FITNESS & HEALTH

Pentingnya Bermain bagi Anak yang Sedang Jalani Perawatan Medis

Fatha Annisa
Selasa 31 Maret 2026 / 17:25
Ringkasnya gini..
  • Proses pengobatan anak tidak hanya soal fisik, tetapi juga berdampak besar pada kondisi mental dan emosional.
  • Psikolog menyebut kondisi ini bisa memicu stres, ketakutan, hingga perubahan perilaku seperti regresi pada anak.
  • Bermain menjadi hal penting sebagai distraksi yang membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan mendukung proses pemulihan.
Jakarta: Proses pengobatan pada anak tidak hanya berkaitan dengan penyembuhan fisik, tetapi juga menyangkut kondisi mental dan emosional. Oleh karenanya, bermain menjadi hal penting bagi mereka.
 
Psikolog Jovita Ferliana mengatakan bahwa selama menjalani perawatan medis, anak menghadapi banyak perubahan sekaligus, mulai dari terpisah dari rutinitas, berada di lingkungan baru, hingga harus menjalani berbagai prosedur rumah sakit yang melelahkan.
 
Kondisi tersebut dapat memicu stres yang cukup tinggi hingga berdampak pada kondisi emosional anak. Mereka bisa mengalami kesulitan tidur, rasa tidak nyaman, ketakutan terhadap tindakan medis, hingga perubahan perilaku.
 
“Perubahan-perubahan perilaku dan gak jarang ada yang namanya regresi. Misalnya anak yang tadi udah nggak mengompol, jadi mengompol lagi. Ini yang menunjukkan bahwa anak-anak tengah berada dalam kondisi emosional kurang nyaman pada saat menjalani pengobatan,” jelas Jovita di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.
 
Dalam situasi seperti ini, bermain menjadi elemen penting yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, aktivitas bermain dinilai mampu mendukung kesejahteraan psikologis sekaligus membantu anak melewati proses pengobatan dengan lebih baik.
 
“Dalam hal bermain ini sendiri, itu banyak sekali bentuknya. Tapi untuk anak-anak, yang paling simple tentunya adalah nonton TV dan juga bermain video games,” ujarnya.

 
Baca juga: 5 Ide Mainan Bikin Anak Lupa Gadget untuk Liburan Sekolah
 

Bermain Sebagai Distraksi

Jovita menjelaskan salah satu manfaat utama dari bermain adalah sebagai distraksi. Ketika anak terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, perhatian mereka teralihkan dari rasa sakit, kelelahan, atau kebosanan yang dirasakan selama perawatan.
 
Misalnya, menonton televisi atau tayangan hiburan dapat membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan karena anak fokus pada sesuatu yang lebih menarik dan mudah diakses. Selain itu, bermain gim juga memberikan manfaat emosional yang signifikan.
 
“Dengan main gim, mereka akan mereduksi perasaan kesepian atau loneliness, serta kebosanan yang dihadapi di dalam rutinitasnya. Otomatis dia akan reduce stress dan akan menjalani pengobatan secara lebih semangat,” tuturnya.

 
Baca juga: Anak Tantrum saat Gadget Diambil, Orang Tua Harus Apa? Ini Penjelasan Psikolog

 
Tidak hanya itu, kata Jovita, permainan juga berperan dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak. Gim dapat melatih konsentrasi, kecepatan berpikir, serta ketepatan dalam mengambil keputusan. Secara tidak langsung, aktivitas ini membuat anak tetap aktif secara mental.
 
Hiburan lain seperti bernyanyi juga memiliki dampak positif yang besar. Bernyanyi, terutama bersama orang tua atau orang di sekitar, dapat membantu anak merasa lebih terhubung secara emosional.
 
“Bernyanyi bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan emosinya, dan ini adalah bagian yang penting dari part of healing atau bagian dari bagaimana dia bisa reduce stress-nya,” tutup Jovita.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(PRI)

MOST SEARCH