FITNESS & HEALTH

Niatnya Nyari Duit Malah Nambah BB Gara-gara Kebanyakan Lembur?

Mia Vale
Senin 18 Mei 2026 / 08:05
Ringkasnya gini..
  • Ternyata, jam kerja yang panjang punya hubungan erat sama risiko obesitas, dan hal ini bikin para dokter mulai khawatir.
  • Lewat penelitian terbaru yang dipresentasikan di Kongres Eropa tentang Obesitas, terungkap kalau cara kerja kita itu ngaruh banget ke kesehatan.
  • Uniknya, pas jam kerja tahunan berkurang cuma 1 persen, tingkat obesitas di negara-negara OECD langsung turun 0,16 persen.
Jakarta: Ternyata, jam kerja yang panjang punya hubungan erat sama risiko obesitas, dan hal ini bikin para dokter mulai khawatir. 

Lewat penelitian terbaru yang dipresentasikan di Kongres Eropa tentang Obesitas, terungkap kalau cara kerja kita sehari-hari itu ngaruh banget ke kesehatan.

Uniknya, pas jam kerja tahunan berkurang cuma 1 persen, tingkat obesitas di negara-negara OECD langsung turun 0,16 persen.

Ini artinya, beban kerja kita punya peran yang gede banget buat kesehatan. Malahan sekarang, urusan mengatur jam kerja sama pentingnya dengan jaga pola makan dan olahraga kalau mau berat badan tetap ideal.
   

Kerja lembur = berat badan bertambah


Sebuah studi yang melibatkan 122.000 peserta menemukan bahwa bekerja lebih dari 55 jam per minggu meningkatkan risiko obesitas sebesar 17 persen. 

Ini menunjukkan hubungan yang jelas antara tuntutan kerja yang berat dan penambahan berat badan. Pria dan pekerja yang lebih tua sangat terpengaruh. 

Oleh karena itu, mengatur jadwal kerja mungkin sama pentingnya dengan mengatur pola makan bagi mereka yang berisiko tinggi. 

Banyak orang kesulitan untuk tetap menjalankan rutinitas olahraga teratur ketika pekerjaan menyita seluruh waktu mereka. 


(Sering lembur adalah salah satu pemicu utama kenaikan berat badan. Hal ini terjadi akibat kombinasi stres kerjaan, kurang tidur, dan lainnya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Jam kerja yang panjang seringkali menyebabkan 'kemiskinan waktu,' di mana orang memiliki lebih sedikit waktu untuk berolahraga, tidur, dan memasak makanan sehat. Akibatnya, pekerja sering beralih ke makanan cepat saji atau camilan cepat saji yang tinggi kalori. 

Pun begitu, stres menjadi faktor penting lainnya. Tekanan kerja yang berkelanjutan meningkatkan kadar kortisol, yang dapat menyebabkan peningkatan penumpukan lemak perut. 

Karyawan yang lelah mungkin juga kesulitan mengendalikan impuls mereka. Ini menciptakan siklus penambahan berat badan, menjadikannya masalah sistemik daripada kegagalan pribadi.
 

Tetap aktif selama jam kerja


Perubahan kecil dapat membantu mengurangi efek duduk. Cobalah untuk bergerak setiap 30 - 45 menit. Kamu bisa berjalan kaki sebentar atau melakukan peregangan. 

“Gunakan tangga daripada lift, berjalan kaki sambil menelepon, atau berjalan-jalan sebentar setelah makan,” jelas Dr Astha Dayal, dokter kandungan dan ginekolog di Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, kepada Health Shots. Kebiasaan sederhana ini dapat meningkatkan metabolisme dan tingkat energimu sepanjang hari.
 

Pilih makanan seimbang dan penuh kesadaran


Makan sehat bukan berarti mengikuti diet ketat. Fokuslah pada makan makanan seimbang yang mencakup protein, serat, dan lemak sehat. Bawalah camilan seperti buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian untuk membantu menghindari makanan cepat saji. 

Perhatikan apa yang kan makan dan berapa banyak, karena ini dapat membantu mencegah makan berlebihan dan mendukung pengelolaan berat badan.
 

Tidur cukup dan atasi stres


Berlatih yoga, meditasi, atau pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres. Usahakan untuk tidur nyenyak selama 7-8 jam setiap malam agar hormon tetap seimbang dan tingkat energi tetap tinggi. 

Intinya, jam kerja yang panjang itu bisa bikin stres terus-menerus, yang akhirnya memicu lonjakan hormon kortisol. Nah, hormon inilah yang nakal karena bikin tubuh kita hobi menimbun lemak, terutama di bagian perut.

 

Belum lagi kalau ditambah kurang tidur dan nggak ada waktu buat olahraga. Kombinasi ini sukses merusak metabolisme tubuh dan bikin kita makin susah mengontrol nafsu makan (gampang lapar mata!).

Masalahnya, makin kita berumur, metabolisme tubuh alami kita emang bakalan melambat, jadi makin menantang buat jaga berat badan. Kalau ditambah stres karena kerjaan yang over, ya masalah berat badan ini bakal makin parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH