FITNESS & HEALTH

Bukan Sekadar Angka, Ini Alasan Lingkar Kepala Bayi Terus Dipantau

A. Firdaus
Jumat 14 Agustus 2026 / 08:14
Ringkasnya gini..
  • Perkembangan otak berlangsung sangat pesat hingga mencapai sekitar 80% dari ukuran otak dewasa.
  • Pengukuran lingkar kepala sebenarnya juga dapat dilakukan di rumah.
  • Lingkar kepala yang jauh lebih kecil dari rata-rata dapat menandakan bahwa pertumbuhan otak melambat atau tidak berkembang sebagaimana mestinya.
Jakarta: Memahami pertumbuhan dan perkembangan bayi tidak hanya sekadar mencatat angka. Informasi tambahan mengenai perkembangan bayi dari bulan ke bulan dapat membantu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang proses tumbuh kembang yang sedang berlangsung.

Begitu pula dengan pengukuran lingkar kepala bayi yang pertama kali dilakukan segera setelah kelahiran. Staf medis melakukan pengukuran ini secepat mungkin karena grafik pembanding yang digunakan dikembangkan berdasarkan data bayi yang diukur sebelum usia 24 jam.

Dilansir dari BabyCenter saat baru lahir, ukuran lingkar kepala bayi mencapai sekitar 25% dari ukuran kepala orang dewasa. Pada usia 3 tahun, perkembangan otak berlangsung sangat pesat hingga mencapai sekitar 80% dari ukuran otak dewasa.
Karena masa lahir hingga usia 3 tahun merupakan periode kritis pertumbuhan otak, dokter anak akan mengukur lingkar kepala bayi secara rutin pada setiap kunjungan hingga usia 2 tahun.

Lingkar kepala juga dapat diukur pada anak yang lebih besar apabila terdapat dugaan pertumbuhan yang tidak normal atau keterlambatan perkembangan.

Setiap hasil pengukuran akan dicatat pada grafik pertumbuhan bersama dengan data panjang badan dan berat badan. Dokter kemudian membandingkan hasil tersebut dengan pengukuran sebelumnya serta dengan rentang normal sesuai usia dan jenis kelamin.

Pengukuran lingkar kepala sebenarnya juga dapat dilakukan di rumah. Namun, hal ini tidak bersifat wajib karena tenaga kesehatan sudah melakukan pencatatan secara rutin, dan pengukuran mandiri sering kali sulit dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.
 

Kapan perlu khawatir tentang lingkar kepala bayi?


Jika lingkar kepala bayi berada di luar rentang normal untuk usia dan jenis kelaminnya, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari kemungkinan penyebabnya.

Lingkar kepala yang jauh lebih kecil dari rata-rata dapat menandakan bahwa pertumbuhan otak melambat atau tidak berkembang sebagaimana mestinya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi tertentu atau faktor genetik.

Dalam kasus seperti ini, bayi kemungkinan akan dirujuk ke ahli saraf anak atau ahli bedah saraf untuk pemeriksaan lebih mendalam, terutama jika dicurigai mengalami mikrosefali, yaitu kondisi ukuran kepala yang sangat kecil.

Sebaliknya, lingkar kepala yang jauh lebih besar dari rata-rata dapat mengindikasikan adanya hidrosefalus, yaitu penumpukan cairan di dalam dan sekitar otak. Kondisi langka ini dapat meningkatkan tekanan di dalam kepala dan memerlukan penanganan medis.

Penyebab lain dari ukuran kepala yang besar termasuk tumor otak atau kelainan genetik. Pada situasi tersebut, rujukan ke ahli saraf anak atau ahli bedah saraf juga diperlukan untuk diagnosis dan perawatan lebih lanjut. 

Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH