian daya melalui USB Type-C.
Sementara itu, LUMIX DC-L10 menyasar fotografer yang mengutamakan pengalaman memotret dengan kontrol manual dan kualitas gambar lebih maksimal.
Kamera ini mengusung sensor 20,4MP berukuran Four Thirds BSI CMOS yang dipadukan dengan lensa tetap LEICA DC VARIO-SUMMILUX 24-75mm F1.7-2.8. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan efek bokeh yang lebih natural sekaligus tetap optimal dalam kondisi minim cahaya.
LUMIX DC-L10 juga dibekali sistem autofocus Phase Hybrid AF dengan 779 titik fokus, kemampuan continuous shooting hingga 30 frame per detik menggunakan electronic shutter, serta fitur Dynamic Range Boost untuk menghasilkan detail gambar yang lebih kaya.
Bagi kreator konten, Panasonic turut menghadirkan fitur REAL TIME LUT, Magic LUT melalui aplikasi LUMIX Lab, format MP4 (Lite) yang memudahkan unggahan ke media sosial, serta layar sentuh vari-angle yang fleksibel untuk pengambilan gambar horizontal maupun vertikal.
Melengkapi dua kamera tersebut, Panasonic memperkenalkan LUMIX S 40mm F2 (S-S40), lensa prime untuk kamera LUMIX S Series dengan mount L-Mount.
Lensa ini memiliki focal length 40mm yang mendekati sudut pandang mata manusia sehingga cocok digunakan untuk fotografi jalanan, portrait, hingga dokumentasi sehari-hari. Dengan aperture F2, pengguna dapat menghasilkan efek bokeh yang halus sekaligus tetap optimal saat memotret dalam kondisi cahaya rendah.
Meski memiliki dimensi yang ringkas dengan panjang sekitar 40,9 mm dan bobot hanya 144 gram, lensa ini telah dilengkapi fitur focus breathing suppression untuk kebutuhan video serta desain tahan debu dan cipratan air agar lebih andal digunakan di berbagai kondisi.
Selama penyelenggaraan PRJ 2026, kamu dapat mencoba langsung ketiga produk terbaru tersebut di booth Panasonic Hall D. Sekaligus mengikuti berbagai aktivitas fotografi dan sesi foto bersama menggunakan kamera LUMIX.
Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Arif Gobel, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perangkat visual terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas digital.
"Melalui peluncuran LUMIX DC-TZ300, LUMIX DC-L10, dan LUMIX S 40mm F2 di PRJ 2026, kami ingin memperkenalkan teknologi imaging yang mendukung berbagai aktivitas kreatif dan keseharian pengguna, baik bagi mereka yang mengutamakan fleksibilitas, maupun yang ingin mengeksplorasi lebih jauh dalam setiap bidikan," ujarnya.
Sementara itu, Product Manager LUMIX PT Panasonic Gobel Indonesia, Cut Noviani, menjelaskan bahwa ketiga produk tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna di Indonesia yang menginginkan perangkat ringan, mudah dibawa, sekaligus mampu menghasilkan kualitas gambar profesional.
Melalui peluncuran ini, Panasonic berharap dapat terus mendukung berkembangnya ekosistem kreator konten dan fotografi di Indonesia dengan menghadirkan perangkat imaging yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Peluncuran ini menjadi bagian dari kampanye "Care for Your Moments", yang menegaskan komitmen Panasonic dalam menghadirkan teknologi imaging untuk membantu pengguna mengabadikan berbagai momen penting, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga kebutuhan profesional.
Kamera ringkas untuk traveling hingga street photography
LUMIX DC-TZ300 dirancang bagi pengguna yang menginginkan kamera praktis tanpa mengorbankan kualitas gambar. Kamera ini dibekali sensor 20,1MP berukuran 1 inci (BSI CMOS) serta lensa LEICA 24-360mm yang memungkinkan pengguna mengambil foto lanskap maupun objek dari jarak jauh.
Untuk menjaga hasil foto tetap tajam, Panasonic menyematkan teknologi POWER O.I.S. dan 5-axis HYBRID O.I.S.+ yang membantu meredam guncangan saat memotret atau merekam video sambil bergerak.
Kamera ini juga mendukung perekaman video 4K, fitur 4K PHOTO, slow motion Full HD 120fps, fokus makro hingga jarak 3 sentimeter, 22 filter kreatif, serta konektivitas Bluetooth, WiFi, dan pengisian daya melalui USB Type-C.
Hadirkan kontrol manual bagi pecinta fotografi
Sementara itu, LUMIX DC-L10 menyasar fotografer yang mengutamakan pengalaman memotret dengan kontrol manual dan kualitas gambar lebih maksimal.
Kamera ini mengusung sensor 20,4MP berukuran Four Thirds BSI CMOS yang dipadukan dengan lensa tetap LEICA DC VARIO-SUMMILUX 24-75mm F1.7-2.8. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan efek bokeh yang lebih natural sekaligus tetap optimal dalam kondisi minim cahaya.
LUMIX DC-L10 juga dibekali sistem autofocus Phase Hybrid AF dengan 779 titik fokus, kemampuan continuous shooting hingga 30 frame per detik menggunakan electronic shutter, serta fitur Dynamic Range Boost untuk menghasilkan detail gambar yang lebih kaya.
Bagi kreator konten, Panasonic turut menghadirkan fitur REAL TIME LUT, Magic LUT melalui aplikasi LUMIX Lab, format MP4 (Lite) yang memudahkan unggahan ke media sosial, serta layar sentuh vari-angle yang fleksibel untuk pengambilan gambar horizontal maupun vertikal.
Lensa baru yang ringkas dan serbaguna
Melengkapi dua kamera tersebut, Panasonic memperkenalkan LUMIX S 40mm F2 (S-S40), lensa prime untuk kamera LUMIX S Series dengan mount L-Mount.
Lensa ini memiliki focal length 40mm yang mendekati sudut pandang mata manusia sehingga cocok digunakan untuk fotografi jalanan, portrait, hingga dokumentasi sehari-hari. Dengan aperture F2, pengguna dapat menghasilkan efek bokeh yang halus sekaligus tetap optimal saat memotret dalam kondisi cahaya rendah.
Meski memiliki dimensi yang ringkas dengan panjang sekitar 40,9 mm dan bobot hanya 144 gram, lensa ini telah dilengkapi fitur focus breathing suppression untuk kebutuhan video serta desain tahan debu dan cipratan air agar lebih andal digunakan di berbagai kondisi.
Bisa dicoba langsung di PRJ 2026
Selama penyelenggaraan PRJ 2026, kamu dapat mencoba langsung ketiga produk terbaru tersebut di booth Panasonic Hall D. Sekaligus mengikuti berbagai aktivitas fotografi dan sesi foto bersama menggunakan kamera LUMIX.
Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Arif Gobel, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perangkat visual terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas digital.
"Melalui peluncuran LUMIX DC-TZ300, LUMIX DC-L10, dan LUMIX S 40mm F2 di PRJ 2026, kami ingin memperkenalkan teknologi imaging yang mendukung berbagai aktivitas kreatif dan keseharian pengguna, baik bagi mereka yang mengutamakan fleksibilitas, maupun yang ingin mengeksplorasi lebih jauh dalam setiap bidikan," ujarnya.
Sementara itu, Product Manager LUMIX PT Panasonic Gobel Indonesia, Cut Noviani, menjelaskan bahwa ketiga produk tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna di Indonesia yang menginginkan perangkat ringan, mudah dibawa, sekaligus mampu menghasilkan kualitas gambar profesional.
Melalui peluncuran ini, Panasonic berharap dapat terus mendukung berkembangnya ekosistem kreator konten dan fotografi di Indonesia dengan menghadirkan perangkat imaging yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)