FITNESS & HEALTH
Penelitian: Multiple Sclerosis Buat Orang Merasa Kesepian
Kumara Anggita
Minggu 01 November 2020 / 16:00
Jakarta: Pernahkah kamu mendengar tentang multiple sclerosis? Ini adalah kondisi autoimun, kronis, dan inflamasi yang memengaruhi dua sistem saraf pusat (SSP). Multiple sclerosis atau sklerosis ganda adalah suatu penyakit saat sistem kekebalan tubuh menggerogoti lapisan pelindung saraf.
Kerusakan saraf akibat MS mengganggu komunikasi antara otak dan tubuh. Sklerosis multipel menyebabkan banyak gejala yang berbeda, termasuk hilangnya penglihatan, nyeri, rasa lelah, dan gangguan koordinasi.
Berdasarkan data, terdapat lebih dari 2,3 juta orang menyandang MS di seluruh dunia dengan sebagian besar didiagnosis antara usia 20 dan 40 tahun.
Penyakit ini terjadi dua kali lebih sering pada perempuan dibandingkan dengan pria dan merupakan penyakit neurologis yang paling umum, tidak traumatis, dan dapat kelumpuhan pada orang dewasa.
Berdasarkan penelitian dari MS Society UK, tiga dari lima penyandang MS sering kali merasa kesepian dikarenakan kondisi kesehatan mereka. Adanya hambatan sosial, dapat menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi. Hal ini akan semakin parah dengan keadaan pandemi covid-19.
Tema hari MS sedunia tahun 2020 - 2022 adalah MS Connections yang bertujuan untuk mendukung dan membangun komunitas yang saling terkoneksi. Oleh karena itu, dalam masa-masa ini, sebisa mungkin semua pasien bisa tetap terhubung.
Andrew Paterson, Head of Neurology & Immunology Merck mengatakan bahwa Merck (perusahaan sains dan teknologi) adalah perusahaan yang tanpa henti berfokus dalam memahami MS dari dalam dan luar.
“Kami juga memahami bahwa masih ada hal lain mengenai MS selain dampak fisik yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Bagi para penyandang MS, masalah ini dapat menyebabkan hambatan sosial yang signifikan, khususnya ditengah situasi pandemi covid-19,” lanjutnya.
.jpg)
(“Kegiatan online seperti gaming saat ini banyak digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisai secara virtual sehingga menciptakan suatu komunitas," ujar Andrew Paterson, Head of Neurology & Immunology Merck. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Merck memanfaatkan teknologi untuk menghubungkan para pasien. Game online bisa menjadi salah satu pilihan.
“Kegiatan online seperti gaming saat ini banyak digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisai secara virtual sehingga menciptakan suatu komunitas. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Twitch untuk menciptakan inovasi yang dapat menghubungkan para penyandang MS dengan cara yang baru,” ujarnya.
“Berkolaborasi dengan Twitch, perusahaan penyedia layanan dan komunitas terkemuka dunia untuk hiburan multiplayer, Merck berinisiatif untuk memberikan donasi kepada Multiple Sclerosis International Federation (MSIF), agar para penyandang MS dapat memiliki akses informasi terbaik secara gratis, dan dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tentang kesehatan khususnya di tengah situasi covid-19,” ujarnya.
Merck dan Twitch secara virtual akan menghubungkan para penyandang MS dan meningkatkan kesadaran publik untuk membantu memerangi stigma yang terkait dengan penyakit ini. Live streaming juga digunakan sebagai platform pengumpulan dana untuk MSIF.
Terapi yang dilakukan untuk penyakit MS mempunyai dampak terhadap sistem imunitas tubuh. Pilihan pengobatan DMT (disease modifying treatment) untuk penyandang MS cukup kompleks dan perlu mempertimbangkan banyak faktor. Salah satunya adalah potensi peningkatan risiko infeksi covid-19 dalam periode beberapa bulan ke depan.
Oleh karena itu, para penyandang MS yang rutin menjalakankan terapi disarankan untuk berkonsultasi via virtual dengan dokter yang merawat sebelum menghentikan atau mengubah pengobatan selama masa pandemi covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Kerusakan saraf akibat MS mengganggu komunikasi antara otak dan tubuh. Sklerosis multipel menyebabkan banyak gejala yang berbeda, termasuk hilangnya penglihatan, nyeri, rasa lelah, dan gangguan koordinasi.
Berdasarkan data, terdapat lebih dari 2,3 juta orang menyandang MS di seluruh dunia dengan sebagian besar didiagnosis antara usia 20 dan 40 tahun.
Penyakit ini terjadi dua kali lebih sering pada perempuan dibandingkan dengan pria dan merupakan penyakit neurologis yang paling umum, tidak traumatis, dan dapat kelumpuhan pada orang dewasa.
Penderita MS banyak yang kesepian
Berdasarkan penelitian dari MS Society UK, tiga dari lima penyandang MS sering kali merasa kesepian dikarenakan kondisi kesehatan mereka. Adanya hambatan sosial, dapat menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi. Hal ini akan semakin parah dengan keadaan pandemi covid-19.
Tema hari MS sedunia tahun 2020 - 2022 adalah MS Connections yang bertujuan untuk mendukung dan membangun komunitas yang saling terkoneksi. Oleh karena itu, dalam masa-masa ini, sebisa mungkin semua pasien bisa tetap terhubung.
Andrew Paterson, Head of Neurology & Immunology Merck mengatakan bahwa Merck (perusahaan sains dan teknologi) adalah perusahaan yang tanpa henti berfokus dalam memahami MS dari dalam dan luar.
“Kami juga memahami bahwa masih ada hal lain mengenai MS selain dampak fisik yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Bagi para penyandang MS, masalah ini dapat menyebabkan hambatan sosial yang signifikan, khususnya ditengah situasi pandemi covid-19,” lanjutnya.
.jpg)
(“Kegiatan online seperti gaming saat ini banyak digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisai secara virtual sehingga menciptakan suatu komunitas," ujar Andrew Paterson, Head of Neurology & Immunology Merck. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Pilihan game saling menghubungkan
Merck memanfaatkan teknologi untuk menghubungkan para pasien. Game online bisa menjadi salah satu pilihan.
“Kegiatan online seperti gaming saat ini banyak digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi dan bersosialisai secara virtual sehingga menciptakan suatu komunitas. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Twitch untuk menciptakan inovasi yang dapat menghubungkan para penyandang MS dengan cara yang baru,” ujarnya.
“Berkolaborasi dengan Twitch, perusahaan penyedia layanan dan komunitas terkemuka dunia untuk hiburan multiplayer, Merck berinisiatif untuk memberikan donasi kepada Multiple Sclerosis International Federation (MSIF), agar para penyandang MS dapat memiliki akses informasi terbaik secara gratis, dan dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tentang kesehatan khususnya di tengah situasi covid-19,” ujarnya.
Merck dan Twitch secara virtual akan menghubungkan para penyandang MS dan meningkatkan kesadaran publik untuk membantu memerangi stigma yang terkait dengan penyakit ini. Live streaming juga digunakan sebagai platform pengumpulan dana untuk MSIF.
Terapi virtual
Terapi yang dilakukan untuk penyakit MS mempunyai dampak terhadap sistem imunitas tubuh. Pilihan pengobatan DMT (disease modifying treatment) untuk penyandang MS cukup kompleks dan perlu mempertimbangkan banyak faktor. Salah satunya adalah potensi peningkatan risiko infeksi covid-19 dalam periode beberapa bulan ke depan.
Oleh karena itu, para penyandang MS yang rutin menjalakankan terapi disarankan untuk berkonsultasi via virtual dengan dokter yang merawat sebelum menghentikan atau mengubah pengobatan selama masa pandemi covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)