FITNESS & HEALTH
High Functioning Depression: Tetap Produktif, Tapi Diam-Diam Tertekan
Fatha Annisa
Minggu 03 Mei 2026 / 14:58
- high functioning depression belakangan ini tengah menjadi perhatian masyarakat.
- Ini merupakan kondisi ketika seseorang mengalami gejala depresi, tetapi tetap mampu menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.
- Kondisi ini membuat seseorang tetap “berfungsi”, namun dengan usaha dan energi yang jauh lebih besar.
Jakarta: Gangguan kesehatan mental sering kali sulit dikenali karena gejalanya tidak selalu terlihat jelas dari luar. Salah satu fenomena yang belakangan ini banyak dibicarakan adalah high-functioning depression.
Penderita depresi biasanya tidak mampu memenuhi tuntutan hidup sehari-hari, seperti bekerja, menjalin pertemanan dan hubungan, atau menjaga kerapian rumah. Depresi yang mereka alami dapat membuat setiap pekerjaan rumah terasa seperti hal yang sangat berat.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu terjadi. Beberapa orang justru mengalami depresi dengan gejala yang tidak terlihat, namun tetap menimbulkan gelombang kekalutan di dalam batin mereka.
“Bagi sebagian orang, depresi hidup di bawah permukaan. Menjalani hari-hari kamu bisa terasa sangat menantang, namun bagi seluruh dunia, kamu tampak baik-baik saja,” ujar psikolog Dawn Potter, dikutip dari Cleveland Clinic.
Beberapa orang menyebut kondisi tersebut sebagai high functioning depression. Artinya, seseorang menjalani hidup dengan depresi tetapi tetap mampu memenuhi tuntutan hidup selayaknya orang yang tidak menderita gangguan tersebut.
Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel ini!
Seseorang dengan kondisi ini mungkin merasakan gejala yang serupa dengan penderita depresi klinis atau gangguan depresi mayor, antara lain:
Depresi mayor umumnya membuat penderita kesulitan untuk mengurus hal-hal penting dalam hidup yang membutuhkan perhatian mereka. Tugas-tugas seperti menjaga kerapian rumah atau mempertahankan pekerjaan bisa menjadi tantangan yang sangat berat.
Sedangkan high functioning depression menggambarkan orang yang merasakan perasaan yang sama dengan penderita depresi mayor, namun tetap mampu mengelola tanggung jawab mereka.
Psikolog Dawn Potter menyebut orang yang mengalami high functioning depression terlihat bisa terus bergerak dengan mudah. Dari luar tampak tidak ada yang salah, tapi kenyataannya mereka merasa seolah-olah sedang bertahan di atas seutas benang.
Kendati demikian, meskipun penderita high functioning depression mampu bekerja secara stabil, hal ini menuntut pengorbanan dan energi yang luar biasa.
Misalnya jika seseorang tanpa depresi hanya butuh 5% energinya untuk mencuci baju, penderita depresi mungkin butuh energi 10 kali lipat dari itu. Sementara penderita high functioning depression menyelesaikan cucian tersebut dengan beban energi lebih besar lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Penderita depresi biasanya tidak mampu memenuhi tuntutan hidup sehari-hari, seperti bekerja, menjalin pertemanan dan hubungan, atau menjaga kerapian rumah. Depresi yang mereka alami dapat membuat setiap pekerjaan rumah terasa seperti hal yang sangat berat.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu terjadi. Beberapa orang justru mengalami depresi dengan gejala yang tidak terlihat, namun tetap menimbulkan gelombang kekalutan di dalam batin mereka.
“Bagi sebagian orang, depresi hidup di bawah permukaan. Menjalani hari-hari kamu bisa terasa sangat menantang, namun bagi seluruh dunia, kamu tampak baik-baik saja,” ujar psikolog Dawn Potter, dikutip dari Cleveland Clinic.
Beberapa orang menyebut kondisi tersebut sebagai high functioning depression. Artinya, seseorang menjalani hidup dengan depresi tetapi tetap mampu memenuhi tuntutan hidup selayaknya orang yang tidak menderita gangguan tersebut.
| Baca juga: Memuja Idola Secara Berlebihan? Kenali Celebrity Worship Syndrome dan Ciri-cirinya |
Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel ini!
Apa itu High Functioning Depression?
High functioning depression sebenarnya bukan merupakan diagnosis medis resmi. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang tetap mampu menjalankan hidup dengan stabil meskipun didera gejala depresi.Seseorang dengan kondisi ini mungkin merasakan gejala yang serupa dengan penderita depresi klinis atau gangguan depresi mayor, antara lain:
- Munculnya perasaan sedih, tidak berdaya, atau hampa.
- Kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasanya memberikan kegembiraan.
- Adanya perubahan pada kebiasaan makan, baik menjadi terlalu banyak maupun terlalu sedikit.
- Mengalami gangguan tidur atau justru tidur secara berlebihan.
- Kesulitan untuk berkonsentrasi.
- Munculnya pikiran-pikiran negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain.
- Cenderung lebih mudah marah atau merasa frustrasi
- Sering merasa tidak cukup baik atau merasa gagal
- Rasa lelah kronis
| Baca juga: Ilmuwan Temukan 'Tersangka Tunggal' yang Bisa Sebabkan Gangguan Mental |
Perbedaan High Functioning Depression dan Depresi Mayor
Perbedaan mendasar antara High Functioning Depression dan Depresi Mayor atau major depressive disorder (MDD) terletak pada aspek "keberfungsian" seseorang dalam menjalani hidup.Depresi mayor umumnya membuat penderita kesulitan untuk mengurus hal-hal penting dalam hidup yang membutuhkan perhatian mereka. Tugas-tugas seperti menjaga kerapian rumah atau mempertahankan pekerjaan bisa menjadi tantangan yang sangat berat.
Sedangkan high functioning depression menggambarkan orang yang merasakan perasaan yang sama dengan penderita depresi mayor, namun tetap mampu mengelola tanggung jawab mereka.
Psikolog Dawn Potter menyebut orang yang mengalami high functioning depression terlihat bisa terus bergerak dengan mudah. Dari luar tampak tidak ada yang salah, tapi kenyataannya mereka merasa seolah-olah sedang bertahan di atas seutas benang.
Kendati demikian, meskipun penderita high functioning depression mampu bekerja secara stabil, hal ini menuntut pengorbanan dan energi yang luar biasa.
Misalnya jika seseorang tanpa depresi hanya butuh 5% energinya untuk mencuci baju, penderita depresi mungkin butuh energi 10 kali lipat dari itu. Sementara penderita high functioning depression menyelesaikan cucian tersebut dengan beban energi lebih besar lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)