FITNESS & HEALTH

Wamenkes Prof. Dante Pantau Kelangsungan CKG Mitra Ojol

Aulia Putriningtias
Jumat 22 Mei 2026 / 07:43
Ringkasnya gini..
  • Program CKG telah diikuti oleh 36 juta peserta secara nasional.
  • Prof. Dante mengatakan bahwa pengemudi ojol memang berisiko masalah kesehatan yang tinggi karena pekerjaan mereka.
  • Layanan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan lanjutan seperti jantung (EKG).
Jakarta: Wakil Kementerian Kesehatan (Wamenkes) Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, memantau langsung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan mitra ojek online (ojol), Kamis, 21 Mei 2026.

Berkolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, sebanyak ratusan mitra driver melakukan CKG, mulai dari pengecekan dasar, hingga bagian mata.

Berdasarkan data yang dijelaskan Prof. Dante, program CKG telah diikuti oleh 36 juta peserta secara nasional. Sebanyak 1,86 juta di antaranya berada di Jakarta. Pemerintah masih ingin CKG terus diperluas, salah satunya melalui kolaborasi.

Prof. Dante mengatakan bahwa pengemudi ojol memang berisiko masalah kesehatan yang tinggi karena pekerjaan mereka. Mulai dari hipertensi, pra-diabetes, hingga diabetes berisiko untuk terjadi.
"Mereka punya faktor risiko tinggi. Banyak duduk (selama berkendara). Kemudian makannya juga tidak teratur," kata Prof. Dante saat ditemui langsung di Kantor Gojek Kemang Timur untuk meninjau kegiatan CKG.

Layanan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan lanjutan seperti jantung (EKG), deteksi dini kanker serviks (IVA), donor darah, serta pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Hal ini untuk membantu mitra pengemudi mengenali kondisi kesehatannya lebih awal dan mengambil langkah penanganan yang tepat. Pun, pemeriksaan lanjutan, menurut Prof. Dante, sudah bisa didukung oleh BPJS.

"Pemeriksaan kesehatan seperti ini jika dilakukan secara mandiri bisa memerlukan biaya sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang, sehingga sayang apabila kesempatan ini tidak dimanfaatkan," papar Prof. Dante.

Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama & Deputi CEO GoTo Group menyampaikan bahwa mereka melakukan CKG ini sejak Februari 2026. Targetnya dapat menjangkau ribuan pengemudi terafiliasi di 15 kota lainnya, seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, dan Bali.

"Kami mendukung program pemerintah ini dan mendorong partisipasi aktif Mitra Driver," paparnya.

"Kami mohon teman-teman semuanya, mitra-mitra, untuk menggunakan ini. Di aplikasi mitra driver, di aplikasi gojeknya teman-teman mitra itu, sudah ada list-list lokasi-lokasi, ke mana saja bisa dilakukan, mendapatkan cek kesehatan gratis ini," lanjut Catherine.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap program CKG, Gojek menghadirkan edukasi dan informasi terkait:
- Informasi Cek Kesehatan Gratis secara berkelanjutan melalui aplikasi Gojek Driver termasuk panduan lokasi fasilitas kesehatan seperti puskesmas, sehingga pengemudi dapat mengakses layanan ini secara mandiri di berbagai wilayah.

- Melalui aplikasi Gopay, Gojek juga membantu masyarakat luas termasuk pengemudi untuk memperoleh informasi terkini terkait program Kementerian Kesehatan RI dan edukasi gaya hidup sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH