FITNESS & HEALTH
Anti Ngantuk di Jalan! 6 Tips Aman Menyetir saat Berpuasa Ramadan
A. Firdaus
Sabtu 21 Februari 2026 / 15:14
- Jaga jadwal tidur malam tetap konsisten.
- Batasi kafein dan minuman bersoda.
- Jangan berlebihan saat sahur.
Jakarta: Bulan Ramadan membawa perubahan besar dalam rutinitas harian, mulai dari waktu makan, jam tidur, hingga pola aktivitas. Perubahan ini membuat ritme tubuh ikut menyesuaikan, termasuk sistem metabolisme dan jam biologis.
Dampaknya, rasa lelah dan kantuk di siang hari sering muncul lebih kuat dibanding hari biasa. Kondisi tersebut bisa menjadi masalah serius, terutama bagi pengendara mobil yang harus tetap fokus di jalan.
Kantuk saat berkendara bukan sekadar rasa tidak nyaman, tetapi berisiko tinggi memicu kecelakaan karena menurunkan refleks, konsentrasi, serta kewaspadaan. Oleh karena itu, selama Ramadan diperlukan pengaturan tidur, pola makan, dan kebiasaan harian yang tepat supaya tubuh tetap bugar dan perjalanan tetap aman. Berikut adalah enam tips sederhana, yang bisa membantu mengurangi kantuk saat menyetir selama bulan puasa:
Upayakan tetap memiliki waktu tidur malam, yang teratur selama Ramadan. Kebutuhan tidur ideal minimal sekitar enam jam setiap malam, agar tubuh tidak mengalami kekurangan istirahat.
Kurang tidur membuat tubuh menumpuk kelelahan. Sehingga mudah mengantuk di siang hari dan berisiko mengalami microsleep saat berkendara.
Sering berada di bawah sinar matahari pada siang hari, membantu menjaga kestabilan jam biologis tubuh. Selain itu, kurangi paparan cahaya dari layar ponsel atau televisi menjelang tidur malam, karena cahaya tersebut dapat mengganggu rasa kantuk alami, dan membuat tubuh semakin lelah keesokan harinya.
Menu makan yang seimbang, membantu tubuh beristirahat lebih nyenyak. Hindari makan berlebihan sebelum tidur malam, karena perut yang masih penuh saat waktu sahur dapat membuat tubuh tidak nyaman, dan mengganggu kualitas istirahat.
Sahur terlalu kenyang bisa membuat tubuh terasa berat, dan memicu kantuk di pagi hari. Jika setelah sahur langsung harus berkendara, sisa rasa kantuk dapat menurunkan fokus dan memperlambat reaksi tubuh di jalan.
Makan berlebihan ketika berbuka, membuat posisi duduk di kursi pengemudi terasa tidak nyaman. Lonjakan gula darah setelah makan banyak juga dapat memicu rasa mengantuk tiba-tiba, yang berbahaya ketika sedang berada di perjalanan.
Minuman berkafein tinggi dapat mengganggu pola tidur malam, sehingga tubuh sulit beristirahat. Sementara minuman bersoda bisa menyebabkan perut terasa tidak nyaman, terutama bagi yang memiliki masalah lambung, dan hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi saat menyetir.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Dampaknya, rasa lelah dan kantuk di siang hari sering muncul lebih kuat dibanding hari biasa. Kondisi tersebut bisa menjadi masalah serius, terutama bagi pengendara mobil yang harus tetap fokus di jalan.
Kantuk saat berkendara bukan sekadar rasa tidak nyaman, tetapi berisiko tinggi memicu kecelakaan karena menurunkan refleks, konsentrasi, serta kewaspadaan. Oleh karena itu, selama Ramadan diperlukan pengaturan tidur, pola makan, dan kebiasaan harian yang tepat supaya tubuh tetap bugar dan perjalanan tetap aman. Berikut adalah enam tips sederhana, yang bisa membantu mengurangi kantuk saat menyetir selama bulan puasa:
1. Jaga jadwal tidur malam tetap konsisten
Upayakan tetap memiliki waktu tidur malam, yang teratur selama Ramadan. Kebutuhan tidur ideal minimal sekitar enam jam setiap malam, agar tubuh tidak mengalami kekurangan istirahat.
Kurang tidur membuat tubuh menumpuk kelelahan. Sehingga mudah mengantuk di siang hari dan berisiko mengalami microsleep saat berkendara.
2. Perkuat ritme tubuh dengan paparan sinar matahari
Sering berada di bawah sinar matahari pada siang hari, membantu menjaga kestabilan jam biologis tubuh. Selain itu, kurangi paparan cahaya dari layar ponsel atau televisi menjelang tidur malam, karena cahaya tersebut dapat mengganggu rasa kantuk alami, dan membuat tubuh semakin lelah keesokan harinya.
3. Terapkan pola makan seimbang agar tidur lebih berkualitas
Menu makan yang seimbang, membantu tubuh beristirahat lebih nyenyak. Hindari makan berlebihan sebelum tidur malam, karena perut yang masih penuh saat waktu sahur dapat membuat tubuh tidak nyaman, dan mengganggu kualitas istirahat.
4. Jangan berlebihan saat sahur
Sahur terlalu kenyang bisa membuat tubuh terasa berat, dan memicu kantuk di pagi hari. Jika setelah sahur langsung harus berkendara, sisa rasa kantuk dapat menurunkan fokus dan memperlambat reaksi tubuh di jalan.
5. Kontrol porsi saat berbuka jika masih harus mengemudi
Makan berlebihan ketika berbuka, membuat posisi duduk di kursi pengemudi terasa tidak nyaman. Lonjakan gula darah setelah makan banyak juga dapat memicu rasa mengantuk tiba-tiba, yang berbahaya ketika sedang berada di perjalanan.
6. Batasi kafein dan minuman bersoda
Minuman berkafein tinggi dapat mengganggu pola tidur malam, sehingga tubuh sulit beristirahat. Sementara minuman bersoda bisa menyebabkan perut terasa tidak nyaman, terutama bagi yang memiliki masalah lambung, dan hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi saat menyetir.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)