FITNESS & HEALTH

Jangan Asal Korek Bestie! Begini 4 Cara Bersihin Telinga yang Aman & Anti-iritasi

Mia Vale
Senin 10 Agustus 2026 / 20:10
Ringkasnya gini..
  • Jujur, telinga tuh sering banget jadi bagian tubuh yang paling dilupain perawatannya ya Bestie.
  • Paling baru dibersihin pas udah mulai gatel, berdenging, atau bahkan kena infeksi.
  • Terus, gimana dong cara bersihin telinga yang bener dan tetep aman?
Jakarta: Jujur, telinga tuh sering banget jadi bagian tubuh yang paling dilupain perawatannya ya Bestie. Paling baru dibersihin pas udah mulai gatel, berdenging, atau bahkan kena infeksi.

"Wajar jika kita sering kali menganggap remeh pendengaran dan kesehatan telinga," kata audiolog Julie Honaker, PhD dari Cleveland Clinic. Nah, biasanya kalau mau bersihin telinga, cotton bud jadi senjata utama, kan?

Padahal, keseringan pakai cotton bud malah bikin kotorannya makin terdorong ke dalam, lho! Terus, gimana dong cara bersihin telinga yang bener dan tetep aman?
   

Gunakan air hangat dan sabun 


Cara ini bisa dilakukan sendiri di rumah. Untuk sabun, kamu bisa memilih sabun berbahan aktif ringan. Caranya, seka daun telinga secara perlahan menggunakan waslap yang telah dibasahi air hangat dan sabun, lalu bilas hingga bersih. 

Membersihkan telinga bagian luar, menurut Alodokter, akan membantu mendorong kotoran keluar dari saluran telinga dengan sendirinya. 

Penting untuk diketahui bahwa kamy tidak perlu membersihkan telinga terlalu sering. Terlalu sering membersihkan telinga justru bisa mengiritasi saluran telinga atau menyebabkan penyumbatan yang lebih parah bila dilakukan dengan cara yang kurang tepat.
 

Penggunaan obat tetes telinga



(Dalam Halodoc, dr. Fauzan Azhari SpPD mengatakan manfaat utama penggunaan obat tetes telinga adalah untuk melunakkan kotoran telinga yang keras, meredakan rasa nyeri atau sakit akibat radang. Foto: Dok. Ilustrasi/Pexels.com)

Obat tetes telinga ini banyak dijual bebas di apotek. Beberapa contoh obatnya adalah minyak mineral, gliserin, atau hidrogen peroksida. Obat ini bekerja dengan cara melunakkan kotoran di telinga sehingga mudah dikeluarkan. 

Ikutin aturan atau petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan obat. Jangan lupa untuk membilas telinga dengan air hangat setelah menggunakan obat tetes telinga. Jangan menggunakan obat tetes telinga jika telinga mengalami infeksi atau pernah menjalani operasi telinga. 

Metode ini pun juga bisa membuat kotoran telinga yang lunak masuk lebih dalam ke saluran telinga. Oleh karena itu, jika kotoran telinga tidak berkurang, segera periksakan telinga ke dokter.
 

Menyemprotkan air salin


Jika penumpukan kotoran telinga masih dalam tahap ringan dan tidak begitu mengganggu indra pendengaran, cara membersihkan telinga yang aman adalah dengan menyemprotkan air salin ke telinga. 

Umumnya, tindakan ini juga dilakukan oleh dokter THT. Prosedurnya, dokter akan menyemprotkan air salin dengan alat earigator yang mengalir searah dengan saluran telinga, kemudian kotoran akan keluar perlahan. 
 

'Kuret' kotoran telinga 


Lebih lanjut, membersihkan kotoran telinga atau serumen telinga yang telah menumpuk dengan tepat dibantu oleh dokter THT. Apabila serumen yang menyumbat saluran telinga hingga mengeras, tindakan dokter THT yang bisa dilakukan adalah kuret. 

Dijelaskan oleh dr. Honaker, proses kuret ini berfungsi untuk menarik kotoran telinga yang mengendap untuk dikeluarkan. Jika earwax sudah terangkat, dokter bisa menyedot sisa kotoran telinga yang menempel agar bersih. 

Untuk membersihkan telinga dengan aman, cukup usap bagian luar telinga menggunakan kain lembap. Sekali lagi, jangan memasukkan cotton bud, jari, atau benda apa pun seperti jepit rambut ke dalam saluran telinga. 
 
Faktanya, telinga kita itu punya sistem self-cleaning alias bisa bersih sendiri secara alami, Bestie. Jadi, kalau kamu malah masuk-masukin benda ke dalam, kotorannya justru bakal makin terdorong ke dalam atau malah berisiko melukai gendang telinga. 

Oh ya, hindari juga ear candling atau terapi lilin, ya! Alih-alih bersih, metode ini justru bisa bikin kamu kena luka bakar atau malah melubangi gendang telinga.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH