FITNESS & HEALTH
Salty tapi Elite! Garam Ini Harganya Bikin Dompet Menangis
Yatin Suleha
Kamis 09 Juli 2026 / 15:38
- Amethyst Bamboo Salt dari Korea Selatan disebut sebagai salah satu garam termahal di dunia.
- Dijual dengan harga sekitar USD 200 atau setara Rp3,5 juta per kemasan 400–500 gram.
- Garam ini dibuat melalui proses tradisional, yang memakan waktu cukup panjang dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Jakarta: Selama ini garam dikenal sebagai bumbu dapur, yang mudah ditemukan dengan harga terjangkau. Namun, tidak semua garam dijual dengan harga murah.
Di berbagai negara, ada beberapa jenis garam premium yang dibanderol hingga jutaan rupiah, karena proses pembuatannya yang rumit, bahan bakunya langka, hingga teknik pengolahan yang masih mempertahankan tradisi turun-temurun.
Salah satu yang paling terkenal adalah Amethyst Bamboo Salt dari Korea Selatan, yang disebut sebagai salah satu garam termahal di dunia.

(Amethyst Bamboo Salt, Foto: Dok. The Meadow)
Amethyst Bamboo Salt atau garam bambu ungu berasal dari Korea Selatan, dan dijual dengan harga sekitar USD 200 atau setara Rp3,5 juta per kemasan 400–500 gram.
Nilai fantastis tersebut bukan tanpa alasan. Garam ini dibuat melalui proses tradisional, yang memakan waktu cukup panjang dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Proses pembuatannya dimulai dengan memasukkan garam laut ke dalam batang bambu, kemudian ujung bambu ditutup menggunakan tanah liat khusus.
Setelah itu, bambu dipanggang menggunakan kayu pinus dengan suhu yang sangat tinggi. Tahapan ini tidak dilakukan sekali, melainkan diulang hingga sembilan kali selama sekitar 40–45 hari.
Setelah melalui proses tersebut, kristal garam berubah menjadi warna ungu kemerahan, yang menjadi ciri khas Amethyst Bamboo Salt.
Selain Amethyst Bamboo Salt, masih ada sejumlah garam premium lain, yang masuk dalam daftar garam termahal di dunia.
Kamebishi Soy Salt dari Jepang dibuat melalui proses ekstraksi kristal dari kecap asin, yang telah difermentasi selama bertahun-tahun.
Teknik pembuatannya yang unik menghasilkan cita rasa khas, sehingga menjadi salah satu garam premium yang banyak dicari.
Black Truffle Sea Salt juga termasuk garam mewah, karena menggabungkan garam laut murni dengan potongan jamur truffle hitam kering, yang terkenal sebagai salah satu bahan makanan paling mahal di dunia.
Ada pula Saffron Salt yang merupakan perpaduan garam laut berkualitas tinggi dengan putik bunga saffron. Kombinasi kedua bahan premium tersebut, menghasilkan garam dengan aroma dan rasa, yang berbeda dari garam pada umumnya.
Sementara itu, Bora Bora Sea Salt berasal dari Polinesia Prancis, dan dipanen secara manual dari perairan laut Bora Bora yang terkenal sangat jernih. Proses panen yang masih dilakukan secara tradisional, membuat garam ini memiliki nilai eksklusif.
Dari Jepang, terdapat pula Iburi Jio Cherry Smoked Salt, yang diproses menggunakan teknik pengasapan dengan kayu pohon ceri.
Metode tersebut menghasilkan aroma smoky yang khas, sehingga banyak digunakan untuk melengkapi hidangan premium.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Di berbagai negara, ada beberapa jenis garam premium yang dibanderol hingga jutaan rupiah, karena proses pembuatannya yang rumit, bahan bakunya langka, hingga teknik pengolahan yang masih mempertahankan tradisi turun-temurun.
Salah satu yang paling terkenal adalah Amethyst Bamboo Salt dari Korea Selatan, yang disebut sebagai salah satu garam termahal di dunia.
Amethyst Bamboo Salt
(Amethyst Bamboo Salt, Foto: Dok. The Meadow)
Amethyst Bamboo Salt atau garam bambu ungu berasal dari Korea Selatan, dan dijual dengan harga sekitar USD 200 atau setara Rp3,5 juta per kemasan 400–500 gram.
Nilai fantastis tersebut bukan tanpa alasan. Garam ini dibuat melalui proses tradisional, yang memakan waktu cukup panjang dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Proses pembuatannya dimulai dengan memasukkan garam laut ke dalam batang bambu, kemudian ujung bambu ditutup menggunakan tanah liat khusus.
Setelah itu, bambu dipanggang menggunakan kayu pinus dengan suhu yang sangat tinggi. Tahapan ini tidak dilakukan sekali, melainkan diulang hingga sembilan kali selama sekitar 40–45 hari.
Setelah melalui proses tersebut, kristal garam berubah menjadi warna ungu kemerahan, yang menjadi ciri khas Amethyst Bamboo Salt.
Deretan garam premium dari berbagai negara
Selain Amethyst Bamboo Salt, masih ada sejumlah garam premium lain, yang masuk dalam daftar garam termahal di dunia.
Kamebishi Soy Salt dari Jepang dibuat melalui proses ekstraksi kristal dari kecap asin, yang telah difermentasi selama bertahun-tahun.
Teknik pembuatannya yang unik menghasilkan cita rasa khas, sehingga menjadi salah satu garam premium yang banyak dicari.
Black Truffle Sea Salt juga termasuk garam mewah, karena menggabungkan garam laut murni dengan potongan jamur truffle hitam kering, yang terkenal sebagai salah satu bahan makanan paling mahal di dunia.
Ada pula Saffron Salt yang merupakan perpaduan garam laut berkualitas tinggi dengan putik bunga saffron. Kombinasi kedua bahan premium tersebut, menghasilkan garam dengan aroma dan rasa, yang berbeda dari garam pada umumnya.
Sementara itu, Bora Bora Sea Salt berasal dari Polinesia Prancis, dan dipanen secara manual dari perairan laut Bora Bora yang terkenal sangat jernih. Proses panen yang masih dilakukan secara tradisional, membuat garam ini memiliki nilai eksklusif.
Dari Jepang, terdapat pula Iburi Jio Cherry Smoked Salt, yang diproses menggunakan teknik pengasapan dengan kayu pohon ceri.
Metode tersebut menghasilkan aroma smoky yang khas, sehingga banyak digunakan untuk melengkapi hidangan premium.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)