COMMUNITY

Diplomasi Rasa Bestie, Momen Hangat Prabowo di Korea Jadi Sorotan

A. Firdaus
Sabtu 04 April 2026 / 17:23
Ringkasnya gini..
  • Nggak cuma fokus ke agenda resmi, Prabowo juga 'main hati' lewat pendekatan personal.
  • Prabowo ngasih hadiah baju khusus buat anjing peliharaan Presiden Korea Selatan.
  • Prabowo juga bawa oleh-oleh khas Indonesia.
Jakarta: Kalau denger kata kunjungan kenegaraan, yang kebayang biasanya pasti suasana super formal, penuh protokol, dan obrolan serius antarnegara. Tapi kali ini, vibes-nya beda.

Kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Korea Selatan pada Rabu (1/4/2026) justru dipenuhi momen hangat yang bikin suasana jadi lebih santai dan manusiawi.

Nggak cuma fokus ke agenda resmi, Prabowo juga 'main hati' lewat pendekatan personal. Menurut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, diplomasi itu nggak melulu soal rapat dan kesepakatan, tapi juga soal koneksi antar manusia.

“Yang penting itu bukan cuma hasil pertemuan, tapi hubungan personal yang bisa nempel di hati,” kira-kira begitu pesannya.

Sebagai bentuk 'soft diplomacy', Prabowo juga bawa oleh-oleh khas Indonesia. Mulai dari keris Bali sampai guci keramik dari Jawa Timur, produk UMKM yang nggak cuma estetik, tapi juga punya nilai budaya tinggi.

Tujuannya jelas: ngenalin Indonesia ke dunia dengan cara yang lebih berasa. Tapi, highlight sesungguhnya justru datang dari momen yang super unexpected.

Prabowo ngasih hadiah baju khusus buat anjing peliharaan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. Yup, kamu nggak salah baca, anjing!

Momen ini langsung jadi sorotan karena jarang banget ada kejadian se-“gemas” ini di level kenegaraan.

Yang makin bikin ngakak sekaligus hangat, ternyata anjing milik Presiden Lee punya nama yang sama dengan kucing peliharaan Prabowo: Bobby. Plot twist banget, kan?

Dari situ kelihatan kalau diplomasi zaman sekarang nggak harus kaku. Justru sentuhan kecil yang tulus dan relatable kayak gini bisa bikin hubungan antarnegara jadi lebih dekat.

Di tengah dunia yang makin kompleks, pendekatan yang santai tapi meaningful justru jadi kunci baru. Karena kadang, hal simpel, bahkan dari “kekuatan anabul”, bisa jadi jembatan buat hubungan yang lebih kuat.

Secillia Nur Hafiffah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH