FITNESS & HEALTH
Auto Calm: Makanan Enak Ini Bantu Turunin Stres Biar Hati Enggak Capek
Yatin Suleha
Selasa 07 April 2026 / 15:26
- Pas stres lagi melanda, tubuh kita bakal memproduksi hormon kortisol yang bikin detak jantung jadi makin kencang.
- Menariknya, selain istirahat cukup dan manajemen emosi, pola makan juga punya peran penting dalam membantu mengontrol stres.
- Beberapa jenis makanan diketahui mampu membantu menurunkan kadar hormon stres.
Jakarta: Jujur aja, stres itu rasanya sudah kayak "paket lengkap" dalam keseharian kita. Entah karena tekanan kerjaan yang numpuk, masalah pribadi, sampai badan yang capek banget, semuanya bisa bikin tubuh bereaksi otomatis.
Pas stres lagi melanda, tubuh kita bakal memproduksi hormon kortisol yang bikin detak jantung jadi makin kencang, napas berasa pendek, otot tegang, sampai tekanan darah juga naik.
Kalau kondisi ini dibiarkan terus dan enggak ditangani, efeknya bakal bahaya banget buat kesehatan fisik maupun mental kamu ke depannya.
Menariknya, selain istirahat cukup dan manajemen emosi, pola makan juga punya peran penting dalam membantu mengontrol stres. Beberapa jenis makanan diketahui mampu membantu menurunkan kadar hormon stres, sekaligus memperbaiki suasana hati.
Umumnya, makanan ini kaya akan magnesium, omega-3, vitamin B, probiotik, dan antioksidan yang mendukung kerja sistem saraf dan kesehatan mental secara keseluruhan.
Dilansir dari Ciputramedicalcenter berikut adalah lima pilihan makanan, yang bisa membantu tubuh lebih rileks dan mood jadi lebih stabil.
.jpg)
(Kacang-kacangan. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Kacang-kacangan bisa jadi camilan sehat sekaligus penenang alami. Almond, kenari, kacang mete, dan jenis lainnya mengandung magnesium, zinc, serta vitamin B kompleks yang baik untuk tubuh.
Magnesium sendiri berperan penting, dalam membantu sistem saraf dan otot menjadi lebih rileks, sehingga bisa mengurangi rasa cemas dan tegang. Konsumsi kacang secara rutin, dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
.jpg)
(Stroberi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Buah seperti jeruk, stroberi, dan kiwi dikenal sebagai sumber vitamin C yang tinggi. Nutrisi ini berfungsi sebagai antioksidan kuat, yang membantu melawan radikal bebas penyebab stres oksidatif.
Selain itu, vitamin C juga berperan dalam mengatur produksi hormon kortisol sehingga kadarnya tetap seimbang. Kekurangan vitamin ini, sering dikaitkan dengan meningkatnya rasa cemas dan perubahan suasana hati.
.jpg)
(Yoghurt. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Keseimbangan bakteri di usus, ternyata sangat berpengaruh pada kondisi mental dan emosi.
Ketika kesehatan usus terjaga, suasana hati cenderung lebih stabil dan tingkat stres bisa lebih terkendali. Selain itu, yogurt juga mengandung protein dan kalsium, yang baik untuk menjaga kekuatan tubuh.
.jpg)
(Raspberry. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Kelompok buah berry seperti blueberry, raspberry, dan strawberry kaya akan antioksidan, terutama flavonoid. Kandungan ini membantu melindungi tubuh dari efek negatif stres, termasuk kerusakan sel akibat radikal bebas.
Buah berry juga mengandung vitamin C, yang mendukung daya tahan tubuh, sekaligus membantu mengurangi dampak stres secara keseluruhan.
.jpg)
(Alpukat. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat, terutama Omega-3, yang sangat baik untuk kesehatan otak dan mental. Nutrisi ini, membantu menurunkan tingkat kecemasan, sekaligus meningkatkan fokus dan mood.
Alpukat bisa dinikmati dalam berbagai cara, mulai dari dimakan langsung, dijadikan olesan roti, hingga diolah menjadi minuman segar.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Pas stres lagi melanda, tubuh kita bakal memproduksi hormon kortisol yang bikin detak jantung jadi makin kencang, napas berasa pendek, otot tegang, sampai tekanan darah juga naik.
Kalau kondisi ini dibiarkan terus dan enggak ditangani, efeknya bakal bahaya banget buat kesehatan fisik maupun mental kamu ke depannya.
Menariknya, selain istirahat cukup dan manajemen emosi, pola makan juga punya peran penting dalam membantu mengontrol stres. Beberapa jenis makanan diketahui mampu membantu menurunkan kadar hormon stres, sekaligus memperbaiki suasana hati.
Umumnya, makanan ini kaya akan magnesium, omega-3, vitamin B, probiotik, dan antioksidan yang mendukung kerja sistem saraf dan kesehatan mental secara keseluruhan.
Dilansir dari Ciputramedicalcenter berikut adalah lima pilihan makanan, yang bisa membantu tubuh lebih rileks dan mood jadi lebih stabil.
1. Kacang-kacangan
.jpg)
(Kacang-kacangan. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Kacang-kacangan bisa jadi camilan sehat sekaligus penenang alami. Almond, kenari, kacang mete, dan jenis lainnya mengandung magnesium, zinc, serta vitamin B kompleks yang baik untuk tubuh.
Magnesium sendiri berperan penting, dalam membantu sistem saraf dan otot menjadi lebih rileks, sehingga bisa mengurangi rasa cemas dan tegang. Konsumsi kacang secara rutin, dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
2. Buah kaya vitamin C
.jpg)
(Stroberi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Buah seperti jeruk, stroberi, dan kiwi dikenal sebagai sumber vitamin C yang tinggi. Nutrisi ini berfungsi sebagai antioksidan kuat, yang membantu melawan radikal bebas penyebab stres oksidatif.
Selain itu, vitamin C juga berperan dalam mengatur produksi hormon kortisol sehingga kadarnya tetap seimbang. Kekurangan vitamin ini, sering dikaitkan dengan meningkatnya rasa cemas dan perubahan suasana hati.
3. Yoghurt
.jpg)
(Yoghurt. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Keseimbangan bakteri di usus, ternyata sangat berpengaruh pada kondisi mental dan emosi.
Ketika kesehatan usus terjaga, suasana hati cenderung lebih stabil dan tingkat stres bisa lebih terkendali. Selain itu, yogurt juga mengandung protein dan kalsium, yang baik untuk menjaga kekuatan tubuh.
4. Buah berry
.jpg)
(Raspberry. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Kelompok buah berry seperti blueberry, raspberry, dan strawberry kaya akan antioksidan, terutama flavonoid. Kandungan ini membantu melindungi tubuh dari efek negatif stres, termasuk kerusakan sel akibat radikal bebas.
Buah berry juga mengandung vitamin C, yang mendukung daya tahan tubuh, sekaligus membantu mengurangi dampak stres secara keseluruhan.
5. Alpukat
.jpg)
(Alpukat. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat, terutama Omega-3, yang sangat baik untuk kesehatan otak dan mental. Nutrisi ini, membantu menurunkan tingkat kecemasan, sekaligus meningkatkan fokus dan mood.
Alpukat bisa dinikmati dalam berbagai cara, mulai dari dimakan langsung, dijadikan olesan roti, hingga diolah menjadi minuman segar.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)