FITNESS & HEALTH

Berapa Kalori yang Dibutuhkan untuk Menurunkan Berat Badan?

Raka Lestari
Rabu 14 Oktober 2020 / 12:11
Jakarta: Banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk bisa menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan membatasi secara ketat makanan-makanan yang dikonsumsi. Padahal sebenarnya, hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar.

“Kalau mau berat badan turun sendiri, tanpa supervisi dokter yang aman itu memilih low calories diet dan jangan sampai memilih diet yang very low calorie diet. Sekitar 1200 – 1500 kalori setiap hari itu sudah aman,” ujar dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik di RSPI – Pondok Indah, dalam Webinar "Weight Loss Diet: Mana yang Terbaik?" pada Rabu, 14 Oktober 2020. 

Ia juga menambahkan, “Kalau mau lihat proporsinya, paling mudah menerapkan di dalam piring makan kita. Misalnya piring makan kita dibagi dua, setengahnya untuk sayur lalu setengahnya lagi dibagi dua untuk karbohidrat dan protein dan pilih protein yang rendah lemak,” sarannya. 

“Terkadang banyak orang menganggap bahwa tiga kali makan sehari, kok tetap bisa menurunkan berat badan? Padahal sebenarnya kalau diterapkan dengan benar itu cukup bermanfaat selama asupan kalorinya tidak lebih dari 1200 – 1500 kalori itu,” ujar dr. Juwalita. 



(Pilih sayur yang dimasak dengan minim minyak. Foto: Pexels.com)


Pilihan sayur


Menurutnya, dalam memilih sayur yang dikonsumsi pun sangat penting. “Pilih sayur apapun yang dalam pengolahannya minim minyak. Sayurnya mau lalap boleh, tetapi kalau salad terkadang dressingnya itu justru bisa menambah kalori. Sayur bening juga bisa karena tidak pakai minyak sama sekali. Atau kalau mau sayuran yang ditumis, bisa tumis pakai air,” kata dr. Juwalita. 

“Kemudian untuk pemilihan karbohidrat, tidak hanya terbatas pada nasi saja ada banyak umbi-umbian yang bisa menjadi sumber karbohidrat. Pada pagi hari, misalnya jika tidak ingin makan nasi bisa diganti dengan jagung atau kentang,” ujar dr. Juwalita.

Namun jika tidak ingin mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap harinya, bisa disiasati dengan melakukan olahraga.

“Misalnya pada perempuan dewasa itu kan kebutuhan kalori per harinya sekitar 1700 – 1800 kalori, tidak perlu mengurangi harus 1200 – 1500 kalori tetapi bisa menambahkan dengan olahraga. Dengan begitu, defisit kalori bisa tetap tercapai,” ujar dr. Juwalita.

“Dan yang terpenting adalah hindari gula-gula yang tidak perlu seperti yang ada dalam minuman kemasan atau sachet yang tingi gula. Dan sebagai camilannya, bisa mengganti dengan buah-buahan,” tutup dr. Juwalita.
(TIN)

MOST SEARCH