COMMUNITY
Jakarta Gelap Bentar, Misi Kurangi Emisi Sukses Besar
Yatin Suleha
Senin 15 Juni 2026 / 13:48
- Jakarta baru saja membuktikan kalau langkah kecil bisa bawa dampak besar buat bumi!
- Pas aksi matiin lampu dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, Sabtu (13/6) lalu, warga Jakarta berhasil kompak banget.
- Langkah kecil yang dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta.
Jakarta: Jakarta baru saja membuktikan kalau langkah kecil bisa bawa dampak besar buat bumi! Pas aksi matiin lampu dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, Sabtu (13/6) lalu, warga Jakarta berhasil kompak banget.
Dalam satu jam saja (20.30–21.30 WIB), kita sukses menekan emisi karbon sampai 60,14 ton CO2e! Enggak cuma itu, konsumsi listrik juga hemat 75,18 MWh atau setara dengan penghematan biaya listrik sekitar Rp108 juta.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Dudi Gardesi, ini adalah bukti nyata komitmen kita buat membudayakan hidup hemat energi demi masa depan yang lebih hijau. Keren banget, kan?
“Pemadaman lampu selama 60 menit bukan sekadar simbol. Ini adalah pengingat bahwa langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Dari kebiasaan kecil, kita bisa menciptakan perubahan besar untuk Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (15/6) seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Ia menyampaikan, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon yang dilaksanakan secara berkala di Jakarta.
Menurutnya, capaian pengurangan emisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan perilaku dalam penggunaan energi dapat memberikan hasil yang terukur apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak.

(Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Dudi Gardesi, "Ketika jutaan warga melakukan langkah kecil yang sama secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta." Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
“Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi bersama. Mulai dari pengelola gedung, pelaku usaha, komunitas, hingga warga yang ikut mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan selama aksi berlangsung,” katanya.
Dudi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong agar perilaku hemat energi tidak berhenti sebagai gerakan sesaat, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.
Ia menambahkan, langkah sederhana seperti mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan, memakai lampu hemat energi, hingga menggunakan listrik secara bijak di rumah maupun tempat kerja dinilai dapat memberi kontribusi besar terhadap pengurangan emisi karbon.
“Ketika jutaan warga melakukan langkah kecil yang sama secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta. Karena menjaga bumi dan udara yang lebih bersih bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh masyarakat,” tandasnya.
Biar kamu kebayang, ini deretan lokasi ikonik Jakarta yang kemarin sempat "beristirahat" dari cahaya lampu selama satu jam:
- Monumen Nasional (Monas)
- Patung Arjuna Wiwaha
- Bundaran HI (Patung Selamat Datang)
- Patung Pemuda & Patung Jenderal Sudirman
- Kawasan Balai Kota DKI Jakarta
Dan masih banyak lagi titik strategis lainnya di ruas jalan protokol yang ikut mendukung aksi hemat energi ini!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Dalam satu jam saja (20.30–21.30 WIB), kita sukses menekan emisi karbon sampai 60,14 ton CO2e! Enggak cuma itu, konsumsi listrik juga hemat 75,18 MWh atau setara dengan penghematan biaya listrik sekitar Rp108 juta.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Dudi Gardesi, ini adalah bukti nyata komitmen kita buat membudayakan hidup hemat energi demi masa depan yang lebih hijau. Keren banget, kan?
“Pemadaman lampu selama 60 menit bukan sekadar simbol. Ini adalah pengingat bahwa langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Dari kebiasaan kecil, kita bisa menciptakan perubahan besar untuk Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin (15/6) seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Ia menyampaikan, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon yang dilaksanakan secara berkala di Jakarta.
Menurutnya, capaian pengurangan emisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan perilaku dalam penggunaan energi dapat memberikan hasil yang terukur apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak.

(Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Dudi Gardesi, "Ketika jutaan warga melakukan langkah kecil yang sama secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta." Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
“Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi bersama. Mulai dari pengelola gedung, pelaku usaha, komunitas, hingga warga yang ikut mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan selama aksi berlangsung,” katanya.
Dudi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong agar perilaku hemat energi tidak berhenti sebagai gerakan sesaat, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.
Ia menambahkan, langkah sederhana seperti mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan, memakai lampu hemat energi, hingga menggunakan listrik secara bijak di rumah maupun tempat kerja dinilai dapat memberi kontribusi besar terhadap pengurangan emisi karbon.
“Ketika jutaan warga melakukan langkah kecil yang sama secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas lingkungan Jakarta. Karena menjaga bumi dan udara yang lebih bersih bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh masyarakat,” tandasnya.
Biar kamu kebayang, ini deretan lokasi ikonik Jakarta yang kemarin sempat "beristirahat" dari cahaya lampu selama satu jam:
- Monumen Nasional (Monas)
- Patung Arjuna Wiwaha
- Bundaran HI (Patung Selamat Datang)
- Patung Pemuda & Patung Jenderal Sudirman
- Kawasan Balai Kota DKI Jakarta
Dan masih banyak lagi titik strategis lainnya di ruas jalan protokol yang ikut mendukung aksi hemat energi ini!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)