KULINER

7 Perbedaan Kurma Mengkilap dan Kurma Doff, Ini Penjelasannya

A. Firdaus
Sabtu 21 Februari 2026 / 13:15
Ringkasnya gini..
  • Buah yang identik dengan rasa manis alami ini dikenal kaya serat.
  • Sebagian produsen atau distributor memang menambahkan lapisan sirup gula pada kurma.
  • Jika membeli kurma kemasan, periksa daftar bahan.
Jakarta: Kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari masyarakat. Terutama menjelang Ramadan, maupun untuk konsumsi harian sebagai camilan sehat.

Buah yang identik dengan rasa manis alami ini dikenal kaya serat, vitamin, dan energi instan sehingga sering dijadikan pilihan saat berbuka puasa. Namun, tidak semua kurma yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang sama.

Banyak konsumen masih kesulitan membedakan kurma alami, dengan kurma yang sudah mendapat tambahan gula atau dilapisi sirup glukosa.

Informasi mengenai perbedaan ini bahkan kerap dibahas di media sosial seperti Instagram, karena masih banyak pembeli yang tertipu tampilan kurma yang terlihat lebih segar, basah, dan mengilap. Secara umum, sebagian produsen atau distributor memang menambahkan lapisan sirup gula pada kurma. Tujuannya beragam, mulai dari membuat rasa lebih manis, memberi tampilan lebih menarik, hingga membuat buah terlihat lebih lembap dan tahan lama.

Sayangnya, tambahan ini tidak selalu dicantumkan secara jelas pada label kemasan, sehingga kamu perlu lebih teliti sebelum membeli. Mengetahui ciri fisik kurma alami dan kurma berlapis gula, bisa membantu menghindari konsumsi gula tambahan yang tidak diperlukan.

Dilansir dari Instagram @bobbyida, berikut adalah tujuh perbedaan utama kurma mengkilap dan kurma doff (alami):
 

1. Tampilan permukaan


Kurma mengkilap biasanya terlihat basah, licin, dan seolah dilapisi cairan atau minyak. Kilapnya tampak tidak alami dan sering membuat buah terlihat sangat 'fresh'. Sebaliknya, kurma doff memiliki permukaan kusam, kering, serta keriput alami. Tampilan ini justru menunjukkan kurma tidak diberi lapisan tambahan.
 

2. Tingkat kelengketan saat dipegang


Kurma yang dilapisi gula umumnya terasa sangat lengket di tangan. Kadang, setelah dipegang, tangan terasa seperti terkena sirup. Kurma alami tetap bisa sedikit lengket karena kandungan gula alami, tetapi tidak berlebihan dan tidak meninggalkan lapisan cair di jari.
 

3. Tekstur buah


Kurma mengkilap sering kali terlalu lunak atau lembek. Hal ini bisa terjadi karena proses pemanasan atau penambahan cairan gula agar sirup meresap. Sementara kurma alami biasanya lebih padat, kenyal, dan struktur daging buahnya terasa jelas saat digigit.
 

4. Rasa manis


Semua kurma memang manis, tetapi kurma berlapis gula biasanya memiliki rasa manis yang sangat tajam, dan terasa langsung di bagian kulit luar. Bahkan sebelum digigit, bagian luar sudah terasa sangat manis. Kurma alami cenderung manis dari dalam daging buahnya, bukan dari permukaan kulit.
 

5. Komposisi pada label


Jika membeli kurma kemasan, periksa daftar bahan. Hindari produk yang mencantumkan glukosa, sirup glukosa, atau tambahan pemanis lainnya. Jika tidak ada komposisi sama sekali, pembeli perlu lebih memperhatikan ciri fisiknya secara langsung.
 

7. Ketahanan penyimpanan


Kurma alami dengan kadar air rendah biasanya lebih stabil disimpan dalam kondisi baik. Kurma yang dilapisi gula memang bisa tampak awet, tetapi jika proses pelapisan tidak higienis, justru bisa lebih cepat rusak atau berubah rasa.

Tips aman sebelum membeli kurma

· Periksa label komposisi jika tersedia.

· Hindari kurma yang terlalu mengkilap berlebihan.

· Perhatikan apakah kurma terlalu lengket di luar.

· Cicipi jika memungkinkan, jika kulit luar sangat manis, patut dicurigai ada tambahan gula.

· Pilih kurma dengan tampilan kering, keriput alami, dan tidak terlalu basah. 

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH