FITNESS & HEALTH

Kemenkes Resmi Rilis 'KITA SEHAT', Warga Pelosok Akhirnya Bisa Level Up Layanan Kesehatan!

Yatin Suleha
Rabu 22 Juli 2026 / 10:16
Ringkasnya gini..
  • Buat kamu yang penasaran, Indonesia dan Australia baru saja resmi menggandeng tangan lewat program keren bernama KITA SEHAT.
  • KITA SEHAT adalah program kemitraan transformasi kesehatan antara Pemerintah Indonesia dan Australia senilai hingga AUD100 juta.
  • Inisiatif jangka panjang ini difokuskan untuk memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan ketahanan kesehatan.
Jakarta: Buat kamu yang penasaran, Indonesia dan Australia baru saja resmi menggandeng tangan lewat program keren bernama KITA SEHAT (Indonesia–Australia Health Transformation Partnership). Enggak tanggung-tanggung, total investasi yang digelontorkan mencapai AUD100 juta, lho!

Program kolaborasi jangka panjang untuk periode 2025–2033 ini punya misi utama buat bikin fasilitas kesehatan primer makin glowing, memperkuat ketahanan kesehatan, dan menerapkan pendekatan One Health dari kota besar sampai ke pelosok-pelosok daerah.

Peluncurannya sendiri sudah sukses digelar di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada Senin (20/7). Proyek besar ini bakal dikerjakan dalam 2 tahap seru, melibatkan kerja sama lintas instansi mulai dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, sampai Kementerian Pertanian. 
 
Mereka juga berkoordinasi langsung dengan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia serta didukung penuh oleh organisasi internasional seperti WHO, UNICEF, dan UNFPA sebagai mitra pembangunan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa setiap dukungan internasional harus dirancang secara taktis agar memberikan dampak nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

"Pemerintah harus menjaga masyarakat agar tetap sehat. Fokus utama harus berada pada layanan primer, baru kemudian layanan rujukan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Australia yang telah membantu Indonesia. Namun, saya juga membutuhkan target yang benar-benar spesifik dan fokus yang jelas," kata Menkes Budi.

"Jangan sampai kegiatannya banyak, tetapi hasilnya tidak terlihat. Saya meminta dukungan agar layanan primer berjalan baik, termasuk memastikan cakupan imunisasi meningkat hingga di atas 90 persen, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penurunan stunting, serta pengendalian faktor risiko penyakit," tegas Menkes Budi.

Dari sisi perencanaan pembangunan nasional, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menjelaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan fondasi utama transformasi Indonesia sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045. 

Menurutnya, keberhasilan kemitraan ini tidak diukur dari aspek seremonial, melainkan dari kapasitas yang mampu dibangun dan ditinggalkan bagi Indonesia.

"Program KITA SEHAT bukan sekadar proyek kerja sama. Program ini adalah investasi bersama untuk membangun sistem kesehatan Indonesia yang lebih kuat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kita tidak mencari ketergantungan," ujar Febrian Alphyanto.


(Indonesia-Australia luncurkan program KITA SEHAT demi transformasi layanan kesehatan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

"Yang kita bangun melalui kemitraan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, dan mitra pembangunan ini adalah ruang untuk saling belajar, memperkuat kapasitas nasional, dan menghasilkan solusi bersama," kata Febrian.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath menyampaikan bahwa Australia memandang Indonesia sebagai mitra strategis utama, tidak hanya dalam hubungan bilateral, tetapi juga dalam membangun ketahanan kesehatan di kawasan Indo-Pasifik.

"KITA SEHAT mencerminkan kuatnya kemitraan kesehatan yang telah lama terjalin antara Australia dan Indonesia, serta komitmen bersama untuk mewujudkan kesehatan bagi semua," beber Gita Kamath.

"Selama lebih dari tiga dekade, Australia dan Indonesia telah bekerja sama memperkuat pelayanan kesehatan primer, mendukung imunisasi dan pengendalian penyakit, meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, serta membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh," ujar Gita Kamath.

Ia menambahkan bahwa melalui KITA SEHAT, Pemerintah Australia berkomitmen mendukung keberhasilan program hingga tahun-tahun mendatang melalui intervensi sistemik yang menjangkau masyarakat.

"Program KITA SEHAT akan memperkuat institusi, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, memperbaiki sistem pelayanan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan. Australia bangga berdiri di samping Indonesia dalam menjalankan program ini dan kami berkomitmen terhadap kesuksesannya di masa depan," lanjutnya.

Sebagai langkah awal, program KITA SEHAT akan diimplementasikan secara intensif di tingkat nasional serta di tiga provinsi percontohan, yaitu Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua Barat Daya. 
 
Peluncuran program ini turut dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung replikasi inovasi dan praktik baik di tingkat lokal.

Dalam implementasinya, seluruh program akan mengintegrasikan pendekatan locally led (berbasis kepemimpinan lokal), kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI), serta ketahanan iklim untuk mempercepat terwujudnya target keadilan sosial "Kesehatan untuk Semua" menuju Indonesia Emas 2045.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH