FITNESS & HEALTH

Masa Subur Wanita Starter Pack, Kenali Siklus dan Tandanya dari Sekarang!

A. Firdaus
Jumat 10 Juli 2026 / 16:07
Ringkasnya gini..
  • Masa subur wanita terjadi di sekitar waktu ovulasi atau proses pelepasan sel telur. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi normal selama 28 hari.
  • Masa subur umumnya berlangsung pada hari ke-10 hingga hari ke-17, dihitung sejak hari pertama menstruasi.
  • Rentang waktu tersebut menjadi periode yang paling ideal untuk melakukan hubungan intim.
Jakarta: Merencanakan kehamilan tidak hanya bergantung pada frekuensi berhubungan intim, tetapi juga pada waktu yang tepat. Salah satu hal yang penting dipahami, yaitu kapan masa subur wanita berlangsung. 

Pada periode ini, peluang terjadinya pembuahan menjadi lebih tinggi, karena sel telur telah dilepaskan dari ovarium dan siap dibuahi oleh sperma. 

 

Dengan mengetahui waktu ovulasi serta mengenali tanda-tanda yang muncul pada tubuh, kesempatan untuk memperoleh kehamilan dapat meningkat.

Beruntungnya, masa subur bisa diperkirakan melalui beberapa cara sederhana, mulai dari menghitung siklus menstruasi hingga mengamati perubahan fisik yang terjadi setiap bulan.

Masa subur wanita terjadi di sekitar waktu ovulasi atau proses pelepasan sel telur. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi normal selama 28 hari, masa subur umumnya berlangsung pada hari ke-10 hingga hari ke-17, dihitung sejak hari pertama menstruasi. 

Rentang waktu tersebut menjadi periode yang paling ideal untuk melakukan hubungan intim, bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.

Supaya perkiraan masa subur lebih tepat, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan sesuai dengan kondisi siklus menstruasi.
 

1. Menghitung masa subur dari siklus menstruasi


Metode kalender cocok diterapkan pada wanita yang memiliki siklus haid teratur setiap bulan.

• Catat terlebih dahulu panjang siklus menstruasi, yaitu dengan menghitung jarak antara hari pertama haid pada bulan ini, hingga hari pertama haid berikutnya. Siklus normal umumnya berlangsung selama 21–35 hari.

• Jika siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari, ovulasi biasanya terjadi pada hari ke-14.

• Masa subur diperkirakan berlangsung mulai 3 hari sebelum ovulasi hingga 3 hari setelah ovulasi. Pada siklus 28 hari, periode tersebut berada pada hari ke-11 hingga hari ke-17 sejak hari pertama menstruasi terakhir.
 

2. Mengenali tanda-tanda masa subur pada tubuh



(Perlu diketahui, sel telur hanya mampu bertahan selama 12–24 jam setelah dilepaskan, Foto: Dok. Pexels.com)

Selain menghitung kalender menstruasi, masa subur juga dapat dikenali melalui beberapa perubahan alami, yang muncul pada tubuh.

• Lendir serviks atau cairan vagina akan menjadi lebih banyak, bening, licin, dan elastis menyerupai putih telur mentah saat mendekati ovulasi.

• Suhu basal tubuh ketika baru bangun tidur, biasanya mengalami kenaikan sekitar 0,3 derajat Celcius, dibandingkan suhu normal.

• Tes ovulasi menggunakan Ovulation Test Pack yang tersedia di apotek, juga dapat membantu mendeteksi lonjakan hormon LH sebagai penanda ovulasi.

Perlu diketahui, sel telur hanya mampu bertahan selama 12–24 jam setelah dilepaskan. Sebaliknya, sperma dapat hidup di dalam rahim selama 2–5 hari.

 

Oleh karena itu, melakukan hubungan intim beberapa hari sebelum ovulasi, tetap memberikan peluang yang besar untuk terjadinya kehamilan. 

Sementara itu, bagi wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dapat menjadi langkah terbaik, untuk mengetahui waktu ovulasi secara lebih akurat.

Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH