FITNESS & HEALTH
Kamu Baru Tahu 5 Minuman Ini Ternyata Bukan Musuh Gula Darah, Mind-blown!
Mia Vale
Minggu 15 Maret 2026 / 21:04
- Saat kamu mencoba mengelola gula darah, menemukan minuman yang tidak akan meningkatkan kadar gula darah seakan terasa sulit.
- Banyak minuman yang sering dikatakan buruk untuk gula darah, namun mengandung senyawa yang dapat mendukung kadar gula darah yang sehat.
- Untuk meluruskan kesalahpahaman, para ahli gizi melalui laman Eatingwell akan memberikan pendapat mereka.
Jakarta: Saat kamu mencoba mengelola gula darah, menemukan minuman yang tidak akan meningkatkan kadar gula darah seakan terasa sulit.
Tapi ternyata, ada lho, minuman yang mungkin seharusnya kamu hindari, namun sebenarnya cocok dan bahkan bermanfaat untuk pengelolaan gula darah.
Ya! Banyak minuman yang sering dikatakan buruk untuk gula darah, namun mengandung senyawa yang dapat mendukung kadar gula darah yang sehat.
Nah, untuk meluruskan kesalahpahaman, para ahli gizi melalui laman Eatingwell akan memberikan pendapat mereka tentang minuman yang mendapat reputasi buruk untuk pengelolaan gula darah, tapi sebaiknya kamu konsumsi. Berikut jenis minumannya!
Para penggemar kopi, kami punya kabar baik! “Kopi tanpa tambahan pemanis sebenarnya bermanfaat untuk kadar gula darah,” tegas Erin Palinski-Wade, RD, CDE, seorang ahli diet terdaftar dan penulis buku 2 Day Diabetes Diet.
Minum kopi hitam telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dan memperlambat perkembangan penyakit.
Palinski-Wade menunjuk pada keberadaan asam klorogenik dalam kopi, yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mengurangi peradangan.
Itu penting karena peradangan yang tidak terkontrol dapat mempersulit tubuh kamu untuk menggunakan insulinnya sendiri, sehingga mengganggu metabolisme glukosa. Jadi tidak masalah jika kamu suka kopi, asalkan tidak diberi pemanis untuk menghindari tambahan gula.
.jpg)
(Seperti dilansir dalam WebMD, Dr. Ulrika Ericson menyatakan dalam EASD di Wina, jika konsumsi produk susu tinggi lemak, termasuk susu susu full cream, ternyata efektif untuk mengurangi risiko serangan diabetes tipe 2 sampai 23 persen. Namun pada penderita diabetes, susu sebenarnya boleh dikonsumsi tapi perlu dibatasi porsinya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Susu sapi sering dianggap buruk untuk gula darah karena gula alami (laktosa) yang terkandung di dalamnya. Namun, minuman ini seimbang dengan protein, karbohidrat, dan lemak, sehingga dampaknya terhadap gula darah minimal.
Faktanya, beberapa penelitian telah menemukan korelasi antara peningkatan asupan susu sapi dan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2.
Memang, alasan pastinya belum diketahui, tapi hal ini mungkin disebabkan oleh nutrisi bermanfaat, termasuk vitamin D dan magnesium yang ditemukan dalam susu sapi, di mana dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Jus buah 100 persen dapat menjadi bagian dari rencana makan penderita diabetes dan menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Masalahnya, gula alami dalam jus seringkali membuat orang menghindarinya, meskipun gula alami sangat berbeda dari gula tambahan.
Kamu bisa mempertimbangkan hasil penelitian terbaru yang menemukan bahwa konsumsi jus buah dalam jumlah sedang tidak meningkatkan risiko diabetes tipe 2 atau berdampak negatif pada pengendalian gula darah.
Selain kandungan nutrisi dan antioksidan yang mengesankan, jus buah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada minuman manis.
Jadi, kecil kemungkinannya untuk membanjiri aliran darah dengan gula seperti halnya soda atau teh manis. Tapi tetap, batasi porsi hingga setengah cangkir setiap kali konsumsi untuk menjaga keseimbangan gula darah.
"Atau, padukan dengan sumber protein untuk memperlambat penyerapan gulanya, seperti segenggam kacang atau sepotong keju," imbuh Samantha Cassetty, M.S., RD, seorang ahli nutrisi dan kesehatan serta penulis bersama buku Sugar Shock.
Ada banyak mitos yang tidak berdasar tentang kedelai. Salah satunya, susu kedelai dapat meningkatkan gula darah. Benarkah? “Susu kedelai tanpa pemanis adalah salah satu susu nabati andalan saya karena kandungan proteinnya sama dengan susu sapi,” ujar Cassetty.
Susu kedelai juga rendah karbohidrat, menjadikannya pilihan sehat saat mengelola gula darah. Bahkan, 1 cangkir susu kedelai tanpa pemanis menyediakan 8 gram protein, sama seperti susu sapi, dan berkisar 9 gram karbohidrat.
Selain itu, protein dalam susu kedelai dapat memperlambat dampak karbohidrat lain dalam makanan atau camilan. Jadi, jika kamu makan semangkuk sereal atau oatmeal, menyajikannya dengan susu kedelai dapat membantu menstabilkan gula darah. Kuncinya, jangan ada tambahan gula!
Ingat bagaimana asam klorogenik dalam kopi bermanfaat untuk gula darah? Ternyata, teh juga memiliki senyawa ramah gula darah yang disebut katekin.
Penelitian telah menemukan bahwa katekin dari teh hijau dan teh hitam dapat mengatur gula darah dalam berbagai cara, seperti meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin, melindungi dari peradangan, dan berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan stres oksidatif.
Tidak heran teh termasuk di antara minuman kaya antioksidan terbaik untuk penderita diabetes. Cobalah minum teh tawar tanpa pemanis apa pun, baik itu gula atau pemanis tanpa kalori.
Soal minuman apa yang bisa membantu mengontrol gula darah, banyak sekali kebingungan dan informasi yang salah!
Sebenarnya, banyak minuman yang mungkin pernah kamu dengar buruk untuk gula darah dan mungkin kamu hindari, justru dapat membantu mengelola gula darah.
Intinya, memilih minuman yang bebas dari tambahan gula. Bila belum siap sepenuhnya meninggalkan gula, mulailah dari langkah kecil. Perlahan kurangi konsumsi minuman manis!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tapi ternyata, ada lho, minuman yang mungkin seharusnya kamu hindari, namun sebenarnya cocok dan bahkan bermanfaat untuk pengelolaan gula darah.
Ya! Banyak minuman yang sering dikatakan buruk untuk gula darah, namun mengandung senyawa yang dapat mendukung kadar gula darah yang sehat.
Nah, untuk meluruskan kesalahpahaman, para ahli gizi melalui laman Eatingwell akan memberikan pendapat mereka tentang minuman yang mendapat reputasi buruk untuk pengelolaan gula darah, tapi sebaiknya kamu konsumsi. Berikut jenis minumannya!
1. Kopi
Para penggemar kopi, kami punya kabar baik! “Kopi tanpa tambahan pemanis sebenarnya bermanfaat untuk kadar gula darah,” tegas Erin Palinski-Wade, RD, CDE, seorang ahli diet terdaftar dan penulis buku 2 Day Diabetes Diet.
Minum kopi hitam telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dan memperlambat perkembangan penyakit.
Palinski-Wade menunjuk pada keberadaan asam klorogenik dalam kopi, yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mengurangi peradangan.
Itu penting karena peradangan yang tidak terkontrol dapat mempersulit tubuh kamu untuk menggunakan insulinnya sendiri, sehingga mengganggu metabolisme glukosa. Jadi tidak masalah jika kamu suka kopi, asalkan tidak diberi pemanis untuk menghindari tambahan gula.
2. Susu sapi
.jpg)
(Seperti dilansir dalam WebMD, Dr. Ulrika Ericson menyatakan dalam EASD di Wina, jika konsumsi produk susu tinggi lemak, termasuk susu susu full cream, ternyata efektif untuk mengurangi risiko serangan diabetes tipe 2 sampai 23 persen. Namun pada penderita diabetes, susu sebenarnya boleh dikonsumsi tapi perlu dibatasi porsinya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Susu sapi sering dianggap buruk untuk gula darah karena gula alami (laktosa) yang terkandung di dalamnya. Namun, minuman ini seimbang dengan protein, karbohidrat, dan lemak, sehingga dampaknya terhadap gula darah minimal.
Faktanya, beberapa penelitian telah menemukan korelasi antara peningkatan asupan susu sapi dan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2.
Memang, alasan pastinya belum diketahui, tapi hal ini mungkin disebabkan oleh nutrisi bermanfaat, termasuk vitamin D dan magnesium yang ditemukan dalam susu sapi, di mana dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
3. Jus buah 100 persen
Jus buah 100 persen dapat menjadi bagian dari rencana makan penderita diabetes dan menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Masalahnya, gula alami dalam jus seringkali membuat orang menghindarinya, meskipun gula alami sangat berbeda dari gula tambahan.
Kamu bisa mempertimbangkan hasil penelitian terbaru yang menemukan bahwa konsumsi jus buah dalam jumlah sedang tidak meningkatkan risiko diabetes tipe 2 atau berdampak negatif pada pengendalian gula darah.
Selain kandungan nutrisi dan antioksidan yang mengesankan, jus buah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada minuman manis.
Jadi, kecil kemungkinannya untuk membanjiri aliran darah dengan gula seperti halnya soda atau teh manis. Tapi tetap, batasi porsi hingga setengah cangkir setiap kali konsumsi untuk menjaga keseimbangan gula darah.
"Atau, padukan dengan sumber protein untuk memperlambat penyerapan gulanya, seperti segenggam kacang atau sepotong keju," imbuh Samantha Cassetty, M.S., RD, seorang ahli nutrisi dan kesehatan serta penulis bersama buku Sugar Shock.
4. Susu kedelai
Ada banyak mitos yang tidak berdasar tentang kedelai. Salah satunya, susu kedelai dapat meningkatkan gula darah. Benarkah? “Susu kedelai tanpa pemanis adalah salah satu susu nabati andalan saya karena kandungan proteinnya sama dengan susu sapi,” ujar Cassetty.
Susu kedelai juga rendah karbohidrat, menjadikannya pilihan sehat saat mengelola gula darah. Bahkan, 1 cangkir susu kedelai tanpa pemanis menyediakan 8 gram protein, sama seperti susu sapi, dan berkisar 9 gram karbohidrat.
Selain itu, protein dalam susu kedelai dapat memperlambat dampak karbohidrat lain dalam makanan atau camilan. Jadi, jika kamu makan semangkuk sereal atau oatmeal, menyajikannya dengan susu kedelai dapat membantu menstabilkan gula darah. Kuncinya, jangan ada tambahan gula!
5. Teh
Ingat bagaimana asam klorogenik dalam kopi bermanfaat untuk gula darah? Ternyata, teh juga memiliki senyawa ramah gula darah yang disebut katekin.
Penelitian telah menemukan bahwa katekin dari teh hijau dan teh hitam dapat mengatur gula darah dalam berbagai cara, seperti meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin, melindungi dari peradangan, dan berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan stres oksidatif.
Tidak heran teh termasuk di antara minuman kaya antioksidan terbaik untuk penderita diabetes. Cobalah minum teh tawar tanpa pemanis apa pun, baik itu gula atau pemanis tanpa kalori.
Soal minuman apa yang bisa membantu mengontrol gula darah, banyak sekali kebingungan dan informasi yang salah!
Sebenarnya, banyak minuman yang mungkin pernah kamu dengar buruk untuk gula darah dan mungkin kamu hindari, justru dapat membantu mengelola gula darah.
Intinya, memilih minuman yang bebas dari tambahan gula. Bila belum siap sepenuhnya meninggalkan gula, mulailah dari langkah kecil. Perlahan kurangi konsumsi minuman manis!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)