FITNESS & HEALTH

Kepergian Vidi Aldiano Usai 6 Tahun Lawan Kanker Ginjal, Kenali Penyakit yang Diam-diam Mematikan Ini

A. Firdaus
Sabtu 07 Maret 2026 / 21:14
Ringkasnya gini..
  • Kanker ginjal merupakan kondisi ketika sel-sel abnormal di dalam ginjal.
  • Tumor ini biasanya muncul sebagai benjolan padat pada salah satu ginjal.
  • Gejalanya sering tidak muncul pada tahap awal.
Jakarta: Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Kabar kepergian penyanyi yang juga dikenal sebagai suami dari Sheila Dara Aisha itu, kemudian dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media. Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa Vidi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB.

"Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16.33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak," demikian isi pesan keluarga.

Perjalanan penyakit yang dialami oleh Vidi Aldiano bermula dari kondisi kesehatan, yang tampak tidak biasa. Saat itu, sang penyanyi diketahui, mengalami tekanan darah tinggi yang cukup ekstrem. Kondisi tersebut membuatnya memutuskan menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, hingga akhirnya dokter menemukan adanya kanker ginjal.
 
Vidi diketahui telah berjuang melawan penyakit tersebut selama sekitar enam tahun. Ia pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal pada Desember 2019. Setelah hasil pemeriksaan keluar, ia segera menjalani operasi di Singapura, karena dokter menilai jenis kanker, yang dideritanya cukup agresif dan perlu penanganan cepat.

Dalam proses pengobatan tersebut, Vidi menjalani tindakan operasi untuk mengangkat salah satu ginjalnya. Setelah prosedur tersebut, kondisinya sempat dinyatakan membaik dan bahkan disebut telah pulih. Namun beberapa tahun kemudian, sel kanker yang sebelumnya ada ternyata kembali berkembang, dan menyebar ke beberapa bagian lain di tubuhnya.

Akibat penyebaran tersebut, Vidi harus menjalani pengobatan intensif secara rutin. Salah satu terapi yang dijalaninya adalah kemoterapi, yang dilakukan setiap tiga minggu sekali, sebagai upaya untuk menekan perkembangan sel kanker.

Kondisi kesehatannya semakin menurun ketika pada tahun 2023 dokter menyatakan bahwa kanker, yang dideritanya telah bermetastasis, yakni menyebar ke organ lain di dalam tubuh. Meski demikian, Vidi tetap berusaha menjalani aktivitas, seperti biasa dan masih beberapa kali tampil di hadapan publik, walau berat badannya dilaporkan turun hingga 10 kilogram.

Perjuangan panjang yang dialami Vidi ini juga membuka perhatian publik, terhadap penyakit yang dideritanya. Kanker ginjal sendiri merupakan salah satu jenis kanker, yang kerap berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal, sehingga sering kali baru terdeteksi setelah kondisi cukup serius. 
 

Apa itu kanker ginjal?


Kanker ginjal merupakan kondisi ketika sel-sel abnormal di dalam ginjal berkembang secara tidak terkendali, hingga membentuk tumor. Tumor ini biasanya muncul sebagai benjolan padat pada salah satu ginjal. Pada tahap awal ukurannya mungkin kecil, namun seiring waktu dapat membesar dan bahkan menyebar ke bagian tubuh lain.
 

Penyebab dan faktor risiko


Hingga kini, penyebab pasti mengapa sel-sel ginjal dapat berubah, menjadi kanker belum sepenuhnya dipahami. Namun, risiko penyakit ini diketahui meningkat seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari Empower.amartha.com, berikut adalah beberapa faktor juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker ginjal:
• Kebiasaan merokok.
• Kelebihan berat badan atau obesitas.
• Tekanan darah tinggi.
• Jenis kelamin laki-laki, yang diketahui memiliki risiko lebih tinggi dibanding perempuan.
• Menjalani dialisis dalam jangka panjang akibat penyakit ginjal kronis.
• Riwayat keluarga dengan kanker ginjal.
• Penggunaan obat pereda nyeri tertentu dalam waktu lama, seperti fenasetin.
• Kelainan genetik langka seperti penyakit von Hippel-Lindau dan sindrom Birt-Hogg-Dubé.
• Paparan zat berbahaya seperti asbes atau kadmium dalam waktu lama.
 

Gejala yang sering tidak disadari


Salah satu hal yang membuat kanker ginjal berbahaya, yaitu gejalanya sering tidak muncul pada tahap awal. Banyak kasus baru terdeteksi, saat seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan untuk masalah lain.

Namun, jika gejala mulai muncul, beberapa tanda yang bisa dirasakan antara lain:
• Adanya darah dalam urine, yang dapat membuat urine tampak kemerahan, gelap, atau kecokelatan.
• Muncul benjolan atau pembengkakan di area punggung bawah, di bawah tulang rusuk, atau sekitar leher.
• Nyeri terus-menerus di area antara tulang rusuk dan pinggang.
• Penurunan nafsu makan atau berat badan tanpa sebab jelas.
• Tubuh terasa sangat lelah atau kekurangan energi.
• Demam yang tidak kunjung reda.
• Keringat berlebih, terutama pada malam hari.
• Gangguan pada sistem pencernaan seperti rasa tidak nyaman di usus.
• Perasaan tidak enak badan secara umum.

Kepergian Vidi Aldiano menjadi pengingat bahwa kanker ginjal, dapat menyerang siapa saja dan sering berkembang tanpa gejala yang jelas di awal. Oleh karena itu, penting untuk menjaga gaya hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, agar penyakit ini dapat terdeteksi lebih dini.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH