FITNESS & HEALTH

Kasus Diabetes Meningkat, Saatnya Lebih Bijak Memilih Dessert

A. Firdaus
Rabu 01 Juli 2026 / 14:12
Ringkasnya gini..
  • Kasus diabetes meningkat hingga 38 persen, sehingga kesadaran terhadap pola makan yang lebih sehat pun terus bertambah.
  • Dalam industri es krim, sukrosa bukan hanya berfungsi sebagai pemanis, tetapi juga berperan menjaga tekstur.
  • Menjaga kesehatan tidak selalu berarti menghilangkan kebiasaan menikmati makanan favorit.
Jakarta: Meningkatnya kasus diabetes melitus di berbagai daerah mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan, termasuk camilan manis. Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menunjukkan kasus diabetes meningkat hingga 38 persen, sehingga kesadaran terhadap pola makan yang lebih sehat pun terus bertambah.

Melihat tren tersebut, Kaluli Ice Cream, lini inovasi dari Aice Group, memperluas distribusi produk es krim rendah kalori di wilayah Bekasi. Seluruh varian produknya menggunakan formulasi Zero Sucrose atau tanpa sukrosa, yang bahkan berhasil memperoleh penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai es krim kemasan pertama di Indonesia yang tidak mengandung sukrosa.
 

Tetap bisa menikmati dessert


Bagi banyak orang, dessert menjadi cara sederhana untuk memperbaiki suasana hati setelah menjalani aktivitas yang padat. Namun, tingginya konsumsi gula juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit tidak menular, termasuk diabetes.
 

Kaluli Ice Cream mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui konsep guilt-free indulgence, yaitu menghadirkan dessert yang tetap lezat namun lebih ramah bagi mereka yang ingin membatasi asupan gula.

Meski tanpa sukrosa, perusahaan mengklaim produknya tetap mempertahankan tekstur lembut, sensasi creamy, serta cita rasa premium yang identik dengan es krim.
 

Tantangan membuat es krim tanpa sukrosa


Dalam industri es krim, sukrosa bukan hanya berfungsi sebagai pemanis, tetapi juga berperan menjaga tekstur, kelembutan, dan kualitas produk secara keseluruhan. Karena itu, mengembangkan es krim tanpa sukrosa bukan perkara mudah.

Melalui proses riset dan pengembangan, Kaluli Ice Cream merancang formulasi yang tetap mampu menghadirkan pengalaman menikmati es krim tanpa mengorbankan rasa.

General Manager Distributor Resmi Kaluli Ice Cream Bekasi, Andrianus Santoso, mengatakan respons masyarakat Bekasi cukup positif terhadap produk tersebut.

"Konsumen di Bekasi menunjukkan antusiasme tinggi karena akhirnya menemukan es krim bebas sukrosa namun tetap enak dan creamy. Tantangan terbesar kami adalah menghadirkan produk yang tidak hanya mengurangi gula dan kalori, tetapi juga tetap mempertahankan standar rasa premium," ujarnya.

Menurut Andrianus, menjaga kesehatan tidak selalu berarti menghilangkan kebiasaan menikmati makanan favorit. Yang lebih penting adalah membangun pola konsumsi yang seimbang dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
 

Kesadaran hidup sehat terus meningkat


Melalui perluasan distribusi di Bekasi, Kaluli Ice Cream juga ingin mendorong edukasi mengenai pentingnya memilih alternatif camilan yang lebih sehat.

Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dengan kandungan gula yang lebih rendah menunjukkan bahwa gaya hidup sehat kini bukan lagi sekadar tren, melainkan mulai menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kehadiran pilihan dessert yang lebih ramah bagi kesehatan pun diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati makanan manis dengan lebih bijak, sebagai bagian dari pola hidup yang seimbang.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH