FITNESS & HEALTH

Faktor yang Pengaruhi Lama Nikotin di Dalam Tubuh dan Cara Membersihkannya

Sandra Odilifia
Minggu 18 Oktober 2020 / 08:00
Jakarta: Para ahli setuju bahwa merokok mempunyai dampak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dilansir dari laman Insider, nikotin dan kotinin bahan yang terdapat di dalam rokok bisa bertahan di dalam tubuh. Misalnya selama 3 - 10 hari di dalam darah, urine, atau air liur kamu.

Sebuah tes bisa dilakukan untuk melihat tes nikotin dengan mengumpulkan sampel dari rambut, urine, air liur, atau darah. Kebanyakan tes nikotin juga mencari salah satu produk sampingannya yaitu cotinine.

Meskipun tes dapat memberikan gambaran umum tentang seberapa baru kamu merokok, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi seberapa lama nikotin bertahan di sistem tubuh kamu.
 

1. Seberapa sering kamu merokok


Penentu paling signifikan dari berapa lama nikotin bertahan di sistem kamu adalah kuantitas dan frekuensi merokok. "Semakin banyak seseorang menggunakan produk tembakau, semakin tinggi konsentrasi nikotin dan kotinin," kata Warfield.
 

2. Usia 


Menurut Rehman, seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat dan sering kali menjadi kurang aktif. Ini berarti tubuh memetabolisme nikotin pada tingkat yang lebih lambat, sehingga nikotin tetap berada di dalam tubuh kamu dalam waktu yang lebih lama.
 

3. Pengobatan


Minum obat tertentu dapat mengubah seberapa cepat tubuh kamu memproses nikotin. "Misalnya, antibiotik dan fenobarbital (obat untuk mengendalikan kejang) yang dapat mempercepat metabolisme, sedangkan antijamur dan beberapa obat hipertensi dapat memperlambat metabolisme," kata Warfield. Tapi kamu perlu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kamu sebelum mengonsumsi obat apa pun.

Dengan metabolisme yang lebih cepat, kamu akan mengeluarkan nikotin dari sistem tubuh lebih cepat pula, daripada jika kamu memiliki metabolisme yang lebih lambat.

Jika kamu sedang menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya bicaralah dengan dokter, untuk mengetahui bagaimana obat tersebut dapat memengaruhi kemampuan tubuh kamu dalam membersihkan nikotin.


nikotin 3
(Selain baik untuk hidrasi kamu, para ahli juga mengatakan minum air putih juga baik untuk tubuh kamu karena mengeluarkan nikotin dari urine. Foto: Pexels.com)
 

4. Tingkat hormon dalam tubuh


Wanita cenderung memetabolisme nikotin lebih cepat daripada pria, kata Rehman. "Wanita hamil atau mereka yang menjalani terapi penggantian estrogen akan membersihkan nikotin lebih cepat, karena estrogen memfasilitasi metabolisme nikotin lebih cepat," katanya.

Penting untuk diperhatikan, bahwa wanita yang sedang hamil sebaiknya tidak menggunakan produk tembakau karena dapat menyebabkan cacat lahir.
 

Cara membersihkan nikotin dari tubuh


Ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan nikotin dengan cepat dari tubuh kamu seperti disebutkan beberapa ahli dalam laman yang sama, yaitu:
 

1. Berhenti merokok


Warfield mengatakan, menghindari produk tembakau adalah cara terbaik untuk membersihkan nikotin dari sistem tubuh kamu. Ketika kamu dan orang-orang di sekitarmu berhenti merokok, nikotin dalam tubuh kamu akan hilang, dan tidak ada bahan kimia baru yang masuk.
 

2. Minum air


Menurut Rehman, minum lebih banyak air dan cairan lainnya dapat membantu tubuh kamu membersihkan nikotin. Dengan minum banyak air, kamu akan meningkatkan buang air kecil yang dapat membantu mengeluarkan nikotin.
 

3. Makan makanan yang sehat


Warfield mengatakan, makanan sehat yang tinggi antioksidan dapat mengaktifkan fungsi hati dan membantu nikotin melewati tubuh kamu dengan lebih cepat. Itu karena makanan ini meningkatkan metabolisme. Cobalah makanan seperti, jeruk, wortel, kubis, bawang putih, dan bawang merah.

(TIN)

MOST SEARCH