FITNESS & HEALTH

4 Manfaat Jalan Kaki Selepas Makan Bagi Kesehatan, Cukup 10 Menit Saja!

Fatha Annisa
Minggu 26 Juli 2026 / 18:08
Ringkasnya gini..
  • Berjalan kaki selama 10 menit setelah makan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
  • Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kadar gula darah hingga melancarkan pencernaan.
  • Berjalan kaki setelah makan dapat memperbaiki suasana hati dan manfaat lainnya.
Jakarta: Olahraga identik dengan latihan berat, rutinitas yang rumit, atau kardio intens. Padahal ada satu kebiasaan sederhana yang justru memberikan manfaat besar, yakni berjalan kaki selama 10 menit setelah makan.
 
Kebiasaan ini tidak memerlukan alat apa pun, mudah dilakukan di tengah aktivitas sehari-hari, dan memberikan berbagai manfaat bagi metabolisme, pencernaan, serta kesehatan secara keseluruhan.
 
Ahli gizi sekaligus konsultan nutrisi, Simrat Kathuria, mengungkapkan alasan mengapa berjalan kaki selama 10 menit setelah makan jauh lebih bermanfaat dibanding duduk atau langsung berbaring:

 
Baca juga: Gak Perlu Jalan Kaki Terlalu Lama, Kenali Japanese Walking untuk Olahraga
 

1. Menjaga Keseimbangan Gula Darah

Menurut Simrat, salah satu manfaat yang paling dikenal dari berjalan kaki setelah makan adalah membantu menurunkan lonjakan gula darah.
 
Setelah makan, kadar glukosa dalam darah secara alami akan meningkat. Dengan berjalan kaki, otot akan menggunakan glukosa sebagai sumber energi sehingga tidak menumpuk di dalam aliran darah.
 
"Berjalan kaki sekitar 30 menit membantu otot menggunakan glukosa, sehingga dapat mengurangi lonjakan gula darah setelah makan," jelas Simrat, seperti dikutip Hindustan Times, Minggu, 26 Juli 2026.
 
Kebiasaan ini bermanfaat bagi orang yang berisiko mengalami diabetes (prediabetes) maupun penderita diabetes tipe 2. Bahkan, orang yang sehat pun dapat merasakan energi yang lebih stabil dan kadar gula darah yang lebih seimbang sepanjang hari.
 

2. Mendukung Sistem Pencernaan

Berjalan santai juga membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Aktivitas fisik ringan ini membantu makanan bergerak lebih cepat melalui lambung dan usus, sehingga dapat mengurangi rasa begah, kembung, maupun perut terasa penuh.
 
Berbeda dengan olahraga berat yang justru dapat membuat tubuh tegang dan mengganggu proses pencernaan, berjalan santai memberi kesempatan bagi tubuh untuk mencerna makanan secara alami sambil tetap bergerak.

 
Baca juga: Apakah Jalan Kaki Bisa Membakar Lemak Perut?
 

3. Baik untuk Jantung dan Menjaga Berat Badan

Simrat menjelaskan bahwa berjalan kaki merupakan olahraga aerobik berintensitas rendah yang membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus meningkatkan kesehatan jantung. Serta, membantu mengurangi waktu duduk terlalu lama yang berkaitan dengan berbagai penyakit akibat gaya hidup.
 
Meski berjalan kaki selama 10 menit hanya membakar sedikit kalori, jika dilakukan dua hingga tiga kali sehari dan disertai pola makan sehat, kebiasaan ini dapat meningkatkan aktivitas fisik secara keseluruhan serta membantu menjaga berat badan tetap ideal.
 

4. Meningkatkan Suasana Hati

Manfaat berjalan kaki setelah makan tidak hanya dirasakan tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Berjalan kaki, terutama di luar ruangan, dapat membantu mengurangi stres, menyegarkan pikiran, dan memperbaiki suasana hati.
 
Selain itu, kebiasaan sederhana ini menjadi cara yang mudah untuk tetap aktif setiap hari, terutama bagi orang yang kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga dalam durasi yang panjang.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

MOST SEARCH