YOUR FASHION

Dari Warisan Jadi Fashion Goals, Batik dan Kebaya Kini Makin Fresh

A. Firdaus
Jumat 08 Mei 2026 / 07:10
Ringkasnya gini..
  • Semangat Kartini ternyata masih relate banget buat perempuan masa kini.
  • Batik Danar Hadi berkolaborasi bareng Perhimpunan Kebayaku dalam koleksi eksklusif bertajuk Prabhā Kartini: Dari Warisan ke Masa Depan.
  • Batik Danar Hadi menghadirkan perpaduan berbagai motif klasik.
Jakarta: Semangat Kartini ternyata masih relate banget buat perempuan masa kini. Nggak cuma soal emansipasi, tapi juga tentang bagaimana perempuan tetap percaya diri, berani berkarya, dan bangga sama budaya sendiri.

Hal itu yang coba diangkat Batik Danar Hadi lewat kolaborasi bareng Perhimpunan Kebayaku dalam koleksi eksklusif bertajuk Prabhā Kartini: Dari Warisan ke Masa Depan.

Nama 'Prabhā Kartini' sendiri punya makna yang cukup dalam. Dalam bahasa Sanskerta, Prabhā berarti cahaya lembut yang terus bersinar tanpa harus menyilaukan. Filosofi ini menggambarkan pemikiran R.A. Kartini yang tetap hidup dan relevan sampai sekarang, meski disampaikan lewat cara yang sederhana namun penuh makna.
Lewat koleksi ini, Batik Danar Hadi ingin menunjukkan kalau batik bukan sekadar kain tradisional, tapi juga bagian dari identitas perempuan Indonesia yang bisa terus berkembang mengikuti zaman.

“Prabhā Kartini adalah cahaya lembut dari warisan pemikiran Kartini yang terus kami rawat. Kami ingin menunjukkan bahwa batik bukan sekadar kain pusaka, melainkan energi hidup yang membawa perempuan Indonesia melangkah percaya diri menuju masa depan,” ujar Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa.

Yang bikin koleksi ini makin menarik, Batik Danar Hadi menghadirkan perpaduan berbagai motif klasik seperti parang, kawung, hingga ceplok yang disatukan lewat konsep bunga. Tema bunga dipilih sebagai simbol perempuan Indonesia yang terus bertumbuh, berkembang, dan bersinar bersama meski punya karakter berbeda-beda.

Nuansa tradisional juga dipadukan dengan sentuhan modern lewat kolaborasi bersama Roemah Kebaya Vielgayang yang menghadirkan kebaya elegan dengan vibe kekinian. Sementara Manjusha Nusantara dan MannaQueen ikut melengkapi tampilan lewat koleksi perhiasan bernuansa Nusantara yang mewah tapi tetap classy.

Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun, mengatakan kebaya bukan cuma soal outfit tradisional, tapi juga simbol identitas perempuan Indonesia yang tetap kuat di tengah perkembangan zaman.

“Perempuan Indonesia bercahaya dengan caranya sendiri. Kebaya bukan sekadar busana, melainkan simbol akar identitas yang tetap terjaga di tengah perubahan zaman,” katanya.

Lewat kolaborasi ini, Batik Danar Hadi juga ingin membuktikan kalau budaya lokal masih bisa tampil fresh, modern, dan dekat dengan generasi muda. Karena ternyata, warisan budaya nggak pernah gagal buat jadi inspirasi masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH