FITNESS & HEALTH

Pejuang Garis 2 Wajib Tahu Cara Hitung Masa Subur

Mia Vale
Senin 18 Mei 2026 / 18:19
Ringkasnya gini..
  • Buat kamu yang sudah menikah, tahu kapan masa subur sendiri itu penting banget, lho.
  • Apalagi kalau kamu dan suami memang lagi planning banget buat punya momongan.
  • Tapi perlu diingat ya, masa subur setiap wanita itu gak sama karena semua tergantung pada siklus menstruasi masing-masing.
Jakarta: Buat kamu yang sudah menikah, tahu kapan masa subur sendiri itu penting banget, lho. Apalagi kalau kamu dan suami memang lagi planning banget buat punya momongan.

Logikanya, kalau kamu melakukan hubungan intim pas lagi di masa subur, proses pembuahan bakal jauh lebih mudah terjadi. Alhasil, peluang kamu untuk hamil pun otomatis jadi lebih besar.

Tapi perlu diingat ya, masa subur setiap wanita itu gak sama karena semua tergantung pada siklus menstruasi masing-masing. 
 
Nah, biar gak bingung, kamu bisa mulai memantau masa subur dengan cara mencatat siklus haid, memerhatikan perubahan tubuh (seperti suhu basal tubuh), atau biar lebih praktis, pakai aja alat uji tes ovulasi. Hal-hal mendasar kayak gini wajib banget kamu pahami sejak awal!

 

Mengenal masa subur wanita


Pada masa menstruasi, sel telur akan kembali berkembang di dalam ovarium. Saat sel telur sudah matang, ovarium akan melepaskan sel telur tersebut. Peristiwa inilah yang disebut dengan ovulasi. 

Ovulasi sendiri menurut laman Halodoc merupakan fase dalam siklus menstruasi ketika ovarium melepaskan sel telur. 

Sel telur bergerak melalui tuba falopi, tempat ia dapat dibuahi oleh sperma. Ini dapat memulai kehamilan. Inilah mengapa kamu harus tahu kapan masa haid dimulai.

Proses ovulasi atau masa subur terjadi sekitar 12–14 hari sebelum hari pertama menstruasi kamu berikutnya. Sebenarnya kapan ovulasi dimulai bergantung pada siklus menstruasi kamu. 

Bila siklus menstruasi tergolong singkat, misalnya hanya 22 hari, maka ovulasi bisa terjadi hanya beberapa hari setelah menstruasi berakhir. 

Inilah mengapa waktu ovulasi tiap wanita bisa berbeda-beda. Jadi, dengan mengetahui siklus menstruasi, kamu bisa memperkirakan kapan waktu ovulasimu dimulai.
 

Lalu, kapan masa subur wanita berlangsung? 




(Waktu ovulasi yang tepat bervariasi dari orang ke orang dan bahkan dari siklus ke siklus. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Masa subur kamu dimulai di sekitar waktu ovulasi, yaitu kira-kira lima hari sebelum ovulasi terjadi. Biasanya, masa subur wanita terjadi sekitar 12–16 hari sebelum masa haid berikutnya. 

Dengan kata lain, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 sampai hari ke-17 setelah hari pertama menstruasi terakhir. 

Namun, hal tersebut berlaku bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur 28 hari. Bagi kamu yang memiliki siklus menstruasi berbeda, maka bisa mempelajari dan menghitung kapan masa subur kamu.
 

Cara mengetahui waktu ovulasi 


Ada beberapa cara untuk melacak siklus dan memperkirakan kapan kamu seharusnya berovulasi. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan, mengutip laman Cleveland Clinic:

- Lacak siklus menstruasi, catat siklus kamu di kertas atau aplikasi selama beberapa bulan, di mana kebanyakan orang berovulasi 14 hari sebelum menstruasi dimulai. Jangan lupa catat kapan menstruasi dimulai dan apakah ada gejala apa pun.

- Lendir serviks, biasanya, beberapa hari sebelum ovulasi, lendir serviks kamu menjadi bening dan licin (seperti putih telur). Konsistensi ini memudahkan sperma untuk berenang naik dan bertemu dengan sel telur. 

- Kit ovulasi meminta kamu untuk buang air kecil pada strip indikator. Cara kerjanya, dengan mendeteksi LH (hormon luteinizing) dalam urine, dan lakukan di pagi hari. 

Bila positif, artinya kamu akan berovulasi (biasanya dalam 36 jam). Mulailah melacak pada hari ke-10 siklus menstruasi kamu dan lanjutkan hingga hasilnya positif.

- Suhu basal tubuh sedikit meningkat selama ovulasi (biasanya berkisar 0,5 hingga 1 derajat). Ukur suhu tubuh setiap pagi menggunakan termometer basal tubuh. 

Metode ini hanya efektif jika kamu mengukur suhu sebelum bangun tidur dan sebelum makan/minum. Catat hasilnya selama beberapa bulan dan catat hari ke berapa dalam siklus kamu terjadi peningkatan suhu.

- Metode kalender, temukan siklus terpendek dan siklus terpanjang kamu dalam periode enam bulan. Kurangi 18 hari dari siklus terpendek dan 11 hari dari siklus terpanjang. 

Kedua angka ini memberi hari-hari paling subur dalam siklus kamu. Misal, jika panjang siklus kamu, 27 dan 32 hari, masa subur kamu adalah hari ke-9 hingga ke-21 dalam siklus bulanan.
 
Ingat, secara keseluruhan, penerapan pola hidup sehat dapat meningkatkan peluang kehamilan secara alami tanpa perlu langsung menjalani intervensi medis. 

Waktu ovulasi yang tepat bervariasi dari orang ke orang dan bahkan dari siklus ke siklus. Tanpa ovulasi, sulit bagi wanita untuk hamil atau memiliki siklus menstruasi yang teratur. 

Jadi, temui dokter atau penyedia layanan kesehatan jika kamu masih bingung mengetahui masa suburmu, ya! 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH