FITNESS & HEALTH

Studi: Teratur Makan Ikan Sarden Bantu Cegah Diabetes Tipe 2

Kumara Anggita
Selasa 11 Mei 2021 / 09:00
Jakarta: Selain enak dan mudah diolah, ikan sarden sudah terbukti memberikan banyak manfaat kesehatan seperti membantu mengatur kadar kolesterol dan mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Menariknya, penelitian juga menunjukkan bahwa ikan yang gurih ini bisa berguna untuk penyakit diabetes tipe 2.

Mengutip dari News Medical Life Sciences, sebuah studi yang dipimpin oleh Diana Diaz Rizzolo, dosen dan peneliti dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitat Oberta de Catalunya (UOC) dan August Pi i Sunyer Biomedical Research Institute (IDIBAPS), menemukan bahwa konsumsi sarden secara teratur membantu mencegah timbulnya diabetes tipe 2


(Peserta studi ini menerima daftar resep termasuk sarden kalengan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Menurut studi, nutrisi yang ditemukan dalam jumlah tinggi dalam sarden seperti taurin, omega 3, kalsium, dan vitamin D mampu membantu melindungi dari penyakit ini. Hasil studi tersebut dipublikasikan secara terbuka di jurnal bergengsi Clinical Nutrition.

"Sarden tidak hanya harganya terjangkau dan mudah ditemukan, tetapi juga aman dan membantu mencegah timbulnya diabetes tipe 2. Ini adalah penemuan ilmiah yang sangat besar. Sangat mudah untuk merekomendasikan makanan ini selama pemeriksaan kesehatan, dan itu diterima secara luas oleh penduduk,” jelas Rizzolo.

 

Dua kaleng sarden seminggu


Studi tersebut melibatkan 152 pasien berusia 65 tahun ke atas yang telah didiagnosis dengan pra diabetes (kadar glukosa darah antara 100-124 mg / dl) dari tiga pusat Layanan Primer yang berbeda.

Semua pasien ini menjalani program nutrisi yang berusaha mengurangi risiko mereka terkena penyakit. Namun, hanya kelompok intervensi yang menambahkan 200 gram sarden ke dalam makanan mereka setiap minggu (dua kaleng sarden dalam minyak zaitun). 

Peserta studi ini menerima daftar resep termasuk sarden kalengan. Mereka disarankan untuk makan sarden utuh, tanpa menghilangkan tulangnya, karena sangat kaya akan kalsium dan vitamin D.


(Sarden tidak hanya harganya terjangkau dan mudah ditemukan, tetapi juga aman dan membantu mencegah timbulnya diabetes tipe 2. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Dari kelompok yang tidak memasukkan sarden dalam makanannya, 27 persen anggotanya berisiko tinggi menderita diabetes (diukur melalui kuesioner FINDRISC). Setelah satu tahun, 22 persen menemukan diri mereka dalam kategori yang sama. 

Dari kelompok yang memasukkan sarden dalam makanan mereka, 37 persen anggotanya sebelumnya berisiko tinggi menderita diabetes pada awal penelitian. Setelah satu tahun, hanya 8 persen yang tetap berada pada risiko yang sangat tinggi.

Perbaikan juga terlihat pada parameter biokimia penting lainnya, seperti penurunan indeks resistensi insulin (HOMA-IR), peningkatan kolesterol "baik" (HDL), peningkatan hormon yang mempercepat pemecahan glukosa (adiponektin) dan penurunan trigliserida dan tekanan darah.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH