FITNESS & HEALTH
Real Support System! Intip Gerakan 'Strong Women with Strong Support System' di Hari Kartini
Yatin Suleha
Selasa 21 April 2026 / 18:00
- Hari Kartini itu selalu jadi momen spesial buat ngerayain betapa hebatnya perempuan Indonesia.
- Gak cuma soal karier, tapi juga soal keberanian mereka saat menjalani peran baru, terutama pas lagi berjuang jadi seorang ibu.
- Menjadi ibu adalah fase transisi yang luar biasa, namun sering kali penuh dengan tantangan, perubahan hormon, hingga kelelahan fisik.
Jakarta: Hari Kartini itu selalu jadi momen spesial buat ngerayain betapa hebatnya perempuan Indonesia. Gak cuma soal karier, tapi juga soal keberanian mereka saat menjalani peran baru, terutama pas lagi berjuang jadi seorang ibu.
Tahun ini, Prenagen memaknai semangat Kartini dengan membawa pesan yang lebih dalam dan menyentuh. Berawal dari kesuksesan kampanye “Siapa Takut Jadi Ibu?” yang fokus membantu Gen Z mengatasi keraguan serta rasa overthinking saat memasuki motherhood journey, kini Prenagen melangkah lebih jauh.
Bukan lagi sekadar bicara soal mengalahkan rasa takut, kali ini Prenagen ingin memastikan bahwa setiap ibu merasa didampingi dan tidak merasa sendirian dalam menjalani setiap prosesnya.
Langkah ini berangkat dari pemahaman bahwa kekuatan seorang perempuan tidak hanya lahir dari dalam dirinya sendiri, melainkan juga dari ekosistem yang ada di sekelilingnya.
Melalui gerakan “Strong Women with Strong Support System,” Prenagen ingin mengajak semua orang untuk mengubah cara pandang perjalanan seorang ibu: mulai dari kehamilan hingga proses mengasuh, bukanlah beban individu, melainkan perjalanan yang layak didukung oleh lingkungan sekitarnya.
Prenagen percaya kalau di balik ibu yang tangguh dan tetap produktif, ada support system yang luar biasa di belakangnya.
Mulai dari suami yang selalu siaga, keluarga yang suportif, sampai lingkungan sosial yang peka. Gak lupa juga soal asupan nutrisi yang lengkap dan praktis, biar ibu tetep sehat tanpa harus ribet.
Menjadi ibu adalah fase transisi yang luar biasa, namun sering kali penuh dengan tantangan, perubahan hormon, hingga kelelahan fisik yang terkadang memicu rasa ragu.
“Menjadi ibu adalah perjalanan hebat, tapi bukan berarti harus dijalani sendirian. Di momen Hari Kartini ini, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para ibu yang tetap hebat menjalankan berbagai peran, baik di rumah maupun saat bermobilisasi di ruang publik," ujar Junita selaku Business Group Manager Prenagen.
.jpeg)
(Tidak ada ibu yang harus berjuang sendirian, karena setiap ibu adalah perempuan kuat yang layak mendapatkan dukungan terbaik dari kita semua. Foto: Dok. Istimewa)
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton, tapi menjadi kekuatan tambahan bagi mereka,” tambah Junita.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Prenagen menggelar serangkaian aktivitas yang menyentuh langsung keseharian para ibu sebagai bentuk apresiasi atas mobilitas mereka yang luar biasa. Salah satunya dengan menghadirkan “Joki Bumil” di transportasi umum Jakarta.
Langkah ini lahir dari kesadaran bahwa tantangan terbesar ibu hamil sering kali muncul saat berada di fasilitas umum, Prenagen menghadirkan inisiatif “Joki Bumil”.
Bukan sekadar bantuan fisik, para joki ini bertugas memastikan ibu hamil mendapatkan kenyamanan dan akses prioritas yang layak di tengah padatnya mobilitas kota.
Inisiatif ini menjadi sebuah pernyataan bahwa keamanan dan kenyamanan ibu di ruang publik adalah bentuk penghargaan kita terhadap perjuangan mereka.
Selain dukungan di perjalanan, Prenagen juga menghadirkan kejutan melalui aksi Social Experiment di berbagai titik keramaian.
Dalam aksi spontan ini, Prenagen membagikan Prenagen UHT sebagai dukungan nutrisi lengkap, praktis, dan terukur yang mendukung aktivitas para ibu hebat.
Lebih dari itu, setiap ibu menerima surat penyemangat berisi pesan personal yang ditulis khusus untuk mengingatkan mereka bahwa setiap langkah kecil yang mereka ambil adalah inspirasi bagi banyak orang.
Melalui gerakan ini, Prenagen ingin mengajak masyarakat luas untuk lebih peka terhadap kebutuhan para ibu di sekitar kita. Hal kecil seperti memberikan tempat duduk di transportasi umum, memberikan senyum penyemangat, atau sekadar memvalidasi perjuangan mereka bisa menjadi bentuk dukungan yang luar biasa bagi kesehatan mental dan fisik ibu.
Prenagen pun berkomitmen hadir sebagai sahabat nutrisi utama, memastikan setiap ibu mendapatkan asupan terbaik dengan cara yang praktis, bahkan di tengah kesibukan mobilitas mereka yang tinggi.
“Kami percaya bahwa ibu yang kuat lahir dari lingkungan yang saling merangkul. Melalui Prenagen, kami menyediakan nutrisi lengkap, praktis dan terukur agar ibu tetap sehat. Selain itu, kami juga ingin mengajak semua orang untuk memberikan sandaran emosional bagi mereka,” tambah Junita.
Dengan semangat Kartini, mari kita tunjukkan bahwa tidak ada ibu yang harus berjuang sendirian. Karena setiap ibu adalah perempuan kuat yang layak mendapatkan dukungan terbaik dari kita semua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Tahun ini, Prenagen memaknai semangat Kartini dengan membawa pesan yang lebih dalam dan menyentuh. Berawal dari kesuksesan kampanye “Siapa Takut Jadi Ibu?” yang fokus membantu Gen Z mengatasi keraguan serta rasa overthinking saat memasuki motherhood journey, kini Prenagen melangkah lebih jauh.
Bukan lagi sekadar bicara soal mengalahkan rasa takut, kali ini Prenagen ingin memastikan bahwa setiap ibu merasa didampingi dan tidak merasa sendirian dalam menjalani setiap prosesnya.
Langkah ini berangkat dari pemahaman bahwa kekuatan seorang perempuan tidak hanya lahir dari dalam dirinya sendiri, melainkan juga dari ekosistem yang ada di sekelilingnya.
Melalui gerakan “Strong Women with Strong Support System,” Prenagen ingin mengajak semua orang untuk mengubah cara pandang perjalanan seorang ibu: mulai dari kehamilan hingga proses mengasuh, bukanlah beban individu, melainkan perjalanan yang layak didukung oleh lingkungan sekitarnya.
Prenagen percaya kalau di balik ibu yang tangguh dan tetap produktif, ada support system yang luar biasa di belakangnya.
Mulai dari suami yang selalu siaga, keluarga yang suportif, sampai lingkungan sosial yang peka. Gak lupa juga soal asupan nutrisi yang lengkap dan praktis, biar ibu tetep sehat tanpa harus ribet.
"Joki Bumil” di transportasi umum
Menjadi ibu adalah fase transisi yang luar biasa, namun sering kali penuh dengan tantangan, perubahan hormon, hingga kelelahan fisik yang terkadang memicu rasa ragu.
“Menjadi ibu adalah perjalanan hebat, tapi bukan berarti harus dijalani sendirian. Di momen Hari Kartini ini, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para ibu yang tetap hebat menjalankan berbagai peran, baik di rumah maupun saat bermobilisasi di ruang publik," ujar Junita selaku Business Group Manager Prenagen.
.jpeg)
(Tidak ada ibu yang harus berjuang sendirian, karena setiap ibu adalah perempuan kuat yang layak mendapatkan dukungan terbaik dari kita semua. Foto: Dok. Istimewa)
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton, tapi menjadi kekuatan tambahan bagi mereka,” tambah Junita.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Prenagen menggelar serangkaian aktivitas yang menyentuh langsung keseharian para ibu sebagai bentuk apresiasi atas mobilitas mereka yang luar biasa. Salah satunya dengan menghadirkan “Joki Bumil” di transportasi umum Jakarta.
Langkah ini lahir dari kesadaran bahwa tantangan terbesar ibu hamil sering kali muncul saat berada di fasilitas umum, Prenagen menghadirkan inisiatif “Joki Bumil”.
Bukan sekadar bantuan fisik, para joki ini bertugas memastikan ibu hamil mendapatkan kenyamanan dan akses prioritas yang layak di tengah padatnya mobilitas kota.
Inisiatif ini menjadi sebuah pernyataan bahwa keamanan dan kenyamanan ibu di ruang publik adalah bentuk penghargaan kita terhadap perjuangan mereka.
Selain dukungan di perjalanan, Prenagen juga menghadirkan kejutan melalui aksi Social Experiment di berbagai titik keramaian.
Dalam aksi spontan ini, Prenagen membagikan Prenagen UHT sebagai dukungan nutrisi lengkap, praktis, dan terukur yang mendukung aktivitas para ibu hebat.
Lebih dari itu, setiap ibu menerima surat penyemangat berisi pesan personal yang ditulis khusus untuk mengingatkan mereka bahwa setiap langkah kecil yang mereka ambil adalah inspirasi bagi banyak orang.
Semua orang bisa berperan
Melalui gerakan ini, Prenagen ingin mengajak masyarakat luas untuk lebih peka terhadap kebutuhan para ibu di sekitar kita. Hal kecil seperti memberikan tempat duduk di transportasi umum, memberikan senyum penyemangat, atau sekadar memvalidasi perjuangan mereka bisa menjadi bentuk dukungan yang luar biasa bagi kesehatan mental dan fisik ibu.
Prenagen pun berkomitmen hadir sebagai sahabat nutrisi utama, memastikan setiap ibu mendapatkan asupan terbaik dengan cara yang praktis, bahkan di tengah kesibukan mobilitas mereka yang tinggi.
“Kami percaya bahwa ibu yang kuat lahir dari lingkungan yang saling merangkul. Melalui Prenagen, kami menyediakan nutrisi lengkap, praktis dan terukur agar ibu tetap sehat. Selain itu, kami juga ingin mengajak semua orang untuk memberikan sandaran emosional bagi mereka,” tambah Junita.
Dengan semangat Kartini, mari kita tunjukkan bahwa tidak ada ibu yang harus berjuang sendirian. Karena setiap ibu adalah perempuan kuat yang layak mendapatkan dukungan terbaik dari kita semua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)